Thursday, January 31, 2019

1901311. Kalender Liturgi 31 Jan 2019. Kamis Pekan Biasa III. PW S. Yohanes Bosko, Imam.

Kalender Liturgi 31 Jan 2019
Kamis Pekan Biasa III
PW S. Yohanes Bosko, Imam

Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Ibr 10:19-25
Mazmur Tanggapan: Mzm 24:1-2.3-4ab.5-6
Bait Pengantar Injil: Mzm 119:105
Bacaan Injil: Mrk 4:21-25

Bacaan I
Ibr 10:19-25
Marilah kita berpegang teguh pada harapan!
Marilah kita saling memperhatikan
dan saling mendorong dalam cinta kasih.

Pembacaan dari Surat Kepada Orang Ibrani:

Saudara-saudara,
berkat darah Yesus,
kita sekarang dapat masuk ke dalam tempat kudus
dengan penuh keberanian,
karena Ia telah membuka jalan yang baru dan
yang memberi hidup bagi kita,
yakni melalui tabir, yang tidak lain adalah diri-Nya sendiri,
dan kita mempunyai seorang Imam Agung
sebagai kepala Rumah Allah.
Karena itu marilah kita menghadap Allah
dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh,
karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat,
dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.
Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan akan harapan kita,
sebab Dia, yang menjanjikannya, adalah setia!
Di samping itu marilah kita saling memperhatikan
supaya kita saling mendorong
dalam kasih dan dalam pekerjaan baik.
Janganlah kita menjauhkan diri
dari pertemuan-pertemuan ibadat umat,
seperti dibiasakan oleh beberapa orang! 
Sebaliknya marilah kita saling menasihati,
dan semakin giat melakukannya
menjelang hari Tuhan yang mendekat.

Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan
Mzm 24:1-2.3-4ab.5-6
R:6
Itulah angkatan orang-orang
yang mencari wajah-Mu, ya Tuhan
.

*Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya,
jagat dan semua yang diam di dalamnya.
Sebab Dialah yang mendasarkan bumi di atas lautan,
dan menegakkannya di atas sungai-sungai.

*Siapakah yang boleh naik ke gunung Tuhan?
Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?
Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya,
yang tidak menyerahkan diri kepada penipuan.

*Dialah yang akan menerima berkat dari Tuhan
dan keadilan dari Allah,  penyelamatnya.
Itulah angkatan orang-orang yang mencari Tuhan,
yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub.


Bait Pengantar Injil
Mzm 119:105
Sabda-Mu adalah pelita bagi langkahku,
dan cahaya bagi jalanku.



Bacaan Injil

Mrk 4:21-25
Pelita dipasang untuk ditaruh di atas kaki dian.
Ukuran yang kamu pakai akan dikenakan pula padamu.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:

Pada suatu hari Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
"Orang memasang pelita bukan supaya ditempatkan
di bawah gantang atau di bawah tempat tidur,
melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian.
Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi
yang tidak akan dinyatakan,
dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap.

Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar,
hendaklah ia mendengar!"

Lalu Ia berkata lagi,
"Camkanlah apa yang kamu dengar!
Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur
akan dikenakan pula padamu;
dan malah akan ditambah lagi!
Karena siapa yang mempunyai, akan diberi lagi,
tetapi siapa yang tidak mempunyai,
apa pun juga yang ada padanya akan diambil."

Demikianlah Injil Tuhan.

#

Iman, Harapan dan Kasih adalah hal yang ingin diungkapkan dalam bacaan pertama, mazmur tanggapan dan bacaan injil.

Iman kepada Allah dan PutraNya, Yesus Kristus.
Harapan akan penyertaanNya dalam langkah hidup kita.
Kasih yang telah diberikan Allah kepada kita, seharusnyalah diteruskan kepada sesama dengan melayani mereka.

#

Wednesday, January 30, 2019

1901301. Kalender Liturgi 30 Jan 2019. Rabu Pekan Biasa III.

Kalender Liturgi 30 Jan 2019
Rabu Pekan Biasa III

Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: Ibr 10:11-18
Mazmur Tanggapan: Mzm 110:1.2.3.4
Bacaan Injil: Mrk 4:1-20

Bacaan I
Ibr 10:11-18
Kristus menyempurnakan untuk selamanya
orang-orang yang dikuduskan-Nya.

Pembacaan dari Surat Kepada Orang Ibrani:

Saudara-saudara,
setiap imam melakukan pelayanannya tiap-tiap hari,
dan berulang-ulang mempersembahkan kurban yang sama,
yang sama sekali tidak dapat menghapuskan dosa.
Tetapi Kristus hanya mempersembahkan satu kurban karena dosa,
dan sesudah itu Ia duduk untuk selama-lamanya
di sebelah kanan Allah.
Sekarang Ia hanya menantikan saat,
di mana musuh-musuh-Nya akan dijadikan tumpuan kaki-Nya.
Sebab oleh satu kurban itu saja
Kristus telah menyempurnakan untuk selama-lamanya
mereka yang Ia kuduskan.
Tentang hal itu Roh Kudus pun memberi kesaksian kepada kita,
sebab Ia sendiri bersabda,
"Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan mereka,
pada hari-hari yang akan datang:
Aku akan menaruh hukum-Ku di dalam hati mereka
dan menuliskannya dalam akal budi mereka,
dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka."

Jadi apabila untuk semuanya itu sudah ada pengampunan,
tidak perlu lagi dipersembahkan kurban karena dosa.

Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan
Mzm 110:1.2.3.4
R:4bc
Engkaulah imam untuk selama-lamanya
menurut Melkisedek.


Beginilah firman Tuhan kepada tuanku,
"Duduklah di sebelah kanan-Ku,
sampai musuh-musuhmu Kubuat menjadi tumpuan kakimu!"

*Tongkat kuasamu akan diulurkan Tuhan dari Sion;
berkuasalah Engkau di antara musuhmu!

*Engkau meraja di atas gunung yang suci sejak hari kelahiranmu,
sejak dalam kandungan, sejak fajar masa mudamu.

*Tuhan telah bersumpah, dan tidak akan menyesal:
"Engkau adalah imam untuk selama-lamanya,
menurut Melkisedek."


Bacaan Injil
Mrk 4:1-20
Seorang penabur keluar untuk menabur.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:

Pada suatu hari Yesus mengajar di tepi danau Galilea.
Maka datanglah orang yang sangat besar jumlahnya
mengerumuni Dia,
sehingga Ia terpaksa naik ke sebuah perahu yang sedang berlabuh,
lalu duduk di situ,
sedangkan semua orang banyak itu ada di darat,
di tepi danau itu.
Dan Yesus mengajarkan banyak hal kepada mereka
dalam bentuk perumpamaan.
Dalam ajaran-Nya itu Yesus berkata kepada mereka,
"Dengarlah! Ada seorang penabur keluar untuk menabur.
Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan,
lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis.
Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu,
yang tidak banyak tanahnya,
lalu benih itu pun segera tumbuh, karena tanahnya tipis.
Tetapi sesudah matahari terbit,
layulah ia dan menjadi kering karena tidak berakar.
Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri,
lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati,
sehingga benih itu tidak berbuah.
Dan sebagian jatuh di tanah yang baik,
lalu tumbuh dengan subur dan berbuah,
hasilnya ada yang tiga puluh kali lipat,
ada yang enam puluh kali lipat,
ada yang seratus kali lipat."

Dan Yesus bersabda lagi,
"Siapa mempunyai telinga untuk mendengar,
hendaklah ia mendengar!"

Ketika Yesus sendirian,
pengikut-pengikut-Nya dan kedua belas murid
menanyakan arti perumpamaan itu.
Jawab-Nya, "Kepadamu telah diberikan rahasia Kerajaan Allah,
tetapi kepada orang-orang luar
segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan,
supaya: Sekalipun melihat, mereka tidak menangkap,
sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti,
biar mereka jangan berbalik dan mendapat ampun."
Lalu Yesus berkata kepada mereka,
"Tidakkah kamu mengerti perumpamaan ini?
Kalau demikian bagaimana kamu dapat memahami
semua perumpamaan yang lain?
Penabur itu menaburkan sabda.
Orang-orang yang di pinggir jalan, tempat sabda itu ditaburkan,
ialah mereka yang mendengar sabda,
lalu datanglah Iblis dan mengambil sabda
yang baru ditaburkan di dalam mereka.
Demikian juga yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu,
ialah orang-orang yang mendengar sabda itu
dan segera menerimanya dengan gembira,
tetapi sabda itu tidak berakar dan tahan sebentar saja.
Apabila kemudian datang penindasan atau penganiayaan
karena sabda itu, mereka segera murtad.
Dan yang lain, yang ditaburkan di tengah semak duri,
ialah yang mendengar sabda itu,
tetapi sabda itu lalu dihimpit oleh kekuatiran dunia,
tipu daya kekayaan dan keinginan-keinginan akan hal yang lain
sehingga sabda itu tidak berbuah.
Dan akhirnya yang ditaburkan di tanah yang baik,
ialah orang yang mendengar dan menyambut sabda itu lalu berbuah,
ada yang tiga puluh kali lipat,
ada yang enam puluh kali lipat,
dan ada yang seratus kali lipat."


Demikianlah Injil Tuhan.

#

Suatu Anugerah yang luar biasa bahwa Allah mengampuni dosa manusia, makhluk ciptaanNya agar manusia dapat masuk ke dalam kemuliaan Surga bersamaNya. 

Suatu Kemurahan Ilahi yang luar biasa bahwa Allah telah turun ke dunia, menjadi manusia (Yesus Kristus) agar dapat menebus dosa manusia, makhluk ciptaanNya agar manusia dapat masuk ke dalam kemuliaan Surga bersamaNya. 

Itulah yang tersirat dalam bacaan pertama, mazmur tanggapan, dan bacaan injil. Pengampunan adalah kata kunci dari bacaan diatas.

Bacaan Injil Markus 4:1-20 (dan dalam injil Sinoptik, Mat.13:1-23; Luk. 8:4-15) menceritakan tentang penabur dan hasil taburannya. Ada Empat hasil sesuai tempat taburannya (kisahnya, menaburnya masih manual) dari tanah di pinggir jalan (tiada hasil/ tidak tumbuh), tanah berbatu-batu (tiada hasil/ tumbuh sebentar lalu mati), tanah ditengah semak duri (tiada hasil/ tumbuh lalu mati), dan tanah yang baik/ subur (berhasil/ tumbuh/ berbuah).

