Monday, April 20, 2026

2604201. Manusia hidup bukan dari roti saja tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.

Kalender Liturgi 20 Apr 2026
Senin Paskah III

Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Kis 6:8-15
Mazmur Tanggapan: Mzm 119:23-24.26-27.29-30
Bait Pengantar Injil: Mat 4:4ab
Bacaan Injil: Yoh 6:22-29




*Debat* atau *berdebat* adalah kegiatan tukar pendapat antara 2 pihak atau lebih yang punya pandangan berbeda, dengan mempertahankan argumen masing-masing. Kata “debat(bahasa Latin _battuere_) = beradu
Jadi “debat” beradu argumen, bukan adu emosi.

*Ciri-ciri debat:*
1. *Ada 2 sisi* – pro dan kontra, atau pandangan A vs pandangan B
2. *Pakai argumen* – berdasarkan alasan, data, dan logika
3. *Ada aturan main* – tiap pihak memiliki giliran bicara, tidak memotong pendapat pihak lain.
4. *Tujuannya jelas* – untuk mencari kebenaran, meyakinkan orang lain, bisa melatih berpikir kritis.

*Debat yang sehat:*
1. Serang idenya, bukan orangnya.
2. Dengerin dulu sebelum bantah.
3. Siap berubah pikiran kalau argumen lawan ternyata lebih kuat.
4. Tetap hormat walaupun beda pendapat.

*Bagi saya, Debat yang sehat hanya ada di sekolah/ kampus. Dalam masyarakat, tidak ada Debat yang sehat, seperti Kisah Para Rasul tentang Stefanus, seorang yang berkarunia dan berkuasa mengadakan mujizat" dan tanda". Stefanus bersoal jawab/ Debat dengan beberapa orang jemaat Yahudi, Libertini (jemaat / orang-orang dari Kirene dan dari Aleksandria). Hasilnya, mereka tidak sanggup melawan hikmat Stefanus (karena Roh mendorongnya berbicara).
Libertini tidak terima kalah debat lalu mereka menghasut, mengadakan gerakan, menyergap, menyerahkan Stefanus ke hadapan Mahkamah Agama.

Lalu mereka memajukan saksi-saksi palsu namun saat semua orang yang duduk dalam sidang Mahkamah Agama itu melihat muka Stefanus, mukanya
sama seperti muka seorang malaikat.




*Seringkali orang mencari pembenaran.
Tidak terima mengalami kekalahan.
Lalu mencari alasan penangkapan.
Perdebatan tidak menghasilkan kebenaran.

*Seringkali orang mencari kesenangan.
Berusaha hidup dalam kenyamanan.
Mencari sang pemberi makanan.
Hidup senang penuh kenyamanan. 

 
*Menarik bagi saya,  Injil Suci Yohanes, setelah Yesus mempergandakan roti,
keesokan harinya orang banyak mencari Yesus di sekitar danau Tiberias, namun di situ tidak ada Yesus dan murid-murid-Nya. Lalu mereka naik ke perahu, berangkat ke Kapernaum untuk mencari Yesus.
Ketika orang banyak menemukan Yesus di seberang laut itu,
mereka berkata kepada-Nya,
"Rabi, bilamana Engkau tiba di sini?"

Yesus menjawab, "Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya kamu mencari Aku,
bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda,
melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa,
melainkan untuk makanan
yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal,
yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu;
sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya. Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah,
yaitu hendaklah kamu percaya
kepada Dia yang telah diutus Allah."



*Ya Tuhan Allahku..
Berbahagialah bila hidupku menurut kehendak-Mu.

Sekalipun lawanku duduk bersepakat melawanku.

Hamba-Mu tetap merenungkan ketetapan-Mu.

Semoga peringatan-Mu menjadi kegemaranku.
Kehendak-Mu menjadi penasihat bagiku.

Jalan hidupku mengikuti ketetapan-Mu. 

Buatlah aku mengerti petunju-Mu.

Saat kurenungkan keajaiban perbuatan-Mu.
Jauhkanlah jalan dusta dari padaku.
Berkenanlah mengaruniakan hukum-Mu kepadaku.
Agar jalanku benar sesuai hukum-Mu.

Amin.

#

Uploaded Image

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.