Wednesday, May 19, 2010

19.May.2010: Percayakan kepada Allah



"Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran."


HOFUF MUBARRAZ, KOMPAS.com — Petugas dari Komisi Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan itu menanyakan sepasang laki-laki dan perempuan untuk memastikan identitas dan status hubungan mereka. Pria dan perempuan tidak menikah dilarang berduaan berdasarkan aturan Islam di Arab Saudi yang ketat. Harian Jerusalem Post, Selasa (18/5/2010), melaporkan, pemuda yang bersama perempuan itu mendadak ambruk dengan alasan yang belum jelas. Namun, sebelum polisi malang itu berbuat sesuatu, perempuan tersebut, yang diyakini berusia sekitar 20 tahun, menyergap dan menindihnya. Kepala dan tubuh bagian atas polisi itu dihajar berulang kali dalam serangan di timur kota Hofuf Mubarraz. Serangan tersebut tergolong parah sehingga petugas itu akhirnya dilarikan ke rumah sakit karena lukanya yang serius.

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Condro Kirono, Selasa (18/5/2010) malam, mengecam beberapa mahasiswa yang mengeroyok lalu menganiaya tiga polisi lalu lintas Polda Metro Jaya. Peristiwa pengeroyokan dan pemukulan atas Brigadir Nawar, Brigadir Handoyo, dan Brigadir Sugeng terjadi pada Selasa petang. Mereka saat itu bertugas mengatur lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Ketika itu rombongan mahasiswa yang naik metromini dengan sebagian mahasiswa yang usai demo duduk di atap (kap) mobil melintas. Metromini itu masuk jalur bus transjakarta. Petugas polisi menghentikan mereka untuk meminta agar mahasiswa yang berada di atas kap metromini turun karena membahayakan jiwa mereka. Petugas juga meminta agar metromini keluar dari jalur bus transjakarta. "Mahasiswa itu benar turun dari kendaraan, tetapi mereka mengeroyok dan menganiaya anggota. Ada juga yang merusak motor Patwal yang mereka pakai," kata Condro. Brigadir Sugeng mengalami luka memar di sekujur tubuh dan bibirnya sobek, sedangkan dua rekannya luka ringan.

Kedua kejadian diatas membuktikan emosi kita yang mudah meledak karena merasa dalam situasi yang kurang/ tidak menyenangkan. Mungkin kita harus lebih mampu mengontrol diri, meningkatkan kesabaran, meningkatkan kepercayaan serta kepasrahan akan kuasa Yang Maha Besar dan juga secara aktif (damai) membuat 'sistem' yang saling mendukung agar satu sama lain dapat hidup dengan harmonis. Kehidupan yang harmonis menciptakan kerjasama yang sangat bagus dan mampu mengeliminir keinginan berbuat negatif/ jahat. Meningkatkan yang positip (termasuk mendukung mereka yang berpikir dan bertindak positip untuk memajukan kesejahteraan bersama dan menghindari kekerasan karena setiap kekerasan akan dibalas dengan kekerasan). Semoga.



Referensi Bacaan:
Kis.20:28-38 + Mzm.68:29-30,33-36 + Yoh.17:11-19.

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.