Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur
Filipi 4:6
Dalam hidup ini ada begitu banyak hal yang bisa membuat kita kuatir
Kita kuatir karena kita memiliki keterbatasan di dalam ruang dan waktu, yang membuat kita tidak mengetahui apa yang terjadi besok
Kuatir adalah hal yang wajar, tetapi bila hidup kita dikuasai kekuatiran bisa sangat merugikan dan tidak membawa keuntungan apa apa bagi kita, seperti yang Yesus katakan; "siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?"
Ayub pernah berkata, karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku. Aku tidak mendapat ketenangan dan ketentraman, aku tidak mendapat istirahat, tetapi kegelisahanlah yang timbul
Memang benar ada hubungan antara kekuatiran dengan iman kita, orang yang hidupnya hanya dikuasai oleh kekuatiran, pasti hidupnya tidak dikuasai oleh Tuhan, tidak lagi bergantung pada Tuhan
Iman bukan hanya sekedar percaya akan Tuhan, tetapi mempercayakan diri sepenuhnya kepada Tuhan
Seperti anak kecil yang percaya penuh, bergantung sepenuhnya kepada orang tuanya, tidak pernah kuatir akan masa depannya dan selalu berharap pada orang tuanya
Itulah yang harus kita pelajari dari anak-anak, bukan iman yang kekanak-kanakan, melainkan iman yang polos, jujur, percaya penuh seperti anak-anak
Jadi kita harus belajar menyerahkan segala kuatir kita kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kita
Tuhan Yesus memberkati
Filipi 4:6
Dalam hidup ini ada begitu banyak hal yang bisa membuat kita kuatir
Kita kuatir karena kita memiliki keterbatasan di dalam ruang dan waktu, yang membuat kita tidak mengetahui apa yang terjadi besok
Kuatir adalah hal yang wajar, tetapi bila hidup kita dikuasai kekuatiran bisa sangat merugikan dan tidak membawa keuntungan apa apa bagi kita, seperti yang Yesus katakan; "siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?"
Ayub pernah berkata, karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku. Aku tidak mendapat ketenangan dan ketentraman, aku tidak mendapat istirahat, tetapi kegelisahanlah yang timbul
Memang benar ada hubungan antara kekuatiran dengan iman kita, orang yang hidupnya hanya dikuasai oleh kekuatiran, pasti hidupnya tidak dikuasai oleh Tuhan, tidak lagi bergantung pada Tuhan
Iman bukan hanya sekedar percaya akan Tuhan, tetapi mempercayakan diri sepenuhnya kepada Tuhan
Seperti anak kecil yang percaya penuh, bergantung sepenuhnya kepada orang tuanya, tidak pernah kuatir akan masa depannya dan selalu berharap pada orang tuanya
Itulah yang harus kita pelajari dari anak-anak, bukan iman yang kekanak-kanakan, melainkan iman yang polos, jujur, percaya penuh seperti anak-anak
Jadi kita harus belajar menyerahkan segala kuatir kita kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kita
Tuhan Yesus memberkati
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.