Wednesday, September 9, 2026

2609091. Bersukacitalah dan bergembiralah karena besarlah upahmu di surga.

Rabu Pekan Biasa XXIII, 09 Sep 2026
PF S. Petrus Klaver, Imam
Bacaan I: 1Kor 7:25-31
Mazmur Tanggapan: Mzm 45:11-12.14-17
Bait Pengantar Injil: Luk 6:23ab
Bacaan Injil: Luk 6:20-26



Wanita mempesona tidak "selalu sempurna", tetapi ada campuran *kekuatan + kelembutan + misteri* yang membuat orang penasaran namun nyaman.

Ada 3 alasan wanita sering disebut "selalu mempesona":

*1. Daya tarik paling kuat, dari Sisi Biologi & Psikologi* ada  *Ekspresi & Empati*, dimana otak wanita rata-rata lebih aktif di bagian emosi & ekspresi wajah, sehingga orang merasa didengar dan dipahami oleh wanita. Lalu ada naluri *perawat* yang berperan mengasuh, merawat, membuat rasa aman melekat pada wanita sejak dulu. Terakhir, wanita *detail*, memperhatikan hal-hal kecil, mulai dari cara bicara, bergaya, memperlakukan orang, yang membuatnya berkesan.

*2. Dari Sisi Budaya & Sejarah*
Hampir semua budaya, wanita disimbolkan sebagai *Kecantikan + Kehidupan + Misteri*. Dari dewi Yunani Aphrodite, Ratu Cleopatra, sampai tokoh2 di dongeng anak-anak. 

*3. Dari Sisi Pribadi* wanita memiliki *Kepercayaan diri + Keunikan*  Wanita mempesona tidak selalu yang tercantik. Tapi yang *tahu potensi dirinya*, *memiliki semangat* dan *tulus*


Makanya Surat Pertama Rasul Paulus (yang tidak menikah) kepada jemaat di Korintus, menuliskan pendapatnya mengenai para gadis. Baiklah orang tetap dalam keadaannya.
1. Jika terikat pada seorang wanita, janganlah mengusahakan perceraian.
2. Jika tidak terikat pada seorang wanita, janganlah mencarinya.

Jika lelaki/ gadis kawin, tidak berdosa. Tetapi akan ditimpa kesusahan badani.



*Apakah itu Bahagia?
_Apakah itu Celaka?
#Siapakah yang menentukan seseorang Bahagia atau Celaka?


Injil Suci Lukas mengisahkan saat Yesus berkata (4 kalimat Bahagia dan 4 kalimat Celaka) kepada murid-murid-Nya,
1. "Berbahagialah, yang miskin,
karena kalianlah yang empunya Kerajaan Allah.
2. Berbahagialah, yang kini kelaparan,
karena kalian akan dipuaskan.
3. Berbahagialah, yang kini menangis,
karena kalian akan tertawa.
4. Berbahagialah, bila demi Anak Manusia kalian dibenci,
dikucilkan, dan dicela serta ditolak.
Bersukacitalah dan bergembiralah pada waktu itu
karena secara itu pula
nenek moyang mereka telah memperlakukan para nabi.


5. Tetapi celakalah orang kaya,
karena dalam kekayaanmu kalian telah memperoleh hiburan.
6. Celakalah yang kini kenyang,
karena kalian akan lapar.
7. Celakalah yang kini tertawa,
karena kalian akan berdukacita dan menangis.
8. Celakalah jika semua orang memuji kalian;
karena secara itu pula
nenek moyang mereka telah memperlakukan nabi-nabi palsu."



*Ya Tuhan Allahku ...
Kulihat dan kusendengkan telingaku. 
Engkaulah tuanku maka kusujud kepada-Mu.
Dengan sukacita dan sorak-sorai kumasuki istana-Mu.

Amin.


#




Uploaded Image

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.