No one like you!
"Be merciful, just as your Father is compassionate."
A boy told his parents, by-the recent retreat in the follow, where the counselor tells the story of "The Child and an apple tree."
A magical apple tree (can communicate) which has thousands of years old was swinging on the branches of a child. The child laughed with delight because the feeling of happiness.
Time passed, the child has become an adult, asked the magic apple tree that he need money for wedding reception. The apple tree said, "Sell the fruits of this apple, you will have the money to get married."
Time passed, the adult child who has been asked back to The Apple Tree, the desire to have a beautiful wooden houses. The Apple Tree, said, "cut down my tree trunk so that you have a house."
Time passed, the child has aged quite advanced and he said to the Apple Tree, "I've raised my kids and now they've gone to have their own lives. I'm lonely now." The apple tree that still survive with its roots said, "Sit on the root, relax and pleasure yourself. I'm always here for you"
You know who the Son?
Did you know who the apple tree?
Where are you located yourself ?
And Why ?
Bible References :
Dan.9:4b-10
Luk.6:36-38
"Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati."
Seorang anak bercerita pada orang tuanya, oleh-oleh retret yang baru saja di ikutinya, dimana sang pembimbing mengisahkan tentang "Sang Anak dan Sebatang Pohon Apel."
Sebatang Pohon Apel ajaib (bisa berkomunikasi) yang telah berumur ribuan tahun sedang mengayun-ayunkan seorang anak pada rantingnya. Sang Anak tertawa dengan senangnya karena merasakan kebahagiaan. Waktu berlalu, Sang Anak telah menjadi dewasa, meminta kepada Sang Pohon Apel ajaib agar dia diberikan uang untuk menikah. Sang Pohon Apel mengatakan, "Juallah buah-buah Apel ini, kamu akan mempunyai uang untuk menikah." Waktu berlalu, Sang Anak yang telah dewasa meminta kembali kepada Sang Pohon Apel, keinginan untuk memiliki rumah kayu yang indah. Sang Pohon Apel, berkata, "Tebanglah batang pohonku agar engkau memiliki rumah." Waktu terus berlalu, Sang anak telah berusia cukup lanjut dan berkatalah dia kepada Sang Pohon Apel, "Aku telah membesarkan anak-anakku dan sekarang mereka telah pergi untuk memiliki kehidupan mereka sendiri. Aku kesepian." Sang Pohon Apel yang masih bertahan hidup dengan akar-akarnya berkata, "Duduklah di akar-akarku yang menonjol dan tenangkanlah dirimu. Aku selalu ada untukmu"
Tahukah Anda siapakah Sang Anak ?
Tahukan Anda siapakah Sang Pohon Apel ?
Dimanakah Anda menempatkan dirimu ?
Kenapa ?