Mutiara Iman
MENDENGAR FIRMAN ALLAH DAN MELAKUKANNYA
25 September 2012
"Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya"
(Luk 8:21)
Lectio:
Ams 21:1-6,10-13;
Mzm 119:1,27,30,34,35,44;
Luk 8:19-21
Agus bersekolah di sekolah Katolik, walaupun ia bukan pemeluk agama yang sama. Selama bersekolah di sana, Agus menemukan kedamaian dan ketenangan terutama pada saat mengikuti misa. Hal inilah yang membuat Agus merasakan kerinduan ingin dibaptis. Agus pun menyampaikan hal ini pada kedua orang-tuanya.
Sayang sekali ayah-ibunya langsung menolak dan menentang, bahkan mereka mengancam akan memindahkan Agus ke sekolah yang lain.
Pada suatu malam, ayah dan ibu Agus mendapati anaknya itu sedang berdoa Rosario ditemani lagu gereja yang mengalun lembut meneduhkan. Saat itu juga, hati kedua orang tua tersebut tersentuh dan akhirnya pada malam itu juga mereka meluluskan keinginan anaknya untuk dibaptis.
Agus pun sungguh bersyukur atas doanya yang dikabulkan Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria lewat doa Rosarionya itu.
Dalam Injil hari ini, Yesus memperluas arti ibu dan saudara-saudara dengan mengatakan: "IbuKu dan saudara-saudaraKu ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya" (Luk 8:21)
Kita semua yang mengaku sebagai keluarga Kristus diharapkan untuk selalu mendengarkan Firman Allah dan melakukannya dengan tekun.
Missio:
Marilah kita menjadi bagian dari keluarga Allah dengan setia melakukan setiap Sabda Tuhan yang dikatakanNya kepada kita.
Oratio:
Berbahagialah orang yang mendengarkan Sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya. Amin
Have a Blessed Tuesday..
__________________
RENUNGAN PAGI
Selasa, 25 September 2012
Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam sebelum padam amarahmu
(Efesus 4:26)
Emosi adalah bagian dari manusia hidup, Yesus pun bukan tipe yang suka menekan-nekan emosi atau perasaannya
Ia selalu mengekspresikan kasih-Nya dengan jelas, kasih memang bukan cuma emosi, tetapi kasih tidak mungkin tanpa emosi
Salah satu ekspresi dari emosi adalah marah, lalu apakah sebagai orang percaya kita tidak boleh marah? Kalau bisa sih, baik juga, sebab alkitab pun berkata sebaiknya kita lambat untuk marah, tetapi sebenarnya yang alkitab persoalkan adalah bukan marahnya, marah itu tidak bisa dihindarkan, kalau orang punya perasaan tentu saja ia bisa marah
Dalam buku; "Dengan mata menatap ke Yesus" dikatakan, yang dipersoalkan ialah apa yang menyebabkan kita marah dan apa yang akan kita lakukan dalam kemarahan kita
Yesus juga pernah marah ketika Bait Allah dipakai untuk menggelar kerakusan, ketidakadilan, kecurangan, kesewenang-wenangan
Tetapi waktu ia diperlakukan tidak adil, sampai disalibkan tanpa bersalah, Ia tidak marah
Dalam bahasa Yunani, ada 2 istilah yang dipakai untuk marah:
1. Thumos, ini sama seperti api yang menyambar jerami kering, cepat menyala, tetapi cepat juga padam
2. Orge, marah yang seperti api dalam sekam, pelan membakarnya, tetapi tidak pernah padam, ibarat luka, begitu mulai kering dikorek lagi, berdarah lagi dan pada akhirnya menyimpan kebencian dan dendam kesumat
Istilah marah yang dipakai Yesus adalah marah yang seperti ini
Yang Tuhan mau katakan adalah, jangan sampai marah kita melahirkan dosa, benci, dendam, merusak, melukai orang lain, bahkan membunuh
Kita diminta untuk tidak memberi peluang kepada emosi untuk berkuasa, jangan pernah hilang kendali, bisa marah, tetapi tidak boleh membenci, kita yang harus menguasai emosi, bukan sebaliknya
Emosi bukan untuk ditekan, tetapi untuk dikendalikan, boleh bebas keluar, tetapi jangan sampai liar
Tuhan Yesus memberkati.