Salah satu pertanyaan yang mungkin ada, kenapa Penabur menabur 'secara manual' di tanah tersebut ? 
Mengapa tidak menabur di tanah yang baik dan subur karena tanahnya sudah dipersiapkan ?
Mengapa...

Saya melihat dari satu sisi, Allah menabur dengan mengutus penabur terbaik (Yesus Kristus). Yesus '(bersama para murid/ Gereja) menabur ke semua orang, hasilnya akan didapat sesuai hati dan pikiran orang-orang yang mendapatkan 'dan menerima' benih firman itu.

Banyak kisah, banyak cerita, dari dulu hingga sekarang. Dari para rasul-paus, raja-ratu, santa-santo, umat beriman dari lahir-pertobatan. Dari Saulus-Paulus, Gereja Katolik-Ortodox-Protestan/Reformasi, Paus-Pastor-Pendeta-Awam.

Pertanyaan masa kini adalah yang masih hidup saat ini. Bagaimana dengan buah dari Paus Fransiskus? Pendeta Stephen Tong? Uskup/Pastor/ Pendeta ...? Ahok/ BTP ? 'SAYA'?

Pertanyaan paling penting adalah bagaimana dengan 'saya' ? 'Saya' di tanah apa ?  Hati/ tanah 'saya' yang bagaimana ? Tanah di pinggir jalan/ berbatuan/ semak berduri/ tanah yang baik ?  Semua terlihat dari hasilnya.

Tuesday, January 29, 2019

1901291. Kalender Liturgi 29 Jan 2019. Selasa Pekan Biasa III.

Kalender Liturgi 29 Jan 2019
Selasa Pekan Biasa III

Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: Ibr 10:1-10
Mazmur Tanggapan: Mzm 40:2.4ab.7-8a.10.11
Bait Pengantar Injil: Mat 11:25
Bacaan Injil: Mrk 3:31-35

Bacaan I

Ibr 10:1-10
Aku datang untuk melaksanakan kehendak-Mu, ya Allah.

Pembacaan dari Surat Kepada Orang Ibrani:

Saudara-saudara,
Di dalam Taurat hanya terdapat bayangan
dari keselamatan yang akan datang,
bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri.
Karena itu dengan kurban yang sama, yang setiap tahun diulangi,
hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan
mereka yang ambil bagian di dalamnya.
Sebab jika hal itu mungkin,
pasti orang tidak mempersembahkan kurban itu;
mereka yang melakukan ibadah itu tidak lagi merasa berdosa,
sebab telah disucikan sekali untuk selama-lamanya.
Tetapi justru oleh kurban-kurban itu
setiap tahun orang diperingatkan akan dosa-dosa mereka.
Sebab tidak mungkin
darah lembu atau domba jantan menghapuskan dosa!

Karena itu ketika Kristus masuk ke dunia, Ia berkata,
"Kurban dan persembahan tidak Engkau kehendaki!
Sebagai gantinya Engkau telah menyediakan tubuh bagiku.

Kepada kurban bakaran dan kurban penghapus dosa
Engkau juga tidak berkenan.
Maka Aku berkata:
Lihatlah, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah-Ku,

sebagaimana tertulis dalam gulungan Kitab tentang Aku.

Jadi mula-mula Ia berkata,
"Engkau tidak menghendaki kurban dan persembahan;
Engkau tidak berkenan akan kurban bakaran
dan kurban penghapus dosa"
-- meskipun dipersembahkan menurut hukum Taurat --.
Dan kemudian Ia berkata,
"Lihat, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu."
Jadi yang pertama Ia hapuskan
untuk menegakkan yang kedua.
Dan karena kehendak Allah inilah
kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya
oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.

Demikianlah sabda Tuhan.



Mazmur Tanggapan
Mzm 40:2.4ab.7-8a.10.11
R:8a.9a
Ya Tuhan, kini aku datang
untuk melakukan kehendak-Mu.


*Aku sangat menanti-nantikan Tuhan;
lalu Ia menjengukku dan mendengar teriakku minta tolong.
Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku
untuk memuji Allah kita.

*Kurban dan persembahan tidak Kauinginkan,
tetapi Engkau telah membuka telingaku;
kurban bakar dan kurban silih tidak Engkau tuntut.
Lalu aku berkata, "Lihat, Tuhan, aku datang!"

*Aku mengabarkan keadilan di tengah jemaat yang besar,
bibirku tidak kutahan terkatup;
Engkau tahu itu, ya Tuhan.

Keadilan tidaklah kusembunyikan dalam hatiku,
kesetiaan dan keselamatan-Mu kubicarakan,
kasih dan kebenaran-Mu tidak kudiamkan
tapi kuwartakan kepada jemaat yang besar.


Bait Pengantar Injil
Mat 11:25
Terpujilah Engkau, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi,
sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada kaum sederhana.


Bacaan Injil
Mrk 3:31-35
Barangsiapa melaksanakan kehendak Allah, dialah saudara-Ku.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:

Sekali peristiwa datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus
ke tempat Ia sedang mengajar.
Mereka berdiri di luar, lalu menyuruh orang memanggil Yesus.
Waktu itu ada orang banyak duduk mengelilingi Dia;
mereka berkata kepada Yesus,
"Lihat, ibu dan saudara-saudara-Mu ada di luar,
dan berusaha menemui Engkau."
Jawab Yesus kepada mereka,
"Siapa ibu-Ku? Siapa saudara-saudara-Ku?"

Yesus memandang orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya itu,
lalu berkata, "Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!
Barangsiapa melakukan kehendak Allah,
dialah saudara-Ku laki-laki,
dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."

Demikianlah Injil Tuhan.

#


Monday, January 28, 2019

1901282. Renungan Senin, 28 Januari 2019. AHOK (BTP) dan VERONICA.

*Renungan Senin, 28 Januari 2019*

*_AHOK (BTP) dan VERONICA_*

_Mrk 3:24 Kalau suatu kerajaan terpecah-pecah, kerajaan itu tidak dapat bertahan,_

_Mrk 3:25 dan jika suatu rumah tangga terpecah-pecah, rumah tangga itu tidak dapat bertahan._


Kemarin hari Minggu, di kantin Gereja, saya 'berdebat' dengan seorang teman perempuan saya  (sebut aja namanya 'J') mengenai perceraian AHOK (BTP) dan VERONICA.

Menurut 'J', Ahok mengalami masa puber kedua/ ketiga dimana dia tertarik dengan 'P' pengawalnya Veronica, sehingga dia mencari alasan bercerai. Padahal Veronica, sebagai perempuan, telah berhasil membantu karier Ahok dan pendidikan ketiga anaknya.

Kata 'J' dengan semangat sambil 'menarik' tangan saya kepada isteri dan anak perempuan saya yang juga berada di kantin, Ahok (A/BTP) tidak akan jadi 'orang' berkuasa lagi karena dia telah meninggalkan Veronica (V). 

_Anak perempuan saya menyetujui pendapatnya 'J'_

Lalu menurut saya, selayaknyalah membela yang benar, bukan yg kaya/ miskin/ gender/ keluarga/ kelompok yg pro A/ V.

🙂
Menurut Logika nya saya :
1. Bgm mungkin keluarga BTP memberikan 'izin'/ 'adiknya yang pengacara' membantu BTP bercerai dg V ?

2. Bgm mungkin hampir semua anggota keluarga (trmsk mamanya) & salah satu sahabat baiknya (Djarot)  BTP menyetujui hub.nya dg 'P' ?

3. Knapa Vero tidak membantah berbagai tuduhan ?
_(Diam bs berarti emas atw bisa berarti benar tuduhannya/ ketidak pedulian/ ada perjanjian diantara mrk / 'ada politik')_

4. Bagaimana pengadilan sipil bisa menyetujui perceraian BTP dengan V, jika tanpa ada bukti dan persetujuan kedua belah pihak ?

5. Spt.nya 'tidak' ada reaksi dr anak2 mereka ya ?
Kita menunggu reaksi anak" BTP thd calon ibu baru mrk. Setuju/ tidak ya mrk ?

6. Siapa 'kita' yg berani membela salah satu pihak tanpa mengetahui kebenarannya ?

_Mrk 3:27 Tetapi tidak seorangpun dapat memasuki rumah seorang yang kuat untuk merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu. Sesudah itu barulah dapat ia merampok rumah itu._

Lalu menurut 'J', BTP adalah orang berbeda dengan Ahok yang dulu. 'Seseorang' telah mengikat 'iman kristennya' BTP sehingga dia ikut keduniawian, walau BTP mengatakan hal positif lainnya. Kita lihat dalam beberapa tahun ini, apakah dia berhasil jadi Presiden.

Lalu sayapun diam dan menyetujui pendapatnya, agar tidak perlu bicara 'debat' lagi.

*DOA*

Bapa kami di Surga, puji syukur atas semua kasih dan karunia serta rejeki yang telah kau berikan kepada saya dan keluarga.

Bapa kami di Surga, terima kasih atas penyertaan Roh Kudus sehingga saya bisa melakukan hal" baik selama ini.

Roh Kudus, arahkan hati dan pikiran saya kepada Yesus, sang penebus, seorang yang berkorban hingga wafat bukan karena dosa dan kesalahanNya tetapi menebus dosa" manusia, shg manusia dapat kembali 'suci' dan menjadi umat/ anak" Allah. Ajarilah saya berani mengambil tindakan sesuai dengan kehendakNya untuk melayani umatNya dimanapun saya berada.

Persatuan dalam suatu rumah tangga adalah contoh Yesus, dimana Yesus mengatakan perbuatanNya adalah bagian dari mempersatukan Allah dengan manusia. 

Tuhan Yesus, tolonglah saya dapat melakukan yang terbaik sebagai anak Allah dan jadilah Juru mudi keluarga saya, sehingga dapat  membangun rumah tangga yang kuat.

Kemuliaan ...

1901271. Kalender Liturgi 28 Jan 2019. Senin Pekan Biasa III. PW S. Tomas dari Aquino, Imam dan Pujangga Gereja.

Kalender Liturgi 28 Jan 2019
Senin Pekan Biasa III
PW S. Tomas dari Aquino, Imam dan Pujangga Gereja

Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Ibr 9:15.24-28
Mazmur Tanggapan: Mzm 98:1.2-3ab.3cd-4.5-6
Bait Pengantar Injil: 2Tim 1:10
Bacaan Injil: Mrk 3:22-30

Bacaan I
Ibr 9:15.24-28
Kristus hanya sekali saja mengorbankan diri-Nya
untuk menanggung dosa orang banyak.


