Google+ Followers

Friday, January 19, 2018

Bacaan Liturgi 19 Januari 2018 Hari Biasa, Pekan Biasa II. Panggilan Untuk Mewartakan Kerajaan Allah. MELAKUKAN YANG BAIK.

Panggilan Untuk Mewartakan Kerajaan Allah.

Bacaan Liturgi 19 Januari 2018. Hari Biasa, Pekan Biasa II.

MELAKUKAN YANG BAIK. 

#


KEHIDUPAN Kristiani terdiri atas iman dan amal kasih.

*Martin Luther*
#

*Panggilan Untuk Mewartakan Kerajaan Allah*

YESUS memilih dan menetapkan dua belas orang yang dikehendakiNya, untuk menjadi rasulNya yang menyertai Dia dalam memberitakan Injil.

Tuhan juga memanggil kita untuk meneruskan karya para rasul. Melalui sakramen Baptis, kita dikuduskan, diangkat menjadi anak Allah dan diutus untuk mewartakan Kerajaan Allah.

Dengan menjadi murid Kristus, kita harus memperlihatkan adanya perubahan hidup ke arah yang lebih baik.

Tidak ada gunanya kita rajin ke gereja dan tekun berdoa, namun hidup kita dipenuhi oleh kedengkian, kebencian dan dendam.

Sadari bahwa pewartaan harus dimulai dari diri sendiri karena tidak mungkin kita mengubah orang lain bila kita sendiri tidak mau berubah.

Mari buka hati kita, perkenankan Dia untuk mengolah dan membentuk hati kita menjadi sebuah hati yang baru.

Mohon rahmat pertolonganNya agar kita dimampukan untuk menjadi mitra kerjaNya, yang setia menghadirkan wajah Kristus yang penuh kasih dan pengampunan di mana pun kita berada.

Semoga lewat kesaksian hidup kita, kita dapat membawa banyak orang untuk semakin dekat kepadaNya, mengenalNya dan mengalami kasihNya.
#


Bacaan Liturgi 19 Januari 2018

Hari Biasa, Pekan Biasa II


Bacaan Pertama
1Sam 24:3-21
Aku tidak akan menjamah Saul,
sebab dialah orang yang diurapi Tuhan
.
Pembacaan dari Kitab Pertama Samuel:


Pada suatu hari
Saul mengambil tiga ribu orang pilihan dari seluruh orang Israel,
lalu pergi mencari Daud dan orang-orangnya
di gunung batu Kambing Hutan.
Maka sampailah Saul ke kandang-kandang domba di tepi jalan.
Di sana ada gua,
dan Saul masuk ke dalamnya untuk membuang hajat,
tetapi Daud dan orang-orangnya duduk di bagian dalam gua itu.
Lalu berkatalah orang-orang itu kepada Daud,
"Telah tiba hari yang dikatakan Tuhan kepadamu:
Sesungguhnya, Aku menyerahkan musuhmu ke dalam tanganmu.
Maka perbuatlah kepadanya apa yang kaupandang baik!"

Maka Daud bangun,
lalu memotong punca jubah Saul dengan diam-diam.
Kemudian berdebar-debarlah hati Daud,
karena ia telah memotong punca Saul.
Lalu ia berkata kepada orang-orangnya,
"Dijauhkan Tuhanlah kiranya daripadaku
untuk melakukan hal yang demikian kepada tuanku,
kepada orang yang diurapi Tuhan;
dijauhkanlah aku dari menjamah dia,
sebab dialah orang yang diurapi Tuhan."

Dengan perkataan itu Daud mencegah orang-orangnya;
ia tidak mengizinkan mereka bangkit menyerang Saul.

Sementara itu Saul bangun meninggalkan gua,
hendak melanjutkan perjalanannya.
Maka bangunlah Daud,
ia keluar dari dalam gua itu dan berseru kepada Saul dari belakang,
katanya, "Tuanku raja!"
Saul menoleh ke belakang.
Maka Daud berlutut dengan mukanya ke tanah
dan sujud menyembah.
Lalu berkatalah ia kepada Saul,
"Mengapa engkau percaya
akan perkataan orang-orang yang mengatakan:
Sesungguhnya Daud mengikhtiarkan celakamu?
Ketahuilah, pada hari ini Tuanku sendiri melihat,
bahwa hari ini Allah menyerahkan engkau
ke dalam tanganku dalam gua itu.
Ada orang yang menyuruh aku membunuh engkau,
tetapi aku merasa sayang kepadamu karena pikirku:
Aku tidak akan menjamah tuanku itu,
sebab dialah orang yang diurapi Tuhan.
Lihatlah ini, Bapaku!
Lihatlah punca jubahmu dalam tanganku.
Dari kenyataan bahwa aku memotong punca jubahmu
dengan tidak membunuh engkau,
dapatlah kauketahui dan kaulihat,
bahwa tanganku bersih dari kejahatan dan pengkhianatan,
dan bahwa aku tidak berbuat dosa terhadap engkau,
walaupun engkau ini mengejar-ngejar aku untuk mencabut nyawaku.
Tuhan kiranya menjadi hakim di antara aku dan engkau!
Tuhan kiranya membalaskan aku kepadamu,
tetapi tanganku tidak akan memukul engkau;
seperti peribahasa orang tua-tua mengatakan:
Dari orang fasiklah timbul kefasikan.
Sungguh, tanganku tidak akan memukul engkau.
Terhadap siapakah raja Israel keluar berperang?
Siapakah yang kaukejar? Anjing mati! Seekor kutu saja!
Sebab itu Tuhan kiranya menjadi hakim
yang memutuskan perkara kita!
Kiranya Dia memperhatikan dan memperjuangkan perkaraku!
Kiranya Ia memberi keadilan kepadaku
dengan melepaskan aku dari tanganmu."