________________
Kisah Org Sukses:
------------------------
FOKUS MENDENGARKAN
Dale Carnegie pernah menghadiri pesta makan malam yang diadakan oleh seorang teman. Di pesta itu, ia berkenalan dengan seorang tamu yang ahli botani. Carnegie tidak tahu apa-apa tentang botani atau tamu pesta makan malam itu dan ia mengambil kesempatan untuk belajar mengenai keduanya.
Ia menghabiskan malam itu dengan bertanya pada tamu itu tentang berkebun dan bertanam. Setelah beberapa jam berlalu dan pesta itu berakhir, Carnegie menjadi malu ketika ia menyadari bahwa ia benar-benar memonopoli malam itu dengan satu orang tamu dan mengabaikan tamu lainnya.
Keesokan harinya, Carnegie menghubungi tuan rumah dan meminta maaf atas perilaku kasarnya.
"Omong kosong !" balas temannya. "Teman botani itu cukup terkesan dengan Anda. Bahkan, dia bilang Anda adalah pembicara yang paling menarik yang pernah ia temui."
Carnegie terkejut mendengarnya. Ia kebanyakan lebih suka menjadi pendengar yang penuh perhatian. Saat itulah Carnegie menyadari bahwa seseorang yang memberikan perhatian penuh adalah penghargaan terbesar yang bisa kita berikan pada mereka.
_______________
Sebuah catatan kecil:
CINTA YANG MENGHIDUPKAN
(Mat. 22:34-40).
Roger Schutz, prior biara Taize pernah menulis sebuah buku harian berjudul: "Gembira tanpa henti". Dalam buku itu ia menulis bahwa tiap hari merupakan pesta baginya. Ia merasa gembira dan berbahagia. Ketika ia ditanya, mengapa ia selalu merasa bahagia dan penuh gembira, jawabnya: " Karena saya dapat menerima diri saya seperti apa adanya".
Jadi menerima diri seperti adanya merupakan tanda kegembiraan tanpa henti.
Namun, dlm hidup gagasan ini sangat sulit dihayati.
Pengalaman2 hidup mencatat gejala-gejala seperti berikut ini:
1. Terlalu kurang orang yg mencintai diri sendiri.
Banyak orang merasa bhw gagasan ttg mencintai diri sendiri adlh masalah yg rumit, krn mrk blm memahami dgn sesungguhnya perbedaan antara:" cinta diri yg salah dan cinta diri yg baik dan dikehendaki Tuhan. Cinta diri yg salah tdk lain adlh gambaran ttg diri yg serba salah, misalnya: kurang percaya diri, tdk mampu menimbulkan harga diri, bahkan sampai kurang menerima diri. Sulit bg mrk utk mengakui kebaikan yg ada pd dirinya. Maria dlm 'Kidung Maria' memberikan kita teladan utk tdk menganggap remeh hal2 yg terjadi pd diri kita. Maria menganggapnya besar dan berarti, krn itu ia tdk lupa mengucap syukur atas kebaikan Tuhan.
2. Cukup banyak orang menganggap sesama (teman) sebagai saingan: banyak orang menganggap temannya sbg saingan. Kalau sy tdk percaya kpd diri sy, sy ingin tonjolkan diri, ingin buktikan diri sy di depan orang lain bahwa sy ini berharga. Di sini timbul ambisi dan kecenderungan yg kuat utk lihat orang lain sbg saingan. Krn itu ia merasa sbg sebuah tekanan bila orang lainlah yg dipuji2 dan disenangi. Ia kmdn menciptakan medan persaingan yg sebenarnya tdk perlu. Akibatnya ia akan sll punya bibit gambaran yg slah ttg orang lain n dirinya sendiri. Timbul rasa kurang puas thd orang lain dan tdk senang dg orang lain. Tdk senang dg orang lain sering jg berarti tdk senang dg diri sendiri. Kalau sy tdk mencintai diri sy, sy tdk dpt mengharapkan agar org lain akan mencintai sy. Akibatnya sy sering beranggapan bhw sy tdk layak dicintai, sy mjd keras kepala dan akhirnya tdk mau mengakui kekurangan pd diri sy. Sy mjd gagal dlm melihat yg baik dlm diriku.