Pembacaan dari Surat Kepada Orang Ibrani:

Saudara-saudara,
Kristus adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru,
supaya mereka yang telah dipanggil
dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan,
sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggaran
yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama.

Kristus telah masuk ke dalam tempat kudus
bukan yang buatan tangan manusia,
yang hanya merupakan gambaran dari tempat kudus yang sejati,
tetapi ke dalam surga sendiri
untuk menghadap hadirat Allah demi kepentingan kita.
Ia pun tidak berulang-ulang masuk
untuk mempersembahkan diri-Nya sendiri,
sebagaimana Imam agung
setiap tahun masuk ke dalam tempat kudus
mempersembahkan darah yang bukan darahnya sendiri.
Sebab kalau demikian
Kristus harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan.
Tetapi sekarang ternyata, pada zaman akhir ini,
Ia hanya satu kali saja menyatakan diri,
untuk menghapuskan dosa lewat kurban-Nya.

Manusia ditetapkan Allah untuk mati hanya satu kali,
dan sesudah itu dihakimi.
Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengurbankan diri-Nya
untuk menanggung dosa banyak orang.
Sesudah itu
Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa
untuk menganugerahkan keselamatan
kepada mereka, yang menantikan Dia.

Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan
Mzm 98:1.2-3ab.3cd-4.5-6
R:1a
Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan,
sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib.


*Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan,
sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib;
keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya,
oleh lengan-Nya yang kudus.

*Tuhan telah memperkenalkan keselamatan
yang datang dari pada-Nya,
Ia telah menyatakan keadilan-Nya di hadapan para bangsa.
Ia ingat akan kasih dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel.

*Segala ujung bumi telah melihat keselamatan
yang datang dari Allah kita.
Bersorak-soraklah bagi Tuhan, hai seluruh bumi,
bergembiralah, dan bermazmurlah!

*Bermazmurlah bagi Tuhan dengan kecapi,
dengan kecapi dan lagu merdu;
dengan nafiri dan sangkala yang nyaring,
bersorak-sorailah di hadapan Raja, yakni Tuhan!


Bait Pengantar Injil
2Tim 1:10
Penebus kita Yesus Kristus telah membinasakan maut,
dan menerangi hidup dengan Injil.



Bacaan Injil
Mrk 3:22-30
Kesudahan setan telah tiba.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:

Pada suatu hari datanglah ahli-ahli Taurat dari Yerusalem,
dan berkata tentang Yesus, "Ia kerasukan Beelzebul!"
Ada juga yang berkata,
"Dengan penghulu setan Ia mengusir setan."
Maka Yesus memanggil mereka,
lalu berkata kepada mereka dalam perumpamaan,
"Bagaimana Iblis dapat mengusir Iblis?
Kalau suatu kerajaan terpecah-pecah,
kerajaan itu tidak dapat bertahan,
dan jika suatu rumah tangga terpecah-pecah,
rumah tangga itu tidak dapat bertahan.
Demikianlah juga kalau Iblis berontak melawan dirinya sendiri,
kalau ia terbagi-bagi, ia tidak dapat bertahan,
malahan sudahlah tamatlah riwayatnya!

Camkanlah,
Tidak seorang pun dapat memasuki rumah seorang yang kuat,
untuk merampas harta bendanya,
kecuali kalau ia mengikat lebih dahulu orang kuat itu.
Lalu barulah ia dapat merampok rumah itu.
Aku berkata kepadamu:
Sungguh, semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni,
ya, semua hujat yang mereka ucapkan.
Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus,
ia tidak mendapat ampun untuk selama-lamanya,
sebab dosa yang dilakukannya adalah dosa kekal."
Yesus berkata demikian karena mereka bilang
bahwa Ia kerasukan roh jahat.

Demikianlah Injil Tuhan.

#


Sunday, January 27, 2019

1901271. Kalender Liturgi 27 Jan 2019 Minggu Pekan Biasa III PF S. Angela Merici, Perawan

Kalender Liturgi 27 Jan 2019
Minggu Pekan Biasa III
PF S. Angela Merici, Perawan

Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: Neh 8:3-5a.6-7.9-11
Mazmur Tanggapan: Mzm 19:8.9.10.15
Bacaan II: 1Kor 12:12-30
Bait Pengantar Injil: Luk 4:18-19
Bacaan Injil: Luk 1:1-4;4:14-21

Bacaan I
Neh 8:3-5a.6-7.9-11
Bagian-bagian Kitab Taurat Allah dibacakan dengan jelas,
dengan diberi keterangan-keterangan sehingga pembacaan dimengerti.

Pembacaan dari Kitab Nehemia:

Sesudah umat Israel kembali dari pembuangan,
pada hari pertama bulan ketujuh,
imam Ezra membawa kitab Taurat ke depan jemaat,
pria, wanita dan semua yang dapat mendengar dan mengerti.
Ia membacakan beberapa bagian dari kitab itu
di halaman di depan Gerbang Air
dari pagi sampai tengah hari
di hadapan pria, wanita dan semua orang yang dapat mengerti.
Dengan penuh perhatian
seluruh umat mendengarkan pembacaan kitab Taurat itu.

Adapun Ezra, ahli kitab itu, berdiri di atas mimbar kayu
yang dibuat khusus untuk peristiwa itu.
Ezra membuka kitab itu di depan mata seluruh umat,
karena ia berdiri lebih tinggi dari semua orang.
Pada waktu ia membuka kitab itu, semua orang bangkit berdiri.
Lalu Ezra memuji Tuhan, Allah yang mahaagung,
dan semua orang menyahut, "Amin! Amin!"
sambil mengangkat tangan.
Kemudian mereka berlutut
dan sujud menyembah kepada Tuhan dengan muka sampai ke tanah.

Bagian-bagian Kitab Taurat Allah dibacakan dengan jelas,
dengan diberi keterangan-keterangan,
sehingga pembacaan dimengerti.

Lalu Nehemia, kepala daerah, dan imam Ezra, ahli kitab itu,
serta orang-orang Lewi yang mengajar jemaat,
berkata kepada seluruh hadirin,
"Hari ini adalah kudus bagi Tuhan Allahmu.
Jangan kamu berdukacita dan menangis!"

karena semua orang itu menangis
ketika mendengar kalimat-kalimat Taurat.

Lalu berkatalah Imam Ezra kepada mereka,
"Pergilah, makanlah sedap-sedapan dan minumlah minuman manis;
dan berikanlah sebagian kepada mereka yang tidak sedia apa-apa!
Sebab hari ini kudus bagi Tuhan kita!
Jangan bersusah hati,
sebab sukacita karena Tuhanlah perlindunganmu!"

Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan
Mzm 19:8.9.10.15
R:Yoh 6:63c
Sabda-Mu, ya Tuhan,
adalah roh dan kehidupan.

*Taurat Tuhan itu sempurna,
menyegarkan jiwa;
peraturan Tuhan itu teguh,
memberikan hikmat kepada orang bersahaja.

*Titah Tuhan itu tepat,
menyukakan hati;
perintah Tuhan itu murni,
membuat mata berseri.

*Takut akan Tuhan itu suci,
tetap untuk selama-lamanya;
hukum-hukum Tuhan itu benar,
adil selalu.

*Mudah-mudahan Engkau sudi
mendengarkan ucapan mulutku,
dan berkenan akan renungan hatiku,
ya Tuhan, gunung batu dan penebusku!


Bacaan II
1Kor 12:12-30
Kamu semua adalah tubuh Kristus,
dan masing-masing adalah anggotanya.


Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus:

Saudara-saudara,
seperti halnya tubuh itu satu dan anggotanya banyak,
dan semua anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh saja,

demikian pula Kristus.
Sebab kita semua,
baik orang Yahudi maupun orang Yunani,
baik budak maupun orang merdeka,
telah dibaptis dalam satu Roh menjadi satu tubuh,
dan juga diberi minum dari satu Roh.

Karena tubuh pun tidak terdiri atas satu anggota saja,
tetapi atas banyak anggota.

Andaikata kaki berkata,
"Karena aku bukan tangan, aku tidak termasuk tubuh",
benarkah ia tidak termasuk tubuh?
Dan andaikata telinga berkata,
"Karena aku bukan mata, aku tidak termasuk tubuh",
benarkah ia tidak termasuk tubuh?
Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata,
di manakah pendengaran?
Andaikata seluruhnya telinga,
di manakah penciuman?
Tetapi Allah telah memberikan kepada semua anggota,
masing-masing secara khusus,
suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya.
Andaikata semuanya adalah satu anggota,
di manakah tubuh?
Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh.

Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan,
"Aku tidak membutuhkan engkau!"
Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki,
"Aku tidak membutuhkan engkau!"
Justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah,
malah paling dibutuhkan.
Kepada anggota-anggota tubuh
yang menurut pandangan kita kurang terhormat,
kita berikan penghormatan khusus.
Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok,
kita berikan perhatian khusus;
hal ini tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok.
Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa,
sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia
diberikan penghormatan khusus,
supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh,
tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan.
Karena itu jika satu anggota menderita,
semua anggota turut menderita;
jika satu anggota dihormati,
semua anggota turut bersukacita.

Kamu semua adalah tubuh Kristus,
dan masing-masing adalah anggotanya.

Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat:
Pertama sebagai rasul,
kedua sebagai nabi,
ketiga sebagai pengajar.
Selanjutnya Ia menetapkan juga:
mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat,
untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin,
dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.
Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar?
Adakah mereka semua mendapat karunia untuk mengadakan mujizat?
atau untuk menyembuhkan,
atau untuk berkata-kata dalam bahasa roh,
atau untuk menafsirkan bahasa roh?

Demikianlah sabda Tuhan.


Bait Pengantar Injil
Luk 4:18-19
Tuhan Allah telah mengutus Aku
untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin,
dan memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan.


Bacaan Injil
Luk 1:1-4;4:14-21
Pada hari ini genaplah nas Kitab Suci.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:

Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita
tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita,
seperti yang disampaikan kepada kita oleh saudara-saudara
yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman.
Karena itu,
setelah menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama
dari awal mulanya,
aku mengambil keputusan
untuk membukukannya dengan teratur bagimu.
Dengan demikian engkau dapat mengetahui,
bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar.