Setelah Daud selesai menyampaikan perkataan itu,
berkatalah Saul, "Suaramukah itu, ya anakku Daud?"
Sesudah itu dengan suara nyaring menangislah Saul.
Katanya kepada Daud, "Engkau lebih besar daripada aku,
sebab engkau telah melakukan yang baik kepadaku,
padahal aku melakukan yang jahat kepadamu.
Telah kautunjukkan pada hari ini,
betapa engkau telah melakukan yang baik kepadaku:
Walaupun Tuhan telah menyerahkan aku ke dalam tanganmu,
engkau tidak membunuh aku.
Apabila seseorang menangkap musuh,
masakan dilepaskannya dia pergi dengan selamat?
Tuhan kiranya membalaskan dengan kebaikan
apa yang kaulakukan kepadaku pada hari ini.
Dari ini semua, sesungguhnya aku tahu,
bahwa engkau pasti menjadi raja
dan jabatan raja Israel akan tetap kokoh dalam tanganmu.

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur
Mzm 57:2.3-4.6.11
R:2a
Kasihanilah aku, ya Allah, kasihanilah aku.


*Kasihanilah aku, ya Allah, kasihanilah aku,
sebab kepada-Mulah jiwaku berlindung;
Di bawah sayap-Mu aku akan bernaung
sampai berlalu malapetaka ini.

*Aku berseru kepada Allah, Yang Mahatinggi,
kepada Allah yang mengerjakan segalanya bagiku.
Kiranya Ia mengirim utusan dari sorga
dan menyelamatkan daku,
mencegah orang-orang yang menganiaya aku;
Semoga Allah mengirim kasih setia dan kebenaran-Nya.

*Bangkitlah mengatasi langit, ya Allah!
Biarlah kemuliaan-Mu mengatasi seluruh bumi!
Sebab, kasih setia-Mu menjulang setinggi langit,
dan kebenaran-Mu setinggi awan-gemawan.

Bait Pengantar Injil
2Kor 5:19
Dalam diri Kristus Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya
dan mempercayakan warta perdamaian kepada kita.


Bacaan Injil
Mrk 3:13-19
Yesus memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya
untuk menyertai Dia.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:


Pada suatu hari Yesus naik ke atas bukit.
Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya
dan mereka pun datang kepada-Nya.
Ia menetapkan dua belas rasul untuk menyertai Dia,
untuk diutus-Nya memberitakan Injil,
dan untuk menerima dari Dia kuasa mengusir setan.


Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah:
Simon, yang diberi-Nya nama Petrus,
Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudaranya,
yang keduanya Ia diberi nama Boanerges,
yang berarti anak-anak guruh;
selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas,
Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot,
dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.

Demikianlah sabda Tuhan.

#


Mutiara Iman

*MELAKUKAN YANG BAIK*

19 Januari 2018

_"Engkau telah melakukan yang baik kepadaku"_
(1Sam 24:17)


Lectio
1 Sam 24:3-21; Mzm 57:2,3-4,6,11; Mrk 3:13-19.


Setelah hampir 10 tahun disuruh bekerja di rumah kakak tertuanya, dengan sabar Tony melakukannya dengan pertimbangan ia tinggal menumpang disana. 


Duapuluh tahun kemudian, ketika orangtua mereka meninggal dan akan dilakukan pembagian harta warisan, kakak tertua yang sudah jatuh bangkrut "berniat" mengambil harta warisan bagian Tony.


Ketika keluarga telah berkumpul bersama, Tony berkata :
"Mas Edward dan Mba Santi, saya mau memberikan HARTA WARISAN saya kepada Mas Edward, karena selama 10 tahun Mas telah mengajar saya dan membiarkan saya tinggal di rumahnya."


Mendengar itu KAGETLAH Edward akan KEBAIKAN hati adiknya itu, lalu dia berkata :
"Tony, awalnya Mas takut kamu BALAS DENDAM dengan apa yang telah Mas lakukan dulu, dan memang sebenarnya Mas ingin mendapatkan Warisan lebih karena keadaan ekonomi yang sedang susah ini. Tetapi kamu begitu MURAH HATI dan PEMAAF. Mas tidak bisa berkata apa-apa selain MOHON MAAF yang sebesar-besarnya dan TERIMA KASIH."


Melihat kakaknya menangis, Tony pun menghampiri dan memeluknya.


Kata Saul kepada Daud :
"Engkau lebih BENAR daripada aku, sebab engkau telah MELAKUKAN yang BAIK kepadaku, PADAHAL aku melakukan yang JAHAT kepadamu."


Hanya KEBAIKAN yang mengalahkan KEJAHATAN.


Oratio
Ya Tuhan, ajarkan kami memiliki hati yang seperti hati-Mu. Amin.


Missio
_Marilah kita belajar dari Daud yang membalas kejahatan dengan kebaikan._


*Have a Blessed Friday.*

Mutiata-Iman.org

#


No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.