3. Cukup banyak orang merasa kesepian: bahwa bnyk orng kesepian, itu sdh mjd sesuatu yg lumrah, terlebih di kalangan orang2 berusia lanjut. Angkatan muda sekarang mgkn lebih hebat bergulat dg kesepian. Orang merasa sepi krn ssorg yg ia cintai direnggut maut dr sisinya, bisa juga krn ia tdk diterima dlm komunitas, atau juga bosan dg rutinitas yg sama terus setiap hari, juga bosan melihat muka yg sama atau bertemu dg wajah yg sama terus, tdk adanya perhatian dr orang lain kpd dirinya. Banyak orang alami kesepian bukan semata-mata krn ketidak hadiran org lain, melainkan krn tdk adanya hubungan dg orang lain.
4. Cukup banyak orang merasa tdk diterima di "rumahnya sendiri": kalau kita merasa tdk diterima di rumah sendiri, kt juga merasa tdk diterima di rmh orang. Krn itu kita lari n mencari kesibukan dg macam2 kerja. Akibatnya kita tdk punya waktu utk merenung ttg diri kita, kita tdk punya waktu utk menemukan diri kita. Kita jth dlm alkohol, rokok, makan, dll. Ini hanya cara utk isi kekosongan jiwa yg slah. Kita coba hilangkan frustrasi, krn impian kita tdk terpenuhi. Dlm hati masih ada topeng utk menutupi kekurangan cinta dlm diri. Kalau cinta kita merana, maka harta dunia akan menjadi yg terpenting. Semakin cinta berkurang, semakin berkembang nafsu terhadap segala yg bukan cinta.
Hendaklah disadari bahwa puncak kebahagiaan cinta ialah hidup yg berarti.
Dan hidup yg berarti ialah hidup utk orang lain
(Jean Paul Sartre).
Kesimpulan:
Cinta adalah pemberi hidup. Cinta berarti mengisi hidup manusia dg jalan membahagiakan orang lain.
Hanya dlm cinta kita dpt mengalami kebahagiaan. Ini merupakan nilai yg hanya dpt diterima, karena diberikan orang lain. Manusia yg benar2 mencintai tdk sulit dlm menemukan arti hidupnya, yakni mengorbankan diri utk orang lain. Namun sebelum memberikan cinta, terlebih dahulu kita hrs menerima cinta.
Cinta yg kita dambakan bukannya diberi dg syarat melainkan tanpa syarat n berlangsung selamanya. Ini berarti hanya Cinta Tuhan sendiri yg dpt memenuhi kerinduan hati kita. Cinta manusia gampang menipu. Hanya cinta Allah yg tdk mengajukan syarat.
Cinta kasih adalah jalan keluar dr diri kita sendiri dan bergerak menuju orang lain.
Kita berani mencintai krn Kristus lebih dahulu mencintai kita. Kita rela mengabdi sesama krn Dia terlebih dahulu menyerahkan hidupnya bagi kita.
Pengalaman dicintai Allah memungkinkan kita mampu mencintai diri kita dan orang lain.
Semoga kita mampu utk mencintai diri n orang lain apa adanya, hidup menurut semangat Kristus yakni mencintai tanpa syarat, hidup dg kepercayaan akan kebaikan yg ada pada diri setiap orang. Amin.
______________
SUNGAI KEHIDUPAN
Bila ĸϊтα memperhatikan sebuah SUNGAI ÿƍ aliran airnya TIDAK LANCAR, ĸϊтα akan mendpti ϐeϐerαρα PENYEBABNYA, Yaitu sbb :
♒ SAMPAH
Kαϑαnƍ ĸϊтα ťίδαĸ bisa mengalirkan HAL² ÿƍ BΑÍK ƙαяεпα HIDUP ĸϊтα ϑítutupi ǿƖέђ SAMPAH.
