Thursday, April 19, 2012

RENUNGAN PAGI. Kamis, 19 April 2012.

Haii, anak iblis engkau penuh dengan rupa-rupa tipu muslihat dan kejahatan, engkau musuh segala kebenaran, tidakkah engkau akan berhenti membelokkan jalan Tuhan yang lurus itu
(Kisah Para Rasul 13:10)


Belum lama ini ada seorang ayah yang membunuh anak kandungnya yang masih balita karena mendengar bisikan, sebagai syarat untuk menjadi kaya

Salah satu media cetak memberitakan, murid murid yang mengikuti ujian nasional minum air putih dan memakai pensil yang telah didoakan, agar percaya diri katanya

Secara naluriah manusia memang cenderung tertarik pada yang "aneh-aneh" khususnya bila cara yang lebih alamiah, logis dan normal tidak berdaya menghasilkan apa yang diharapkannya

Secara populer orang memahami mujizat sebagai peristiwa ajaib, aneh atau luar biasa karena tak terjelaskan oleh akal sehat, tak sejalan dengan apa yang biasa berlaku, bahkan bertentangan dengan hukum alam yang ada

Karena itu tidak mengherankan bila klenik, perdukunan dan praktek-praktek paranormal dari waktu ke waktu semakin menjamur


Paulus mengatakan: "Hal itu tidak usah mengherankan, sebab iblispun menyamar sebagai malaikat terang"

Tidak aneh juga bila gereja-gereja banyak yang menekankan hal-hal yang spektakuler termasuk mujizat-mujizat dan sungguh tragis apabila iman kristiani seseorang dinilai dari pernah tidaknya mengalami mujizat

Seorang hamba Tuhan mengingatkan bahwa, apabila ajaran Kristiani memberi penekanan yang berlebih-lebihan pada faktor mujizat, maka iman kita mengalami proses "ilusinasi iman"

Amsal berkata; "Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut"

Ada banyak ajaran yang dikemas sedemikian rupa, sehingga terlihat lurus, padahal itu bertentangan dengan firman Tuhan

Oleh karena itu berhati-hatilah, ijinkan Roh Kudus bekerja dalam diri kita agar kita bisa peka membedakan mana yang berasal dari Tuhan dan mana yang merupakan tipuan iblis.

Tuhan Yesus memberkati.
Khunaidi Husin

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.