Sesudah dicobai Iblis di padang gurun,
dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea.
Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu.
Selama di situ Ia mengajar di rumah-rumah ibadat
dan semua orang memuji Dia.
Lalu Yesus datang ke Nazaret, tempat Ia dibesarkan.
Dan menurut kebiasaan-Nya,
pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat,
lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.
Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya,
dan setelah membukanya,
Ia menemukan nas di mana ada tertulis:
   Roh Tuhan ada pada-Ku,
   oleh sebab Ia telah mengurapi Aku,
   untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin;
   dan Ia telah mengutus Aku
   untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan,
   dan penglihatan bagi orang-orang buta;
   untuk membebaskan orang-orang yang tertindas,
   untuk memberitakan bahwa tahun rahmat Tuhan telah datang
.
Kemudian Yesus menutup kitab itu,
mengembalikannya kepada pejabat, lalu duduk;
dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.
Lalu Yesus memulai mengajar mereka, kata-Nya,
"Pada hari ini genaplah nas tadi
sewaktu kamu mendengarnya."

Demikianlah Injil Tuhan.

Saturday, January 26, 2019

1901261. Kalender Liturgi 26 Jan 2019. Sabtu Pekan Biasa II. PW S. Timotius dan Titus, Uskup.

Kalender Liturgi 26 Jan 2019
Sabtu Pekan Biasa II
PW S. Timotius dan Titus, Uskup

Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: 2Tim 1:1-8
Mazmur Tanggapan: Mzm 96:1-2a.2b-3.7-8a.10
Bait Pengantar Injil: Luk 4:18-19
Bacaan Injil: Luk 10:1-9

Bacaan I
2Tim 1:1-8
Aku teringat akan imammu yang tulus ikhlas.

Pembacaan dari Surat kedua Rasul Paulus
kepada Timotius:

Dari Paulus, rasul Yesus Kristus
yang oleh kehendak Allah diutus memberitakan
janji tentang hidup dalam Kristus Yesus,
kepada Timotius, anakku yang kekasih:

Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera
dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita,
menyertai engkau.

Aku mengucap syukur kepada Allah,
yang kulayani dengan hati nurani yang murni
seperti yang dilakukan nenek moyangmu.
Aku selalu mengingat engkau dalam permohonanku,
baik siang maupun malam.
Dan bila terkenang akan air matamu yang kaucurahkan,
aku ingin melihat engkau kembali
supaya penuhlah kesukaanku.
Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas,
yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois
dan di dalam ibumu Eunike,
dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu.

Karena itulah kuperingatkan engkau
untuk mengobarkan karunia Allah
yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu.
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan,
melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita
dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia,
Tetapi berkat kekuatan Allah, ikutlah menderita bagi Injil-Nya.

Demikianlah sabda Tuhan.

ATAU BACAAN LAIN:
Tit 1:1-5
"Anak yang sejati dalam iman"

Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Titus:
Dari Paulus,
hamba Allah dan rasul Yesus Kristus,
yang ditugaskan memelihara uman orang-orang pilihan Allah
dan pengetahuan akan kebenaran.
Seperti yang nampak dalam ibadah kita;
jadi berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal
yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan
oleh Allah yang tidak berdusta,
dan yang pada waktu yang dikehendaki-Nya
telah menyatakan firman-Nya dalam pemberitaan Injil
yang telah dipercayakan kepadaku
sesuai dengan perintah Allah, Juruselamat kita.

Kepada Titus,
anakku yang sejati dalam iman bersama:
Kasih karunia dan damai sejahtera
dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Juruselamat kita,
menyertai engkau.


Aku telah meninggalkan engkau di Kreta dengan maksud
supaya engkau mengatur apa yang masih perlu diatur,
dan supaya engkau mengangkat penatua-penatua di setiap kota,
seperti yang telah kupesankan kepadamu.

Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan
Mzm 96:1-2a.2b-3.7-8a.10
R:3
Allah telah naik diiringi sorak-sorai,
Tuhan mengangkasa diiringi bunyi sangkakala.


*Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan,
menyanyilah bagi Tuhan, hai segenap bumi!
Menyanyilah bagi Tuhan, pujilah nama-Nya,

*Kabarkanlah dari hari ke hari keselamatan
yang datang dari pada-Nya .
Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa
Kisahkanlah karya-karya-Nya yang ajaib di antara segala suku.

*Kepada Tuhan, hai suku-suku bangsa,
kepada Tuhan sajalah kemuliaan dan kekuatan!
Berilah kepada Tuhan kemuliaan nama-Nya,
bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya!

*Katakanlah di antara bangsa-bangsa:
"Tuhan itu Raja!
Dunia ditegakkan-Nya, tidak akan goyah.
Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran."


Bait Pengantar Injil
Luk 4:18-19
Tuhan mengutus aku
menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin
dan memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan.



Bacaan Injil
Luk 10:1-9
Tuaian memang banyak, tetapi sedikitlah pekerjanya.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:

Pada suatu hari
Tuhan menunjuk tujuh puluh murid,
lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya
ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.
Kata-Nya kepada mereka, "Tuaian memang banyak,
tetapi sedikitlah pekerjanya.
Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian,
supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.


Pergilah!
Camkanlah, Aku mengutus kamu seperti anak domba
ke tengah-tengah serigala.

Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut,
dan janganlah memberi salam kepada siapa pun
selama dalam perjalanan.

Kalau kamu memasuki suatu rumah,
katakanlah lebih dahulu,
'Damai sejahtera bagi rumah ini.'

Dan jika di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera,
maka salammu itu akan tinggal padanya.
Tetapi jika tidak, salammu itu akan kembali kepadamu.
Tinggallah dalam rumah itu,
makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu,
sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.
Janganlah berpindah-pindah rumah.
Jika kamu masuk ke dalam sebuah kota
dan kamu diterima di situ,
makanlah apa yang dihidangkan kepadamu,
dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ,
dan katakanlah kepada mereka,
'Kerajaan Allah sudah dekat padamu.'"

Demikianlah Injil Tuhan.

#

Suatu hal yang menarik dalam kedua bacaan (pertama & injil) adalah utusan/ mengutus.

1. Pada bacaan pertama tertulis, Surat kedua Rasul Paulus
kepada Timotius atau Surat Rasul Paulus kepada Titus. Kedua surat ini terlihat kasih Paulus (& kasih penyertaan Allah) kepada Timotius dan Titus. Rasul Paulus mengajarkan & mengutus mereka untuk daerahnya masing". Hari ini, Gereja Katolik memperingati wafatnya uskup S.Timotius dan S.Titus.

2. Pada bacaan Injil, tampak Yesus mengutus ketujuh puluh murid"nya untuk pergi berdua-dua, memberitakan injil/ kabar baik tentang kemuliaan Allah melalui kehadiran Yesus ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya. Ternyata sejak Yesus hidup, selalu umat kristen kekurangan pekerjaNya. Hal ini menunjukkan umat yang berkembang pesat dan membutuhkan pekerja yang baik.

3. Allah telah naik diiringi sorak-sorai, 
Tuhan mengangkasa diiringi bunyi sangkakala. Demikian mazmur tanggapan hari ini, menunjukkan kepada siapa (Allah yang maha mulia, berkuasa, dan maha segalanya), umat Israel (& kita) beribadah.

Pujilah Allah, hai jiwaku. 
Pujilah Allah, seumur hidupku.
Pujilah Allah, yang telah menyatakan kasihNya.
Pujilah Allah, yang selalu menyertai umatNya.

Friday, January 25, 2019

1901251. Kalender Liturgi 25 Jan 2019. Jumat Pekan Biasa II.

Kalender Liturgi 25 Jan 2019.
Jumat Pekan Biasa II.

Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Kis 22:3-16
Mazmur Tanggapan: Mzm 117:1.2
Bait Pengantar Injil: Yoh 15:16
Bacaan Injil: Mrk 16:15-18

Bacaan I
Kis 22:3-16
Bangunlah, berilah dirimu dibaptis,
dan berserulah kepada nama Tuhan,
maka dosa-dosamu dihapuskan.


Pembacaan dari Kisah Para Rasul:

Pada waktu itu
Paulus membela diri di hadapan orang-orang Yahudi,
"Aku adalah orang Yahudi,
lahir di Tarsus di tanah Kilikia,
tetapi dibesarkan di kota ini.
Aku dididik dengan teliti di bawah pimpinan Gamaliel
dalam hukum nenek moyang kita,
sehingga aku menjadi seorang yang giat bekerja bagi Allah
sama seperti kamu semua pada waktu ini.
Aku telah menganiaya pengikut-pengikut Jalan Tuhan
sampai mereka mati;
laki-laki dan perempuan kutangkap
dan kuserahkan ke dalam penjara.
Tentang hal itu
baik Imam Agung maupun Majelis Tua-tua
dapat memberi kesaksian.
Dari mereka aku telah membawa surat-surat
untuk saudara-saudara di Damsyik
dan aku telah pergi ke sana
untuk menangkap penganut-penganut Jalan Tuhan, yang ada di situ,
dan membawa mereka ke Yerusalem untuk dihukum.

Tetapi dalam perjalananku ke sana,
ketika aku sudah dekat Damsyik, yaitu waktu tengah hari,
tiba-tiba memancarlah dari langit
cahaya yang menyilaukan mengelilingi aku.
Maka rebahlah aku ke tanah
dan aku mendengar suatu suara yang berkata kepadaku:
Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?
Jawabku: Siapakah Engkau, Tuhan?
Kata-Nya: Akulah Yesus, orang Nazaret, yang kauaniaya itu.

Mereka yang menyertai aku,
memang melihat cahaya itu,
tetapi suara Dia, yang berkata kepadaku,
tidak mereka dengar.

Maka kataku: Tuhan, apakah yang harus kuperbuat?
Kata Tuhan kepadaku:
Bangkitlah dan pergilah ke Damsyik.
Di sana akan diberitahukan kepadamu
segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu.

Sebab aku tidak dapat melihat
oleh karena cahaya yang menyilaukan mata itu,
maka kawan-kawan seperjalananku memegang tanganku
dan menuntun aku ke Damsyik.
Di situ ada seorang bernama Ananias,
seorang saleh yang hidup menurut hukum Taurat
dan terkenal baik di antara semua orang Yahudi yang ada di situ.
Ia datang berdiri di dekatku dan berkata:
Saulus, saudaraku, bukalah matamu dan melihatlah!
Dan seketika itu juga aku melihat kembali dan menatap dia.
Lalu katanya: Allah nenek moyang kita telah menetapkan engkau
untuk mengetahui kehendak-Nya,
untuk melihat Yang Benar
dan untuk mendengar suara yang keluar dari mulut-Nya.
Sebab engkau harus menjadi saksi-Nya terhadap semua orang
tentang apa yang kaulihat dan kaudengar.
Sekarang, mengapa engkau masih ragu-ragu?
Bangunlah, berilah dirimu dibaptis
dan berserulah kepada nama Tuhan,
maka dosa-dosamu dihapuskan.