SAMPAH berbicara ttg sesuatu ÿƍ ϑímasukkan ϑάłάм diri ĸϊтα spt GOSIP, PIKIRAN NEGATIF, KEBENCIAN, IRI HATI, KEMARAHAN, dsb.
Şααt ĸϊтα membiarkan diri ĸϊтα TERMAKAN ǿƖέђ GOSIP atau OMONGAN NEGATIF σгαπƍ lain, mαƙα rasa KESAL, MARAH akan memenuhi HATI ĸϊтα.
Belajarlah MENGUASAI HATI, ĸϊтα ťίδαĸ bisa MELARANG σгαπƍ lain MEMBICARAKAN ĸϊтα, namun ĸϊтα bisa MENJAGA HATI íπí ύηŧύĸ tє̲tɑƥ TENANG.
♒ BATU
BATU berbicara ttg KEKERASAN HATI.
Tak jarang perbuatan σгαπƍ lain membuat ĸϊтα SAKIT HATI, lalu MEMENDAM DENDAM.
Dάn biasanya ĸϊтα akan ϑíperhadapkan ϑƍ 2 PILIHAN : ♏αu MENGAMPUNI atau tє̲tɑƥ MENGERASKAN HATI MEMBENCI σгαπƍ i†u.
♒ LUMPUR
LUMPUR berbicara ttg MASA LALU.
Mungkin ĸϊтα memliki MASA LALU ÿƍ BURUK, ÿƍ ϐέƖυ♏ ϑíselesaikan.
Ƙαяεпα i†u, penting bagi ĸϊтα ύηŧύĸ membereskan MASA LALU ĸϊтα agar dpt menjαϑí SUNGAI ÿƍ mengalirkan KEHIDUPAN.
"SUNGAI ťίδαĸ bisa mengalirkan KEHIDUPAN kalau αϑα SAMPAH, BATU ϑάn LUMPUR ϑάłάм HIDUP ĸϊтα.".
∫έ|∂♏∂τ Þ∂Ği
__________
(Diambil dari Berbagai Sumber)
God Bless All of You.
MENDENGAR FIRMAN ALLAH DAN MELAKUKANNYA
25 September 2012
"Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya"
(Luk 8:21)
Lectio:
Ams 21:1-6,10-13;
Mzm 119:1,27,30,34,35,44;
Luk 8:19-21
Agus bersekolah di sekolah Katolik, walaupun ia bukan pemeluk agama yang sama. Selama bersekolah di sana, Agus menemukan kedamaian dan ketenangan terutama pada saat mengikuti misa. Hal inilah yang membuat Agus merasakan kerinduan ingin dibaptis. Agus pun menyampaikan hal ini pada kedua orang-tuanya.
Sayang sekali ayah-ibunya langsung menolak dan menentang, bahkan mereka mengancam akan memindahkan Agus ke sekolah yang lain.
Pada suatu malam, ayah dan ibu Agus mendapati anaknya itu sedang berdoa Rosario ditemani lagu gereja yang mengalun lembut meneduhkan. Saat itu juga, hati kedua orang tua tersebut tersentuh dan akhirnya pada malam itu juga mereka meluluskan keinginan anaknya untuk dibaptis.
Agus pun sungguh bersyukur atas doanya yang dikabulkan Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria lewat doa Rosarionya itu.
Dalam Injil hari ini, Yesus memperluas arti ibu dan saudara-saudara dengan mengatakan: "IbuKu dan saudara-saudaraKu ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya" (Luk 8:21)
Kita semua yang mengaku sebagai keluarga Kristus diharapkan untuk selalu mendengarkan Firman Allah dan melakukannya dengan tekun.
Missio:
Marilah kita menjadi bagian dari keluarga Allah dengan setia melakukan setiap Sabda Tuhan yang dikatakanNya kepada kita.
Oratio:
Berbahagialah orang yang mendengarkan Sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya. Amin
Have a Blessed Tuesday..
