Seorang Ibu bercerita, “Saya sangat sedih ketika orang yang
saya cintai, meninggal dunia. Saya kuatir, cemas, bingung, takut, hidup terasa
tanpa harapan, keberadaan Tuhan saya pertanyakan. Kesedihan saya membuat krisis
dalam hidup, hilang kepercayaan kepada kuasa Tuhan dan orang lain, serasa tiada
kepastian dalam hal apapun,
tidak ada
yang dapat dijadikan sandaran. Bertahun-tahun, hidup terasa hampa, tanpa
iman, tanpa harapan dan tanpa cinta. Saat indah akhirnya tiba, saat saya mau
membuka hati dan datang kepada Yesus dan menerima Dia dalam hati. Saya sadar,
bukan Tuhan yang jauh dari diri saya, tetapi sayalah yang menjauh dari diri-Nya
yang selalu mau melindungi dan menyertai hidup saya. Saya sekarang bertekad
apapun boleh terjadi, saya tidak takut karena
Tuhan selalu bersama saya. Saya telah Bangkit seperti Kristus telah
Bangkit.”
Seorang gadis muda bercerita, “Saya sangat senang ketika
orang tua saya dapat merayakan ulang tahun yang ke-17. Saya sangat bahagia,
banyak teman, saudara dan keluarga yang hadir merayakan peristiwa yang bagi
saya sangat penting. Saya juga menerima banyak hadiah, berbagai bungkus, pada
umumnya semuanya berwarna dengan indah. Sepanjang malam, sehabis pesta, saya
membuka satu per satu hadiah itu, saya buka dari yang besar, yang berwarna
menarik. Tanpa terasa, saya mengabaikan dan membuang sebuah kotak yang
dibungkus sederhana oleh nenek saya, sebuah hadiah berisi cincin berlian yang
biasanya nenek pakai dan sudah dia up grade ke toko berlian. Saya memperhatikan
hal-hal yang besar, kotak-kotak yang menarik dan melupakan kotak hadiah dari
nenek yang mengasihiku dan membuang kotak kecil itu bersama kertas-kertas
berwarna. Saya memperhatikan yang gemerlap dan lupa akan hadiah dari keluarga.
Saya merasa sangat kehilangan, bukan karena cincin itu berharga mahal, tetapi
kenangan dan kasih nenek kepadaku, yang aku abaikan. Namun aku belajar, kehilangan
sebuah benda bukan berarti kehilangan segalanya. Aku masih memiliki keluarga
dan nenek yang kucintai. Kepada merekalah, aku akan membina kasih, sehingga
mereka tetap hidup sampai kapanpun di hatiku. Kebangkitan Kristus adalah kisah harapan,
iman dan cinta-Nya, tentang kesetiaan sampai akhir.”
Kamis, 28 April 2011 : Kehilangan bukan berarti segalanya.
Kis.3:11-26 +
Mzm.8:2,5-9 + Luk.24:35-48

No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.