Demikianlah sabda Tuhan.

ATAU BACAAN LAIN:
Kis 9:1-22
"Kepadamu akan dikatakan apa yang harus kaulakukan."

Pembacaan dari Kisah Para Rasul:
Ketika pecah penganiayaan terhadap jemaat,
dengan hati berkobar-kobar
Saulus mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan.
Ia menghadap Imam Agung,
dan meminta surat kuasa dari padanya
untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik,
supaya jika menemukan laki-laki atau perempuan
yang mengikuti Jalan Tuhan,
ia menangkap dan membawa mereka ke Yerusalem.

Dalam perjalanannya ke Damsyik,
ketika ia sudah dekat kota itu,
tiba-tiba memancarlah cahaya dari langit mengelilingi dia.
Ia rebah ke tanah,
dan kedengaranlah olehnya suatu suara
yang berkata kepadanya,
"Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?"
Jawab Saulus, "Siapakah Engkau, Tuhan?"
Kata-Nya, "Akulah Yesus yang kauaniaya itu.
Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota,
di sana akan dikatakan kepadamu,
apa yang harus kauperbuat."
Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan,
karena mereka memang mendengar suara itu,
tetapi tidak melihat seorang juga pun.
Saulus bangun dan berdiri lalu membuka matanya,
tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa;
teman-temannya harus menuntun dia masuk ke kota Damsyik.
Tiga hari lamanya Saulua tidak dapat melihat,
dan tiga hari lamanya ia tidak makan serta minum.

Di Damsyik ada seorang murid Tuhan bernama Ananias.
Firman Tuhan kepadanya dalam suatu penglihatan, "Ananias!"
Jawabnya, "Ini aku, Tuhan!"
Firman Tuhan, "Pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus,
dan carilah di rumah Yudas
seorang dari Tarsus yang bernama Saulus.
Ia sekarang sedang berdoa,
dan dalam suatu penglihatan ia melihat,
bahwa seorang yang bernama Ananias masuk ke dalam
dan menumpangkan tangannya ke atasnya,
supaya ia dapat melihat lagi."

Jawab Ananias,
"Tuhan, dari banyak orang telah kudengar tentang orang itu,
betapa banyak kejahatan yang dilakukannya
terhadap orang-orang kudus-Mu di Yerusalem.
Dan ia datang ke mari dengan kuasa penuh dari imam-imam kepala
untuk menangkap semua orang yang memanggil nama-Mu."

Tetapi firman Tuhan kepada Ananias,
"Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku
untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain,
kepada raja-raja dan orang-orang Israel.
Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya,
betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung
oleh karena nama-Ku."

Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah Yudas.
Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya,
"Saulus, saudaraku,
Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu
di jalan yang engkau lalui,
telah menyuruh aku kepadamu,
supaya engkau dapat melihat kembali
dan penuh dengan Roh Kudus."
Dan seketika itu juga
seolah-olah selaput gugur dari mata Saulus,
sehingga ia dapat melihat kembali.
Saulus bangun, lalu dibaptis.
Dan setelah ia makan, pulihlah kekuatannya.

Saulus tinggal beberapa hari
bersama dengan murid-murid Tuhan di Damsyik.
Ketika itu juga ia memberitakan Yesus di rumah-rumah ibadat,
dan mengatakan bahwa Yesus adalah Anak Allah.
Semua orang yang mendengar hal itu heran dan berkata,
"Bukankah dia ini
yang di Yerusalem mau membinasakan siapa saja
yang memanggil nama Yesus?
Dan bukankah ia datang ke sini
dengan maksud untuk menangkap dan membawa murid-murid Tuhan ke hadapan imam-imam kepala?"

Akan tetapi Saulus semakin besar pengaruhnya
dan ia membingungkan orang-orang Yahudi
yang tinggal di Damsyik,
karena ia membuktikan bahwa Yesus adalah Mesias.

Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan
Mzm 117:1.2
R:Mrk 16:15
Pergilah ke seluruh dunia dan wartakanlah Injil.

*Pujilah Tuhan, hai segala bangsa,
megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!

*Sebab kasih-Nya hebat atas kita,
dan kesetiaan Tuhan untuk selama-lamanya.


Bait Pengantar Injil
Yoh 15:16
Bukan kamu yang memilih Aku,
tetapi Akulah yang memilih kamu.
Aku telah menetapkan kamu,
supaya kamu pergi dan menghasilkan buah
dan buahmu itu tetap.


Bacaan Injil
Mrk 16:15-18
Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:

Sekali peristiwa
Yesus yang bangkit dari antara orang mati
menampakkan diri kepada ke sebelas murid,
dan berkata kepada mereka,
"Pergilah ke seluruh dunia,
beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan,
tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.


Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya:
mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku,
mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
mereka akan memegang ular,
dan sekalipun minum racun maut,
mereka tidak akan mendapat celaka;
mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit,
dan orang itu akan sembuh."

Demikianlah Injil Tuhan.

#

Suatu hal yang menarik bagi banyak orang tertulis dalam bacaan hari ini yaitu Panggilan (memilih, menetapkan) dan Pengutusan/ memberitakan/ mewartakan.
Tiga hal yang menarik adalah 
1. Tertulis dalam bacaan pertama dan bait pengantar Injil, Tuhan yang memanggil umat pilihanNya. Paulus, yang disebut dalam bacaan pertama dan kamu (baca: saya) yang dipanggilNya.
2. Tertulis dalam bacaan pertama, mazmur tanggapan dan bacaan Injil, Tuhan mengutus umat pilihanNya untuk mewartakan (wartakanlah)/ beritakanlah injil ke seluruh dunia. 
Paulus, Ananias yang disebut dalam bacaan pertama dan kamu (baca: saya) yang diutusNya.
3.Tuhan mempunyai rencana sendiri yang indah tidak hanya kepada murid"Nya tetapi juga kepada orang yang menganiaya (pengikut) Nya.

KBBI:
Warta: n berita; kabar.
Mewartakan: v menyampaikan warta; memberitahukan; mengabarkan.


Thursday, January 24, 2019

1901241. Kalender Liturgi 24 Jan 2019 Kamis Pekan Biasa II PW S. Fransiskus dari Sales, Uskup dan Pujangga Gereja

Kalender Liturgi 24 Jan 2019
Kamis Pekan Biasa II
PW S. Fransiskus dari Sales, Uskup
dan Pujangga Gereja
Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Ibr 7: 25-8:6
Mazmur Tanggapan: Mzm 40:7-8a.8b-9.10.17
Bait Pengantar Injil: 2Tim 1:10
Bacaan Injil: Mrk 3:7-12

Bacaan I
Ibr 7: 25-8:6
Kristus mempersembahkan diri sekali untuk selama-lamanya.

Pembacaan dari Surat Kepada Orang Ibrani:

Saudara-saudara,
Yesus sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna
semua orang yang demi Dia datang kepada Allah.
Sebab Ia hidup lestari untuk menjadi Pengantara mereka.

Imam Agung seperti inilah yang kita perlukan:
yakni saleh, tanpa salah, tanpa noda,
yang telah dipisahkan dari orang-orang berdosa,
dan ditinggikan mengatasi segala langit;
yang tidak seperti imam-imam besar lain,
yang setiap hari harus mempersembahkan korban
untuk dosanya sendiri
dan sesudah itu barulah untuk dosa umatnya.
Hal itu telah dilakukan Yesus satu kali untuk selama-lamanya,
yakni ketika Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai kurban.

Hukum Taurat menetapkan orang-orang yang tidak sempurna
menjadi Imam Agung.
Tetapi sesudah hukum Taurat itu, diucapkanlah sumpah,
yang menetapkan Putera yang sudah sempurna
sampai selama-lamanya,
menjadi Imam Agung.

Inti segala yang kita bicarakan ini ialah:
kita mempunyai Imam Agung yang seperti itu:
Ia duduk di sebelah kanan takhta Yang Mahabesar di surga,
dan melayani ibadah di tempat kudus,
yaitu di dalam kemah sejati,
yang didirikan oleh Tuhan dan bukan buatan manusia.
Setiap Imam Agung ditetapkan untuk mempersembahkan
kurban atau persembahan kepada Allah.
Oleh karena itu Yesus harus mempunyai sesuatu
untuk dipersembahkan.
Sekiranya Ia berada di bumi ini,
Ia sama sekali tidak akan menjadi imam,
karena di sini sudah ada orang-orang
yang mempersembahkan persembahan menurut hukum Taurat.
Tetapi pelayanan mereka adalah gambaran dan bayangan
dari apa yang ada di surga,
sama seperti yang diberitahukan kepada Musa,
ketika ia hendak mendirikan kemah.
"Ingatlah," demikian firman Tuhan.
"Buatlah semuanya itu menurut contoh
yang telah ditunjukkan kepadamu di atas gunung itu!"
Tetapi sekarang Yesus telah mendapat suatu pelayanan
yang jauh lebih agung,
karena Ia menjadi Pengantara dari perjanjian yang lebih mulia,
yang didasarkan atas janji yang lebih tinggi.

Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan
Mzm 40:7-8a.8b-9.10.17
R:8a.9a
Ya Tuhan, kini aku datang
untuk melakukan kehendak-Mu.


*Kurban dan persembahan tidak Kauinginkan
tetapi Engkau telah membuka telingaku;
kurban bakar dan kurban silih tidak Engkau tuntut.
Lalu aku berkata, "Lihatlah Tuhan, aku datang!"

*"Dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku:
Aku senang melakukan kehendak-Mu, ya Allahku;
Taurat-Mu ada di dalam dadaku."

*Aku mengabarkan keadilan di tengah jemaat yang besar,
bibirku tidak kutahan terkatup;
Engkau tahu itu, ya Tuhan.

*Biarlah bergembira dan bersukacita
semua orang yang mencari Engkau;
biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu
tetap berkata: "Tuhan itu besar!"