__________________
RENUNGAN PAGI
Selasa, 25 September 2012
Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam sebelum padam amarahmu
(Efesus 4:26)
Emosi adalah bagian dari manusia hidup, Yesus pun bukan tipe yang suka menekan-nekan emosi atau perasaannya
Ia selalu mengekspresikan kasih-Nya dengan jelas, kasih memang bukan cuma emosi, tetapi kasih tidak mungkin tanpa emosi
Salah satu ekspresi dari emosi adalah marah, lalu apakah sebagai orang percaya kita tidak boleh marah? Kalau bisa sih, baik juga, sebab alkitab pun berkata sebaiknya kita lambat untuk marah, tetapi sebenarnya yang alkitab persoalkan adalah bukan marahnya, marah itu tidak bisa dihindarkan, kalau orang punya perasaan tentu saja ia bisa marah
Dalam buku; "Dengan mata menatap ke Yesus" dikatakan, yang dipersoalkan ialah apa yang menyebabkan kita marah dan apa yang akan kita lakukan dalam kemarahan kita
Yesus juga pernah marah ketika Bait Allah dipakai untuk menggelar kerakusan, ketidakadilan, kecurangan, kesewenang-wenangan
Tetapi waktu ia diperlakukan tidak adil, sampai disalibkan tanpa bersalah, Ia tidak marah
Dalam bahasa Yunani, ada 2 istilah yang dipakai untuk marah:
1. Thumos, ini sama seperti api yang menyambar jerami kering, cepat menyala, tetapi cepat juga padam
2. Orge, marah yang seperti api dalam sekam, pelan membakarnya, tetapi tidak pernah padam, ibarat luka, begitu mulai kering dikorek lagi, berdarah lagi dan pada akhirnya menyimpan kebencian dan dendam kesumat
Istilah marah yang dipakai Yesus adalah marah yang seperti ini
Yang Tuhan mau katakan adalah, jangan sampai marah kita melahirkan dosa, benci, dendam, merusak, melukai orang lain, bahkan membunuh
Kita diminta untuk tidak memberi peluang kepada emosi untuk berkuasa, jangan pernah hilang kendali, bisa marah, tetapi tidak boleh membenci, kita yang harus menguasai emosi, bukan sebaliknya
Emosi bukan untuk ditekan, tetapi untuk dikendalikan, boleh bebas keluar, tetapi jangan sampai liar
Tuhan Yesus memberkati.
________________
Kisah Org Sukses:
------------------------
FOKUS MENDENGARKAN
Dale Carnegie pernah menghadiri pesta makan malam yang diadakan oleh seorang teman. Di pesta itu, ia berkenalan dengan seorang tamu yang ahli botani. Carnegie tidak tahu apa-apa tentang botani atau tamu pesta makan malam itu dan ia mengambil kesempatan untuk belajar mengenai keduanya.
Ia menghabiskan malam itu dengan bertanya pada tamu itu tentang berkebun dan bertanam. Setelah beberapa jam berlalu dan pesta itu berakhir, Carnegie menjadi malu ketika ia menyadari bahwa ia benar-benar memonopoli malam itu dengan satu orang tamu dan mengabaikan tamu lainnya.
Keesokan harinya, Carnegie menghubungi tuan rumah dan meminta maaf atas perilaku kasarnya.
"Omong kosong !" balas temannya. "Teman botani itu cukup terkesan dengan Anda. Bahkan, dia bilang Anda adalah pembicara yang paling menarik yang pernah ia temui."
Carnegie terkejut mendengarnya. Ia kebanyakan lebih suka menjadi pendengar yang penuh perhatian. Saat itulah Carnegie menyadari bahwa seseorang yang memberikan perhatian penuh adalah penghargaan terbesar yang bisa kita berikan pada mereka.
_______________
Sebuah catatan kecil:
CINTA YANG MENGHIDUPKAN
(Mat. 22:34-40).
Roger Schutz, prior biara Taize pernah menulis sebuah buku harian berjudul: "Gembira tanpa henti". Dalam buku itu ia menulis bahwa tiap hari merupakan pesta baginya. Ia merasa gembira dan berbahagia. Ketika ia ditanya, mengapa ia selalu merasa bahagia dan penuh gembira, jawabnya: " Karena saya dapat menerima diri saya seperti apa adanya".
