Saturday, August 6, 2011

MASA DEPAN

 
Pada zaman dinasti Ming, kekuasaan militer memiliki kekuasaan seperti hakim, merekalah yang menjatuhkan vonis kepada para narapidana. Ada seorang jenderal setiap kali menjatuhkan vonis kepada para narapidana, akan membiarkan mereka memilih 2 pilihan yaitu : pilihan pertama hukum tembak ditempat; dan pilihan yang kedua adalah dibagian kanan bangunan penjara ada sebuah lubang hitam narapidana tersebut harus masuk kedalam lubang tersebut
, bagaimana nasibnya tidak ada orang yang tahu?

Lubang Hitam
Hal yang aneh terjadi, semua narapidana memilih hukuman tembak ditempat tidak ada seorangpun yang memilih masuk kedalam lubang hitam yang tidak ada yang orang yang tahu bahaya apa yang menanti didalam lubang tersebut?

Pada suatu hari, ketika jendral merayakan pesta ulang tahun, semua orang berpesta meminum anggur dan mengobrol dengan gembira, salah seorang tamu yang duduk disebelah jendral dengan berani bertanya kepada jendral :"Jendral, dapatkah engkau menceritakan kepada kami, apakah akibatnya jika orang memasuki lubang hitam tersebut?"

"Sebenarnya didalam lubang hitam itu tidak ada apa-apa, ketika pertama kali masuk kedalam kita mengulurkan tangan kita tidak akan kelihatan kelima jari tangan kita karena gelap gulita, membuat orang sangat ketakutan, oleh sebab itu tidak ada seorangpun yang berani mencoba. Tetapi jika ada yang berani mencoba, setelah lewat satu dua hari terbiasa oleh kegelapan disana mereka bisa mencari jalan keluarnya dan bisa menyelamatkan diri." Jendral menjawab pertanyaannya.

Hidup manusia bagaikan sebuah petualangan, menghadapi berbagai bahaya, banyak orang yang mengetahui petualangan ini berbahaya tetapi tetap bersedia menanggung akibatnya, malahan mereka takut menghadapi hal-hal yang tidak jelas, tidak berusaha mencari dan mengeksplorasi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Tuhan tidak akan memberitahukan takdir akhir dari nasib kita, hanya orang yang berhasil melewati berbagai ujian dan cobaan maka orang tersebutlah yang akhirnya memperoleh kesuksesan dalam hidupnya.
[Angelina Lim, Medan]


====================================
Sabtu, 6 Agustus 2011
Hari Biasa Pekan XVIII
Pesta Yesus Menampakkan Kemuliaan-Nya

Dan.7:9-10,13-14  atau  2.Ptr.1:16-19  +  Mzm.97:1-2,5-6,9   +   Mat.17:1-9
-------------------------------------------------------------
Song : http://www.youtube.com/watch?v=HjsRL_hFx2o
http://www.youtube.com/watch?v=JmD6jkZWAMQ

(1)
Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya,
   dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi.
Di situ mereka sendiri saja.
(2)
Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka;
   wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.
(3)
Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia.
(4)
Kata Petrus kepada Yesus:
   "Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini.
   Jika Engkau mau,
   biarlah kudirikan di sini tiga kemah,
   satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia."
(5)
Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka
 dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata:
   "Inilah Anak yang Kukasihi,
   kepada-Nyalah Aku berkenan,
   dengarkanlah Dia."
(6)
Mendengar itu tersungkurlah murid-murid-Nya dan mereka sangat ketakutan.
(7)
Lalu Yesus datang kepada mereka dan menyentuh mereka sambil berkata:
   "Berdirilah,
   jangan takut!"
(8)
Dan ketika mereka mengangkat kepala,
  mereka tidak melihat seorangpun kecuali Yesus seorang diri.
(9)
Pada waktu mereka turun dari gunung itu,
   Yesus berpesan kepada mereka:
      "Jangan kamu ceriterakan penglihatan itu kepada seorangpun
       sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati."

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.