Bait Pengantar Injil
2Tim 1:10
Penebus kita Yesus Kristus telah membinasakan maut
dan menerangi hidup dengan Injil.


Bacaan Injil
Mrk 3:7-12
Roh-roh jahat berteriak, "Engkaulah Anak Allah." 
Tetapi dengan keras Yesus melarang memberitahukan siapa Dia.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:

Sekali peristiwa,
Yesus menyingkir ke Danau Galilea dengan murid-murid-Nya,
dan banyak orang dari Galilea mengikuti- Dia.
Juga dari Yudea, dari Yerusalem, dari Idumea,
dari seberang Yordan, dan dari daerah Tirus serta Sidon
datanglah banyak orang kepada-Nya,
sesudah mereka mendengar segala yang dilakukan-Nya.
Karena orang banyak itu,
Yesus menyuruh murid-murid-Nya
menyediakan sebuah perahu bagi-Nya
jangan sampai Dia terhimpit oleh mereka.
Sebab Yesus menyembuhkan banyak orang,
sehingga semua penderita penyakit berdesak-desak
ingin dijamah oleh-Nya.
Bilamana roh-roh jahat melihat Yesus,
mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak,
"Engkaulah Anak Allah!"
Tetapi dengan keras Yesus melarang mereka
memberitahukan siapa Dia.

Demikianlah Injil Tuhan.

#

Ketiga bacaan ini memberikan kata kunci, mempersembahkan/ persembahan, dimana Yesus mempersembahkan diriNya sebagai perantara (penyembuh) antara Allah yang Maha Kasih (Kuasa, Mulia, dsb) dengan manusia, umat yang dicintaiNya. 

KBBI:
mempersembahkan: v menyembahkan;  memberikan sebagai persembahan.

persembahan: n 1 hadiah; pemberian; 2 pemberitahuan; 3 yg dihidangkan atau dipertunjukkan

Wednesday, January 23, 2019

1901231. Kalender Liturgi 23 Jan 2019. Rabu Pekan Biasa II.

Kalender Liturgi 23 Jan 2019
Rabu Pekan Biasa II

Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: Ibr 7:1-3.15-17
Mazmur Tanggapan: Mzm 110:1.2.3.4
Bait Pengantar Injil: Mat 4:23
Bacaan Injil: Mrk 3:1-6

Bacaan I
Ibr 7:1-3.15-17
Engkaulah imam untuk selama-lamanya
menurut tata imamat Melkisedek.


Pembacaan dari Surat Kepada Orang Ibrani:

Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi.
Ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja,
Melkisedek menyongsongnya dan memberkati dia.
Dan Kepadanya
Abraham memberikan sepersepuluh dari semua jarahannya.
Menurut arti namanya
Melkisedek pertama-tama adalah raja kebenaran,
atau juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.
Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah;
harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan!
Dan karena dijadikan sama dengan Anak Allah,
ia menjadi imam sampai selama-lamanya.

Sungguh, Yesus telah ditetapkan seorang imam
menurut tata imamat Melkisedek;
artinya:
menjadi imam bukan berdasarkan peraturan-peraturan manusia,
tetapi berdasarkan hidup yang tidak dapat binasa.
Sebab tentang Yesus diberi kesaksian,
"Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya,
menurut tata imamat Melkisedek."

Demikianlah sabda Tuhan.



Mazmur Tanggapan
Mzm 110:1.2.3.4
R:4bc
Engkaulah imam untuk selama-lamanya
menurut Melkisedek.


Beginilah firman Tuhan kepada tuanku,
"Duduklah di sebelah kanan-Ku,
sampai musuh-musuhmu Kubuat menjadi tumpuan kakimu!"

*Tongkat kuasamu akan diulurkan Tuhan dari Sion;
berkuasalah Engkau di antara musuhmu!

*Engkau meraja di atas gunung yang suci
sejak hari kelahiranmu, sejak fajar masa mudamu.

*Tuhan telah bersumpah dan tidak akan menyesal:
"Engkau adalah imam untuk selama-lamanya,
menurut Melkisedek."


Bait Pengantar Injil
Mat 4:23
Yesus memberitakan Injil kerajaan Allah,
dan menyembuhkan semua orang sakit.



Bacaan Injil

Mrk 3:1-6
Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat,
menyelamatkan nyawa orang atau membunuhnya?


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:

Pada suatu hari Sabat Yesus masuk ke rumah ibadat.
Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya.
Orang-orang Farisi mengamat-amati Yesus,
kalau-kalau Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat,
supaya mereka dapat mempersalahkan Dia.
Kata Yesus kepada orang yang mati sebelah tangannya itu,
"Mari, berdirilah di tengah!"
Kemudian Yesus berkata kepada mereka,
"Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat,
berbuat baik atau berbuat jahat? 
menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?"

Tetapi mereka itu diam saja.
Yesus jengkel karena kedegilan mereka!
Dengan marah Ia memandang sekeliling,
lalu berkata kepada orang tadi,
"Ulurkanlah tanganmu!"
Ia pun mengulurkan tangannya, maka sembuhlah seketika.
Lalu keluarlah orang-orang Farisi
dan segera bersekongkol dengan orang-orang Herodian
untuk membunuh Dia.

Demikianlah Injil Tuhan.

#

Bacaan hari ini ada kesamaan dengan kemarin, yaitu dengan kata kunci 'melayani' (Imam)
1. Bacaan pertama dan Mazmur menuliskan, "Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, 
menurut Melkisedek." Surat rasul Paulus Kepada Orang Ibrani mengutip Mzm 110:4, menandakan suatu hal penting dalam 'melayani' sehingga perlu diulang perkataan tersebut.
2. Bacaan Injil, Yesus berkata kepada mereka, 
"Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, 
berbuat baik atau berbuat jahat?  
menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?"  Suatu pemikiran baru bagi orang Farisi (Israel) bahwa 'melayani'/ berbuat baik/ menyelamatkan dapat terus dilakukan, dimana saat itu (baca: sekarang) ada hukum "Taurat" yang 'salah ditafsirkan'.

Renungan:
Apakah saya berbuat baik setiap waktu ?
Kepada siapa saya berbuat baik?

Tuesday, January 22, 2019

1901221. Kalender Liturgi 22 Jan 2019. Selasa Pekan Biasa II. PF S. Vinsensius, Diakon dan Martir.

Kalender Liturgi 22 Jan 2019
Selasa Pekan Biasa II
PF S. Vinsensius, Diakon dan Martir

Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: Ibr 6:10-20
Mazmur Tanggapan: Mzm 111:1-2.4-5.9.10c
Bait Pengantar Injil: Ef 1:17-18
Bacaan Injil: Mrk 2:23-28

Bacaan I
Ibr 6:10-20
Pengharapan adalah sauh yang kuat dan aman.

Pembacaan dari Surat Kepada Orang Ibrani:

Saudara-saudara, Allah bukan tidak adil.
Maka tidak mungkin Ia lupa akan pekerjaan dan kasih
yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya
lewat pelayananmu terhadap orang-orang kudus,
yang masih kamu lakukan sampai sekarang.
Tetapi kami ingin,
supaya kamu masing-masing menunjukkan kesungguhan yang lestari,
sampai apa yang kamu harapkan akhirnya benar-benar kamu miliki.
Kami ingin kalian jangan menjadi lamban,
tetapi tetap bersemangat mengikuti jejak mereka
yang oleh iman dan kesabaran
mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah.

Ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham,
Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri,
karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari pada-Nya.
Dalam sumpah itu Ia berjanji:
"Sesungguhnya Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah
dan akan membuat engkau sangat banyak."

Abraham menanti dengan sabar,
dan dengan demikian ia memperoleh apa yang dijanjikan kepadanya.
Kalau orang bersumpah,
ia bersumpah demi orang yang lebih tinggi,
dan baginya sumpah itu menjadi suatu pengukuhan
yang mengakhiri segala kesangsian.
Karena itu,
untuk lebih meyakinkan mereka yang berhak menerima janji,
dan supaya mereka benar-benar percaya akan putusan-Nya,
Allah telah mengikat diri-Nya dengan sumpah.
Kedua kenyataan ini, janji dan sumpah, tidak berubah-ubah,
dan tentang ini Allah tidak mungkin berdusta!
Jadi maksud Allah mengikat janji dengan sumpah ialah:
supaya kita mencari perlindungan,
beroleh dorongan yang kuat
bahwa kita akan menjangkau pengharapan
yang terletak di depan kita.
Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita,
sauh yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir,
di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita,
yakni ketika Ia, menurut tata imamat Melkisedek,
menjadi Imam Agung untuk selama-lamanya.


Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan
Mzm 111:1-2.4-5.9.10c
R:5b
Tuhan selamanya ingat akan perjanjian-Nya.

*Aku bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hati,
dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaat.
Besarlah perbuatan-perbuatan Tuhan,
layak diselidiki oleh semua orang yang menyukainya.

*Perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib dijadikan peringatan;
Tuhan itu pengasih dan penyayang.
Kepada orang takwa diberi-Nya rezeki.
Selama-lamanya Ia ingat akan perjanjian-Nya.

*Ia memberikan kebebasan kepada umat-Nya,
Ia menetapkan perjanjian untuk selama-lamanya;
kudus dan dahsyatlah nama-Nya!
Dia akan disanjung sepanjang masa.


Bait Pengantar Injil
Ef 1:17-18
Bapa Tuhan kita Yesus Kristus
akan menerangi mata budi kita,
agar kita mengenal harapan panggilan kita.


Bacaan Injil
Mrk 2:23-28
Hari Sabat diadakan untuk manusia,
dan bukan manusia untuk hari Sabat.


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:

Pada suatu hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum,
dan sementara berjalan murid-murid-Nya memetik bulir gandum.
Maka kata orang-orang Farisi kepada Yesus, "Lihat!
Mengapa mereka berbuat sesuatu
yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?"
Jawab Yesus kepada mereka,
"Belum pernahkah kamu baca apa yang dilakukan Daud,
ketika ia dan para pengiringnya kekurangan dan kelaparan?
Tidakkah ia masuk ke dalam Rumah Allah
waktu Abyatar menjabat sebagai Imam Agung
lalu makan roti sajian
- yang tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam -
dan memberikannya juga kepada pengikut-pengikutnya?"
Lalu kata Yesus kepada mereka,
"Hari Sabat diadakan untuk manusia
dan bukan manusia untuk hari Sabat,
jadi Anak Manusia adalah Tuhan, juga atas hari Sabat."

Demikianlah Injil Tuhan.