Jadi menerima diri seperti adanya merupakan tanda kegembiraan tanpa henti.
Namun, dlm hidup gagasan ini sangat sulit dihayati.
Pengalaman2 hidup mencatat gejala-gejala seperti berikut ini:
1. Terlalu kurang orang yg mencintai diri sendiri.
Banyak orang merasa bhw gagasan ttg mencintai diri sendiri adlh masalah yg rumit, krn mrk blm memahami dgn sesungguhnya perbedaan antara:" cinta diri yg salah dan cinta diri yg baik dan dikehendaki Tuhan. Cinta diri yg salah tdk lain adlh gambaran ttg diri yg serba salah, misalnya: kurang percaya diri, tdk mampu menimbulkan harga diri, bahkan sampai kurang menerima diri. Sulit bg mrk utk mengakui kebaikan yg ada pd dirinya. Maria dlm 'Kidung Maria' memberikan kita teladan utk tdk menganggap remeh hal2 yg terjadi pd diri kita. Maria menganggapnya besar dan berarti, krn itu ia tdk lupa mengucap syukur atas kebaikan Tuhan.
2. Cukup banyak orang menganggap sesama (teman) sebagai saingan: banyak orang menganggap temannya sbg saingan. Kalau sy tdk percaya kpd diri sy, sy ingin tonjolkan diri, ingin buktikan diri sy di depan orang lain bahwa sy ini berharga. Di sini timbul ambisi dan kecenderungan yg kuat utk lihat orang lain sbg saingan. Krn itu ia merasa sbg sebuah tekanan bila orang lainlah yg dipuji2 dan disenangi. Ia kmdn menciptakan medan persaingan yg sebenarnya tdk perlu. Akibatnya ia akan sll punya bibit gambaran yg slah ttg orang lain n dirinya sendiri. Timbul rasa kurang puas thd orang lain dan tdk senang dg orang lain. Tdk senang dg orang lain sering jg berarti tdk senang dg diri sendiri. Kalau sy tdk mencintai diri sy, sy tdk dpt mengharapkan agar org lain akan mencintai sy. Akibatnya sy sering beranggapan bhw sy tdk layak dicintai, sy mjd keras kepala dan akhirnya tdk mau mengakui kekurangan pd diri sy. Sy mjd gagal dlm melihat yg baik dlm diriku.
3. Cukup banyak orang merasa kesepian: bahwa bnyk orng kesepian, itu sdh mjd sesuatu yg lumrah, terlebih di kalangan orang2 berusia lanjut. Angkatan muda sekarang mgkn lebih hebat bergulat dg kesepian. Orang merasa sepi krn ssorg yg ia cintai direnggut maut dr sisinya, bisa juga krn ia tdk diterima dlm komunitas, atau juga bosan dg rutinitas yg sama terus setiap hari, juga bosan melihat muka yg sama atau bertemu dg wajah yg sama terus, tdk adanya perhatian dr orang lain kpd dirinya. Banyak orang alami kesepian bukan semata-mata krn ketidak hadiran org lain, melainkan krn tdk adanya hubungan dg orang lain.
4. Cukup banyak orang merasa tdk diterima di "rumahnya sendiri": kalau kita merasa tdk diterima di rumah sendiri, kt juga merasa tdk diterima di rmh orang. Krn itu kita lari n mencari kesibukan dg macam2 kerja. Akibatnya kita tdk punya waktu utk merenung ttg diri kita, kita tdk punya waktu utk menemukan diri kita. Kita jth dlm alkohol, rokok, makan, dll. Ini hanya cara utk isi kekosongan jiwa yg slah. Kita coba hilangkan frustrasi, krn impian kita tdk terpenuhi. Dlm hati masih ada topeng utk menutupi kekurangan cinta dlm diri. Kalau cinta kita merana, maka harta dunia akan menjadi yg terpenting. Semakin cinta berkurang, semakin berkembang nafsu terhadap segala yg bukan cinta.
Hendaklah disadari bahwa puncak kebahagiaan cinta ialah hidup yg berarti.
Dan hidup yg berarti ialah hidup utk orang lain
(Jean Paul Sartre).
