Tuesday, July 5, 2011

KEHORMATAN SEORANG PERDANA MENTERI

Alkisah, pada suatu malam, perdana menteri Inggris saat itu, Winston Churchill, baru saja selesai menonton opera dan berjalan kaki pulang di iringi sahabat-sahabatnya.
Tentu saja, di tempat pertunjukkan opera, banyak sekali orang yang hadir disana, dan Winston Churchill banyak sekali bertemu dan bersalaman dengan para sahabat dan mereka yang mengenalnya.

Pada suatu tempat, mereka melewati suatu daerah "lampu merah", Winston Churchill mengangkat topinya dan menganggukkan kepalanya kepada seorang wanita yang berdiri agak jauh di seberang  jalan, Wanita itu nampak tersenyum dan mengangguk kepalanya.

Beberapa saat kemudian, seorang sahabatnya bertanya dengan nada menegur kepada Winston Churchill, apakah dia mengetahui bahwa wanita yang diberi salam dengan mengangkat topinya adalah seorang wanita penghibur, dan bukankah selayaknya sebagai perdana menteri dan orang yang terhormat, dia dapat menempatkan dirinya dengan baik.

Dengan tersenyum, Winston Churchill menjawab bahwa dia tahu kira-kira pekerjaan wanita itu (nampak dari cara berpakaian wanita tersebut) tetapi saya memberi salam kepadanya untuk memberikan tanda bahwa saya sebagai perdana menteri adalah orang yang mau mengenal, mengerti dan menghargai setiap rakyatnya. Seorang terhormat adalah orang yang dapat menghormati dan menghargai dirinya sendiri, dan dibuktikan dengan mau memberi tanda/ salam dan menghargai orang-orang di sekitarnya. Bukan orang lain yang membuat kita terhormat, tetapi perbuatan kita yang membuat kita terhormat.

======================================
Selasa, 05 Juli 2011
Hari Biasa Pekan XIV
Pfak.S.Antonius Maria Zakaria, Imam

Kej.32:22-32 ; Mzm.17:1-3,6-7,8b,15 ; Mat.9:32-38

---------------------------------------------------------------

Song:
http://www.youtube.com/watch?v=2xB4dbdNSXY&feature=related

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.