Thursday, October 4, 2012

Renungan Kamis, 4 Oktober 2012. "SERIGALA ITU ADALAH ENGKAU DAN AKU ?" S.Fransiskus Asisi. KARYA TUHAN. "Bertahanlah, lihat yang akan terjadi esok."

Renungan Pagi:
"SERIGALA ITU ADALAH ENGKAU DAN AKU???"
Kamis, 4 Oktober 2012
Injil: Luk 10: 1-12

Yesus berkata: "Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala."

Serigala adalah binatang buas dan selalu kita terapkan sifat-sifatnya pada mereka yang ada di luar diri, kelompok, Gereja, bahkan agama kita, terutama mereka yang selalu membenci agama/gereja kita.
Dan, memang ini benar. Karena itu, tindakan waspada harus selalu kita tanam dalam hati kita untuk tidak menjadi korban di satu pihak, namun tidak juga harus mengorbankan iman kita hanya karena ketakutan dan kecemasan kita.

Injil hari ini hendak memberi jaminan bahwa mereka yang bekerja untuk Tuhannya, untuk mewartakan firman-Nya takan pernah dilupakan oleh Tuhan, terutama di saat-saat penderitaannya. Tuhan selalu di sana untuk menguatkanmu.
Bergantunglah sepenuhnya kepada Tuhanmu dan engkau akan mendapatkan ketenangan hidup.
Pagi ini, kudatangi engkau dan mengatakan yang satu ini;
Mungkin sangat mudah bagi kita untuk mengetahui bahkan untuk mengalahkan musuh-musuh di luar diri, kelompok dan agama kita, akan tetapi, sangat berbahayalah jika serigala itu ada dan hidup di dalam gereja kita, di dalam komunitas basis kita, bahkan di dalam rumah kita sendiri yang terjelma dalam diri sahabat dan saudara sendiri yang selalu menolak, menghina, dan memfitnah mereka yang mau hidup menurut Firman Tuhan, serta mewartakannya lewat kata dan perbuatan setiap hari.
Ingatlah yang satu ini; "Menjadi mangsa dari seriga karena hidup menurut firman Tuhan pasti akan menjadi sebuah tindakan pengorbanan, namun adalah lebih keji nan mengerikan bila serigala itu adalah saudara dan aku sendiri, yang menjadikan sesama menjadi mangsa kita."
Akhirnya, kuyakinkan engkau bahwa sesungguhnya, engkau bukanlah serigala....bahkan engkau bukanlah serigala berbulu domba. Siapakah engkau?
Engkau adalah putra-putri terbaik dari Bapamu yang di surga. Karena itu, tunjukkanlah lewat kata dan perbuatanmu bahwa engkau dapat menjadi berkat bagi orang lain. Tunjukanlah kepada dunia bahwa di mana pun engkau berada dan kemana pun engkau pergi, engkau akan selalu menjadi seorang murid Yesus yang setia, baik, serta menjadi tanda damai bagi mereka yang mengenal dan berada di sekitarmu.

Salam dan doa seorang sahabat untuk para sahabatmu,
***Duc in Altum***
_______________
RenHar Kamis, 4/10
Ay 19:21-27
Luk 10:1-12

Kita teladani hidup Santo Fransiskus Asisi yg hari ini kita rayakan, yakni selalu tekun dalam doa & mati raga, serta bersikap rendah hati.
Niscaya kita mampu hidup selalu berpikir positif tanpa opini atau pikiran-pikiran psikologis, sehingga dengan ringan tanpa beban setiap menjalankan tugas pekerjaan & peziarahan hidup.
Selamat pagi ..
Berkah Dalem...
<3
⌣Jʧܧ♪ΒŁÊ§§♪Ů⌣☺
______________
KARYA TUHAN.
Bertahun2 yg lalu di Skotlandia, keluarga Clark memiliki impian. Clark dan istrinya telah bekerja dan menabung, memiliki rencana untuk mereka dan kesembilan anak mereka untuk berkunjung ke Amerika.
Stlh bertahun2, akhirnya tabungan mereka cukup utk membuat paspor dan tiket kapal untuk semua keluarga berangkat ke Amerika.
Semua keluarga sudah bersiap2 dan semangat.
Namun, tujuh hari sebelum keberangkatan mereka, anak bungsunya di gigit anjing. Dokter menjahit lukanya, tetapi ia menaruh pita kuning di pintu depan rumah Clark. Karena ada kemungkinan rabies, mereka di karantina selama 14 hari.
Impian keluarga itu hancur. Mereka tidak bisa pergi ke Amerika seperti yang sudah direncanakan. Clark sangat kecewa dan juga marah. Ia berdiri di pinggir pelabuhan dan menyaksikan kapal itu berangkat, tanpa keluarganya. Ia mencucurkan air mata kekecewaan dan memaki anaknya, juga Tuhan karena kesialan mereka.
Lima hari kemudian, berita tragis menyebar ke seluruh dunia. Kapal besar Titanic tenggelam dan menyebabkan ratusan korban meninggal. Keluarga Clark seharusnya ada di dalam kapal itu, tetapi karena seorang anaknya di gigit anjing, mereka terpaksa batal berangkat.
Ketika Clark mendengar berita itu, ia memeluk anaknya dan berterima kasih karena menyelamatkan seluruh keluarga. Ia juga bersyukur kepada Tuhan karena menyelamatkan nyawa mereka dan mengubah pandangannya tentang kesialan itu sebagai sebuah berkat.