Kesimpulan:
Cinta adalah pemberi hidup. Cinta berarti mengisi hidup manusia dg jalan membahagiakan orang lain.
Hanya dlm cinta kita dpt mengalami kebahagiaan. Ini merupakan nilai yg hanya dpt diterima, karena diberikan orang lain. Manusia yg benar2 mencintai tdk sulit dlm menemukan arti hidupnya, yakni mengorbankan diri utk orang lain. Namun sebelum memberikan cinta, terlebih dahulu kita hrs menerima cinta.
Cinta yg kita dambakan bukannya diberi dg syarat melainkan tanpa syarat n berlangsung selamanya. Ini berarti hanya Cinta Tuhan sendiri yg dpt memenuhi kerinduan hati kita. Cinta manusia gampang menipu. Hanya cinta Allah yg tdk mengajukan syarat.
Cinta kasih adalah jalan keluar dr diri kita sendiri dan bergerak menuju orang lain.
Kita berani mencintai krn Kristus lebih dahulu mencintai kita. Kita rela mengabdi sesama krn Dia terlebih dahulu menyerahkan hidupnya bagi kita.
Pengalaman dicintai Allah memungkinkan kita mampu mencintai diri kita dan orang lain.
Semoga kita mampu utk mencintai diri n orang lain apa adanya, hidup menurut semangat Kristus yakni mencintai tanpa syarat, hidup dg kepercayaan akan kebaikan yg ada pada diri setiap orang. Amin.
______________
SUNGAI KEHIDUPAN
Bila ĸϊтα memperhatikan sebuah SUNGAI ÿƍ aliran airnya TIDAK LANCAR, ĸϊтα akan mendpti ϐeϐerαρα PENYEBABNYA, Yaitu sbb :
♒ SAMPAH
Kαϑαnƍ ĸϊтα ťίδαĸ bisa mengalirkan HAL² ÿƍ BΑÍK ƙαяεпα HIDUP ĸϊтα ϑítutupi ǿƖέђ SAMPAH.
SAMPAH berbicara ttg sesuatu ÿƍ ϑímasukkan ϑάłάм diri ĸϊтα spt GOSIP, PIKIRAN NEGATIF, KEBENCIAN, IRI HATI, KEMARAHAN, dsb.
Şααt ĸϊтα membiarkan diri ĸϊтα TERMAKAN ǿƖέђ GOSIP atau OMONGAN NEGATIF σгαπƍ lain, mαƙα rasa KESAL, MARAH akan memenuhi HATI ĸϊтα.
Belajarlah MENGUASAI HATI, ĸϊтα ťίδαĸ bisa MELARANG σгαπƍ lain MEMBICARAKAN ĸϊтα, namun ĸϊтα bisa MENJAGA HATI íπí ύηŧύĸ tє̲tɑƥ TENANG.
♒ BATU
BATU berbicara ttg KEKERASAN HATI.
Tak jarang perbuatan σгαπƍ lain membuat ĸϊтα SAKIT HATI, lalu MEMENDAM DENDAM.
Dάn biasanya ĸϊтα akan ϑíperhadapkan ϑƍ 2 PILIHAN : ♏αu MENGAMPUNI atau tє̲tɑƥ MENGERASKAN HATI MEMBENCI σгαπƍ i†u.
♒ LUMPUR
LUMPUR berbicara ttg MASA LALU.
Mungkin ĸϊтα memliki MASA LALU ÿƍ BURUK, ÿƍ ϐέƖυ♏ ϑíselesaikan.
Ƙαяεпα i†u, penting bagi ĸϊтα ύηŧύĸ membereskan MASA LALU ĸϊтα agar dpt menjαϑí SUNGAI ÿƍ mengalirkan KEHIDUPAN.
"SUNGAI ťίδαĸ bisa mengalirkan KEHIDUPAN kalau αϑα SAMPAH, BATU ϑάn LUMPUR ϑάłάм HIDUP ĸϊтα.".
∫έ|∂♏∂τ Þ∂Ği
__________
(Diambil dari Berbagai Sumber)
God Bless All of You.
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.