#

Kata kunci untuk bacaan hari ini adalah Harapan. Ada tiga hal yang menarik, yaitu:
1. Bacaan pertama, Surat rasul Paulus Kepada Orang Ibrani, dia menguatkan hati (Harapan) orang Ibrani untuk tetap percaya kepada Yesus Kristus, sang Imam Agung, Melkisedek.
2. Dalam Mazmur, tertulis Tuhan selamanya ingat akan perjanjian-Nya, menandakan Harapan  yang pasti terwujud pada saatNya.
3. Dalam bacaan injil, Yesus berkata kepada mereka, 
"Hari Sabat diadakan untuk manusia 
dan bukan manusia untuk hari Sabat,
jadi Anak Manusia adalah Tuhan, juga atas hari Sabat."  Ini adalah Harapan akan Kebebasan manusia, penyertaan Allah dan kekuasaan yang diberikanNya kepada manusia. 



Harapan (menurut KBBI):
n 1. sesuatu yg (dapat) diharapkan; 2. keinginan supaya menjadi kenyataan; 3. orang yg diharapkan atau dipercaya. 

Monday, January 21, 2019

1901211. Kalender Liturgi 21 Jan 2019. Senin Pekan Biasa II. PW S. Agnes, Perawan dan Martir.

Kalender Liturgi 21 Jan 2019.
Senin Pekan Biasa II.
PW S. Agnes, Perawan dan Martir.

Warna Liturgi: Merah
Bacaan I: Ibr 5:1-10
Mazmur Tanggapan: Mzm 110:1.2.3.4
Bait Pengantar Injil: Ibr 4:12
Bacaan Injil: Mrk 2:18-22

Bacaan I
Ibr 5:1-10
Yesus belajar menjadi taat, sekalipun Ia Anak Allah.

Pembacaan dari Surat Kepada Orang Ibrani:

Saudara-saudara,
Setiap imam Agung, yang dipilih dari antara manusia,
ditetapkan bagi manusia dalam hubungan mereka dengan Allah,
supaya ia mempersembahkan persembahan dan korban karena dosa.
Seorang imam agung harus dapat
memahami orang-orang yang jahil dan orang-orang yang sesat,
karena ia sendiri penuh dengan kelemahan.
Karena itu ia harus mempersembahkan korban pelunas dosa,
bukan saja bagi umat, tetapi juga bagi dirinya sendiri.
Tidak seorang pun yang mengambil kehormatan itu bagi dirinya sendiri!
Sebab setiap imam agung dipanggil untuk itu oleh Allah,
seperti yang telah terjadi dengan Harun.
Demikian pula Kristus!
Ia tidak mengangkat diri-Nya sendiri dengan menjadi Imam Agung,
tetapi diangkat oleh Dia yang bersabda kepada-Nya,
"Anak-Kulah Engkau.
Pada hari ini engkau telah Kuperanakkan."
atau di bagian lain dalam Kitab Suci Ia bersabda,
"Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya,
menurut tata imamat Melkisedek."
Dalam hidup-Nya sebagai manusia,
Kristus telah mempersembahkan doa dan permohonan
dengan ratap tangis dan keluhan
kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut;
dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.
Akan tetapi sekalipun Anak, Kristus telah belajar menjadi taat;
ini ternyata dari apa yang telah diderita-Nya!
Dan sesudah mencapai kesempurnaan,
Ia menjadi pokok keselamatan abadi
bagi semua orang yang taat kepada-Nya,
dan Ia dipanggil menjadi Imam Agung oleh Allah,
menurut tata imamat Melkisedek.

Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan
Mzm 110:1.2.3.4
R:4bc
Engkaulah imam untuk selama-lamanya
menurut Melkisedek.


Beginilah firman Tuhan kepada tuanku,
"Duduklah di sebelah kanan-Ku,
sampai musuh-musuhmu Kubuat menjadi tumpuan kakimu!"

*Tongkat kuasamu akan diulurkan Tuhan dari Sion;
berkuasalah Engkau di antara musuhmu!

*Engkau meraja di atas gunung yang suci
sejak hari kelahiranmu,
sejak fajar masa mudamu.

*Tuhan telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal:
"Engkau adalah imam untuk selama-lamanya,
menurut Melkisedek."


Bait Pengantar Injil
Ibr 4:12
Sabda Allah itu hidup dan kuat.
Sabda itu menguji segala pikiran dan maksud hati.



Bacaan Injil
Mrk 2:18-22
Pengantin itu sedang bersama mereka.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:

Waktu itu
murid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi sedang berpuasa,
Pada suatu hari datanglah orang kepada Yesus dan berkata,
"Murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa,
mengapa murid-murid-Mu tidak?"

Jawab Yesus kepada mereka
"Dapatkah sahabat-sahabat pengantin pria berpuasa
selagi pengantin itu bersama mereka?
Selama pengantin itu ada bersama mereka,
mereka tidak dapat berpuasa.
Tetapi waktunya akan datang pengantin itu diambil dari mereka,
dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.
Tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut
pada baju yang tua,
karena jika demikian, kain penambal itu akan mencabiknya;
yang baru mencabik yang tua, sehingga makin besarlah koyaknya.
Demikian juga
tak seorang pun mengisikan anggur baru
ke dalam kantong kulit yang sudah tua,
karena jika demikian
anggur tersebut akan mengoyakkan kantong itu,
sehingga baik anggur maupun kantongnya akan terbuang.
Jadi anggur yang baru
hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula."

Demikianlah Injil Tuhan.

#

Tiga pemikiran dalam tema besar tentang puasa/ persembahan.
1. Bacaan pertama dari Surat rasul Paulus Kepada Orang Ibrani, tentang persembahan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia (Allah), yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut.
2. Nyanyian Mazmur, juga mengenai orang yang memberi persembahan, Engkaulah (Yesus) imam untuk selama-lamanya
menurut Melkisedek.
3. Bacaan Injil, tentang puasa nya murid" Yesus, Murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa, 
mengapa murid-murid-Mu (Yesus) tidak?  

Puasa adalah persembahan diri saya dengan mengikuti kehendak Allah, melepaskan keinginan daging/ hawa nafsu dan menggunakan kehendak bebas saya dengan hikmat kebijaksanaan, memberi kebahagaian bagi sesama.

1901212. Santo Santa 21 Januari. Santa Agnes, Perawan dan martir.

Kisah Santo Santa, 21 Januari.
Santa Agnes, Perawan dan martir.


Agnes hidup tahun 291-304. Ia terkenal sangat cantik dan simpatik. Tidaklah mengherankan bila banyak pemuda yang jatuh hati padanya dan bertekad mengawininya.

 Tetapi apa yang dialami pemuda pemuda itu? Mereka menyesal, kecewa bahkan marah karena lamaran mereka ditolak. Agnes, gadis rupawan itu berkaul tidak mau menikah karena ia telah berjanji untuk tetap perawan dan setia kepada Kristus yang mencintainya. 

Pemuda pemuda frustasi itu melaporkan Agnes kepada pengadilan Romawi dengan mengungkapkan identitasnya sebagai seorang penganut agama Kristen. 

Dihadapan pengadilan Romawi, Agnes diuji, ditakut takuti bahkan dituduh menjalani kehidupan sebagai seorang pelacur. Ia diancam dengan hukuman mati dan dipaksa membawakan kurban kepada dewa dewa kafir Romawi. Tetapi Agnes tidak gentar sedikitpun menghadapi semua ancaman dan siksaan itu. Ia dengan gagah berani menolak segala tuduhan atas dirinya dan mempertahankan kemurniannya. 

Belenggu yang dikenakan pada tangannya terlepas dengan sendirinya. Bagi dia, Kristus adalah segala-galanya. Dia yakin Kristus menyertainya dan tetap menjaga dirinya dari segala siksaan atas dirinya. 

Akhirnya tiada jalan lain untuk menaklukkan Agnes selain membunuh dia dengan pedang. Kepalanya dipenggal setelah dia berdoa kepada Yesus, mempelainya. Jenazahnya di kebumikan di jalan Nomentana. Kemudian diatas kuburnya didirikan sebuah gereja untuk menghormatinya. 

Agnes dilukiskan sedang mendekap seekor anak domba (Agnus), lambang kemurnian, memegang daun palem sebagai lambang keberanian. 

Pada hari pestanya setiap tahun, dua ekor anak domba disembelih di Gereja santa Agnes di jalan Nomentana. Bulu domba itu dikirim kepada Sri Paus untuk diberkati dan dipakai untuk membuat hiasan atau mantel. Hiasan dan mantel itu kemudian dikembalikan kepada Uskup Agung dari Gereja itu untuk dipakai sebagai simbol kekuasaannya.

Sunday, January 20, 2019

1901201. Kalender Liturgi 20 Jan 2019. Minggu Pekan Biasa II. PF S. Sebastianus, Martir. PF S. Fabianus, Paus dan Martir.

Kalender Liturgi 20 Jan 2019
Minggu Pekan Biasa II
PF S. Sebastianus, Martir
PF S. Fabianus, Paus dan Martir

Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: Yes 62:1-5
Mazmur Tanggapan: Mzm 96:1-2a.2b-3.7-8a.9-10ac
Bacaan II: 1Kor 12:4-11
Bait Pengantar Injil: 2Tes 2:14
Bacaan Injil: Yoh 2:1-11

Bacaan I
Yes 62:1-5
Seorang mempelai girang hati melihat pengantin perempuan.

Pembacaan dari Kitab Yesaya:

Oleh karena Sion, aku tidak dapat berdiam diri.
Dan oleh karena Yerusalem, aku tidak akan tinggal tenang,
sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya
dan keselamatan menyala seperti suluh.
Maka bangsa-bangsa akan melihat kebenaranmu,
dan semua raja akan melihat kemuliaanmu.
Orang akan menyebut engkau dengan nama baru
yang akan ditentukan oleh Tuhan sendiri.
Engkau akan menjadi mahkota keagungan di tangan Tuhan,
dan serban kerajaan di tangan Allahmu.
Engkau tidak akan disebut lagi "Yang - Ditinggalkan - Suami",
dan negerimu tidak akan disebut lagi "Yang - Sunyi".
Tetapi engkau akan dinamai "Yang - Berkenan - Kepada - Tuhan"
dan negerimu akan disebut "Yang Bersuami",
sebab Tuhan telah berkenan kepadamu,
dan negerimu akan bersuami.
Sebab seperti seorang jejaka menjadi suami seorang anak dara,
demikianlah Dia yang membangun engkau akan menjadi suamimu.
Dan seperti seorang mempelai girang hati melihat pengantin perempuan,
demikianlah Allahmu akan girang hati atas engkau.

Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan
Mzm 96:1-2a.2b-3.7-8a.9-10ac
R:3
Kisahkanlah karya-karya Tuhan yang ajaib
di antara segala suku.


*Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan,
menyanyilah bagi Tuhan, hai seluruh bumi!
Menyanyilah bagi Tuhan, pujilah nama-Nya!

*Kabarkanlah dari hari ke hari
keselamatan yang datang daripada-Nya,
ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa
kisahkanlah karya-karya-Nya yang ajaib di antara segala suku.

*Kepada Tuhan, hai suku-suku bangsa,
kepada Tuhan sajalah kemuliaan dan kekuatan!
Berilah kepada Tuhan kemuliaan nama-Nya.

*Sujudlah menyembah kepada Tuhan dengan berhiaskan kekudusan,
gemetarlah di hadapan-Nya, hai seluruh bumi!
Katakanlah di antara bangsa-bangsa: Tuhan itu Raja!
Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran.


Bacaan II
1Kor 12:4-11
Roh yang satu dan sama
memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus
seperti yang dikehendaki-Nya.


Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus
kepada Jemaat di Korintus:


Saudara-saudara,
Ada rupa-rupa karunia, tetapi hanya ada satu Roh.
Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi hanya ada satu Tuhan.
Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu,
yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.

Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh
untuk kepentingan bersama.
Kepada yang seorang
Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat,
dan kepada yang lain
Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.
Kepada yang seorang
Roh yang sama memberikan iman,
dan kepada yang lain
Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan.
Kepada yang seorang
Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat,
dan kepada yang lain
Ia memberikan karunia untuk bernubuat,
dan kepada yang lain lagi
Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh.
Kepada yang seorang
Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh,
dan kepada yang lain
Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.
Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan sama.
Ia memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus,
seperti yang dikehendaki-Nya.

Demikianlah sabda Tuhan.


Bait Pengantar Injil
2Tes 2:14
Allah telah memanggil kita lewat Injil
supaya kita memperoleh kemuliaan Yesus Kristus, Tuhan kita.



Bacaan Injil
Yoh 2:1-11
Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea,
sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:

Pada waktu itu
ada pesta perkawinan di Kana yang di Galilea,
dan ibu Yesus ada di situ.
Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu.
Ketika mereka kekurangan anggur,
Maria berkata kepada Yesus,
"Mereka kehabisan anggur!"
Kata Yesus kepada ibunya,
"Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu?
Saat-Ku belum tiba!"
Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan,
"Apa yang Ia katakan kepadamu, buatlah!"

Di situ ada enam tempayan
yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi,
masing-masing isinya dua tiga buyung.
Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu,
"Isilah penuh tempayan-tempayan itu dengan air!"
Dan mereka pun mengisinya sampai penuh.
Lalu kata Yesus kepada mereka,
"Sekarang cedoklah, dan bawalah kepada pemimpin pesta!"
Lalu mereka pun membawanya.
Setelah pemimpin pesta itu mengecap air
yang telah menjadi anggur itu,
--- dan ia tidak tahu dari mana datangnya,
tetapi pelayan-pelayan yang mencedok air itu mengetahuinya, --
ia memanggil mempelai laki-laki, dan berkata kepadanya,
"Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dulu,
dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik.
Akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang."

Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea,
dan merupakan yang pertama dari tanda-tanda-Nya.
Dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya,
dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.

Demikianlah Injil Tuhan.

#

Ada Tiga hal dalam bacaan Minggu ini yang menyatakan perhatian, kepedulian dan ketaatan.
1. Bacaan pertama, Kasih Allah kepada Sion & Yerusalem.
2. Bacaan kedua, Karunia Allah kepada umat pilihanNya.
3. Bacaan Injil, Kepedulian Maria dan ketaatan Yesus kepada ibuNya saat diundang ke perkawinan di Kana

Saturday, January 19, 2019

1901192. Kencan Dengan Tuhan.

Kencan Dengan Tuhan
Sabtu, 19 Januari 2019

Bacaan: Amsal 24:16   "Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana."

Renungan:
  Suatu ketika seorang koki sedang membuat kue. Namun setelah menyelesaikan pekerjaannnya ia baru sadar bahwa ia melakukan satu kesalahan. Ia lupa memasukkan baking powder ke dalam adonan kue coklatnya. Hasilnya setelah dipanggang kue coklat tersebut tidak mengembang alias bantat dan basah. Namun siapa yang menyangka pada akhirnya hasil dari adonan kue yang gagal ini justru disukai banyak orang. Kue itulah yang sekarang kita sebut sebagai brownies
  Di dalam perjalanan hidup ini, tidak seorangpun yang luput dari kesalahan. Setiap kita entah waktu kecil atau sudah dewasa pasti pernah berbuat salah. Tetapi sadarilah bahwa kesalahan-kesalahan yang kita buat bisa menjadi pengalaman penting untuk kehidupan ke depannya. Justru ketika kita seakan-akan kehilangan kekuatan sebagai akibat dari kesalahan yang kita buat, kita didorong untuk mengandalkan Tuhan. Kita yang hidup di dalam kasih karunia Tuhan, harus memandang bahwa kesalahan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan hidup. Walau kelihatannya semua berantakan, kalau kita kembali dan berserah pada Tuhan, bukan tidak mungkin kita bisa menghasilkan sesuatu yang baik dari kesalahan tersebut. 
  Marilah kita bangkit dari rasa penyesalan diri yang tidak ada habisnya. Ketika kita memilih untuk bangkit, berubah dan berserah kepada Tuhan, maka Tuhan akan membawa kita pada jalan-jalanNya. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, berjalanlah bersamaku, agar langkah kakiMu menjadi langkah kakiku, sehingga aku Kau luputkan dari setiap kesalahan yang hendak menjerat aku. Amin. (Dod).

Friday, January 18, 2019

1901182. SHARING. _PENGHARGAAN DAN KEBAIKAN DI COUNTER KFC JAYAPURA_

*PERLU UNTUK DIRENUNGKAN*
Copy-Paste dari FB Honai Papua Bersinar)
Diceritakan oleh: 
Pasta Harold Oijaitou

_PENGHARGAAN KEBAIKAN DI COUNTER KFC JAYAPURA_

Siang ini saya mampir di KFC Gelael Jayapura. 
Saat sedang antri di counter, tepat di antrian sebelah saya ada seorang ayah dan anak perempuannya yg kira2 duduk di kelas 4 atau 5 SD.

Dari tampilannya saya langsung dapat menebak bahwa Sang Ayah adalah seorang Petugas Parkir kota Jayapura.
 Itu terlihat dari seragam yg dikenakan dan sebuah handuk kecil kumal untuk membasuh keringat plus topi yg jg sudah mulai lapuk.

Dari antrian di belakang sampai ke depan, anak perempuan kecil ini terus menerus tersenyum sambil menggenggam erat tangan ayahnya dan terus mengucapkan kata terima kasih yg tak putus2nya dng suara yg cukup keras tanpa rasa malu, seolah2 dia mau membanggakan ayahnya di depan kami semua.

Ketika tiba giliran mereka, ayah ini hanya memesan sepotong ayam dan sebongkah nasi saja. 
Tanpa minum, sup maupun pudding.

Kami semua terheran2.
 Koq untuk pesanan seperti ini saja tp kata2 ucapan syukur tak putus2nya.

Saat membayar, ayah ini mengambil pecahan 1000 rupiah yg sudah kumal sebagian, menghitung kembali di depan kasir dan membayarnya. 

Sekali lagi kalimat "Terima kasih Bapa......" keluar dari bibir anak ini.

Di belakang mereka ada sepasang ayah ibu orang Tionghoa yg terus memperhatikan tingkah bapa dan anak ini. 

Ibu Tionghoa ini kemudian bertanya: 
"Ade, ko semangat sekali...?" 

Ayah dari anak ini menjawab: 
"Oh ini hari Ulang tahunnya, saya su janji dari lalu untuk ajak makan di sini, makanya dia senang sekali" 

"Berapa bersaudara mereka ?
 Tanya ibu Tionghoa tadi sambil tersenyum.

"Tiga orang dan ini yg tua".

Setelah mengambil makanan mereka, bapa dan anak ini duduk di meja. 
Tapi Ayah ini hanya duduk memperhatikan anak kecil ini makan dengan lahap. Sepotong ayam dan sebongkah nasi. 
Yang terus tersenyum dan memuji ayahnya dengan kalimat "terima kasih bapa".

Saat hampir selesai anak ini makan, datang petugas KFC membawakan 1 ember kecil Paket Super family lengkap dengan Pepsi 4 botol besar dan puding.

Kami semua bingung..... Ayah ini bingung..... Dan bertanya ke petugas KFC "Ahh z tra pesan barang banyak ini, sapa yg suruh bawa ke sini?"

Jawabnya: 
"Oh itu tadi bapa dan ibu Tionghoa yg bayar, katanya untuk perayaan ultah lanjutan anak perempuan ini dengan adik2nya di rumah....."

Bapa ini tunduk dan menangis.... Mau mengucap terima kasih tapi bapa dan ibu Tionghoa ini sudah tidak ada...mereka sudah pergi.

Siang ini semua mata pengunjung tertuju ke bapak dan anak perempuan ini..... KFC hening beberapa saat....... 

Pesan Moral yg  dapat:
1. Kegigihan sang ayah, bekerja di bawah terik matahari mengumpul setiap rupiah demi memenuhi janji memberi kebahagiaan sesaat bagi anak perempuan di hari ulang tahunnya.
2. Raut wajah syukur seorang anak perempuan untuk apa yg diberikan oleh ayahnya walau hanya sepotong ayam goreng dan sebongkah nasi, tapi kalimat "Terima kasih bapa" itu keluar terus dng tulus dan penuh cinta.
3. Kebaikan hati yg spontan, tidak mau diketahui....tidak mencari pujian...tapi dng diam2 diberikan oleh bapak dan ibu orang Tionghoa yg 'umumnya/biasanya' dianggap jarang melakukan tindakan spontan seperti ini.

Hmmmm Thanks God, saya dapat pelajaran tentang berterima kasih, menepati janji, cinta dan kebaikan yg spontan tapi tersembunyi.

(Info dari KFC Gelael Jayapura)