Apa yang kita lihat sebagai kesialan, bisa jadi adalah cara Tuhan untuk menyelamatkan kita. Ia tidak pernah merancangkan kesialan dalam hidup kita. Seringkali kita yang menganggapnya sebagai kesialan melalui kacamata kita dan menyalahkan Tuhan dan orang lain karena telah membuat rencana kita hancur. Padahal Tuhan sedang bekerja untuk memperbaiki atau mengubah rencana kita, sekaligus merancangkan berkat dan kebaikan buat kita.
Menyelami rencana Tuhan, semua akan indah pd waktuNya.

Good Day........
be blessed 4ever.
____________

"Bertahanlah, lihat yang akan terjadi esok."

Sebuah kisah nyata dari seorang anak laki-laki, ketika dia berusia 4 tahun, ayahnya meninggalkan dia dan ibunya, karena tekanan hidup, akhirnya sebelum tamat SMA dia drop out dari sekolah, mulai bekerja mencari nafkah; dia pernah bekerja di toko bunga, menjadi pesuruh di kantor, dan menjadi pembantu montir di bengkel mobil dan lain-lain.
Pada suatu ketika, ketika sedang mengerjakan pekerjaan renovasi, karena sudah beberapa malam tidak mempunyai waktu istirahat yang cukup, ketika sedang memasang sebuah TV ke dinding, tidak hati-hati memecahkan kaca lemari didekat dinding. Sudah pasti, pemilik rumah meminta ganti rugi, bosnya meminta dia bertanggung jawab penuh.
Pada saat itu, gajinya untuk makan sehari 3 kali saja masih kurang. Memikirkan masa depan yang suram, penderitaan yang tiada habisnya, membuat dia menjadi putus asa.
Ibunya lalu menghiburnya, "Bertahanlah sebentar, lihat apa yang akan terjadi esok."
Perkataan lembut ibunya, membuat dia menjadi terharu dan terhibur dan dapat tidur dengan tenang. Dia sama sekali tidak akan tahu apa yang akan terjadi besok.
Tetapi dihatinya sejak kecil memiliki sebuah cita-cita, dapat menjadi seorang aktor film. Dia memutuskan demi cita-cita ini dia akan bekerja lebih keras lagi.  Walaupun ini terlihat sangat sulit harus membayar sewa rumah, memelihara ibunya, tetapi dia tetap bertahan, setelah mengalami berbagai kesulitan akhirnya dia dapat masuk ke kelas seni.
Setelah tamat, akhirnya disebuah film dia mendapat peran pendukung, berdasarkan bakat dan kinerja keras akhirnya dia menjadi seorang aktor yang menonjol dan terkenal.
Dia berpikir, dengan ketenarannya dia dapat terlepas dari penderitaan hidup ini, masa depan yang penuh dengan bunga dan matahari  berada dihadapannya, tetapi kehidupan yang gemerlap ini, tidak berlangsung lama, dia jatuh terpuruk lagi, selama setahun dia tidak mendapatkan peran, sekali lagi dia merasakan kehidupan yang tanpa masa depan, dia menderita depresi, setiap hari didalam pikirannya hanya terlintas satu hal yaitu bunuh diri.
Beberapa kali dia mencoba untuk membunuh diri melompat dari apartemen lantai 15, mengakhiri penderitaan hidup ini, mendapat kebebasan selamanya.
Ibunya setiap kali menghiburnya dan berkata, "Cobalah bersabar, lihat esok apa yang akan terjadi?" akhirnya karena hiburan dan kesabaran ibunya dia dapat keluar dari penderitaan ini, mulai mengejar impiannya.
Pada hari ini, dia tidak hanya sukses dalam kariernya,  hidup yang tenang, bahkan namanya terkenal disetiap rumah tangga di Tiongkok, dia adalah Anthony Wong, aktor terbaik pemenang Hongkong Film Award.
Lihat apa yang akan terjadi esok. Bukan hanya sepatah kata yang sederhana, tetapi memiliki makna yang mendalam.
Ketika hari ini telah kehilangan semua kesempatan, harapan telah musnah, tidak memiliki penopang hidup lagi, cobalah lihatlah harapan apa yang akan terjadi esok.
Terkadang kita tidak usah berusaha terlalu keras, terlalu memaksa, hanya perlu keteguhan menunggu pada keesokan harinya.
Dengan keteguhan hati tersebut, cobalah lepaskan segala beban, penderitaan, seperti pisau yang diasah untuk menghancurkan beban yang menindih di hati kita,  yang akan membantu kita mengarah ke landasan yang lebih matang.
Ketika kita kehilangan segalanya, kita dapat bertahan, melihat esok apa yang yang akan terjadi. Sama seperti musim dingin dapat bertahan sampai kedatangan musim semi, mungkin besok dapat melihat bunga yang bersemi kembali.
[Tony Ng / Jakarta]
Sumber: Erabaru
______________

God Bless All of You.














































No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.