Kalender Liturgi 02 Feb 2026
Senin Pekan Biasa IV
Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Mal 3:1-4
Mazmur Tanggapan: Mzm 24:7.8.9.10
Bacaan II: Ibr 2:14-18
Bait Pengantar Injil: Luk 2:32
Bacaan Injil: Luk 2:22-40
*2602026. Yesus adalah terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa dan menjadi kemuliaan.
*Pengumuman gereja sudah dimulai untuk mengumpulkan daun" palma kering tahun" lalu. Berarti beberapa hari lagi akan masuk Prapaskah yang diawali dengan pertobatan dilambangkan dengan abu di dahi. Saatnya saya merefleksi diri dan menyadari kesalahan untuk berusaha lebih baik.
Senin Pekan Biasa IV
Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Mal 3:1-4
Mazmur Tanggapan: Mzm 24:7.8.9.10
Bacaan II: Ibr 2:14-18
Bait Pengantar Injil: Luk 2:32
Bacaan Injil: Luk 2:22-40
*2602026. Yesus adalah terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa dan menjadi kemuliaan.
*Pengumuman gereja sudah dimulai untuk mengumpulkan daun" palma kering tahun" lalu. Berarti beberapa hari lagi akan masuk Prapaskah yang diawali dengan pertobatan dilambangkan dengan abu di dahi. Saatnya saya merefleksi diri dan menyadari kesalahan untuk berusaha lebih baik.
Saya merasakan tanda/ Nubuat Maleakhi, mengenai firman Tuhan semesta alam,
*Saya merasakan rasa syukur setelah membaca Surat (Paulus/ Barnabas/ Lukas/ Apolos?) kepada Orang Ibrani, bahwa Orang-orang (saya) yang dipercayakan Allah kepada Yesus
*Bagi saya, suatu hal yang menarik dari Injil Lukas hari ini, kisah saat Yesus dikuduskan bagi Allah adalah hadirnya dan ucapan dari dua (2) orang benar dan saleh hidupnya, yang hidupnya dibimbing oleh Roh Kudus sehingga bisa bertemu dengan bayi Yesus, Maria dan Yosef.
"Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku,
supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! ...
Siapakah yang dapat tetap berdiri apabila Ia menampakkan diri?
Sebab Ia laksana api tukang pemurni logam...
Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan perak;
dan Ia mentahirkan ...
menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak,
supaya mereka menjadi orang-orang
yang mempersembahkan korban yang benar kepada Tuhan... persembahan ... menyenangkan hati Tuhan...
Semoga hati & tubuh saya disucikan di tahun 2026 ini dengan mengikuti teladan Santo Fransiskus Asisi yang melepaskan diri dari kehendak bebas dan mengikuti rencana-Nya.
supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! ...
Siapakah yang dapat tetap berdiri apabila Ia menampakkan diri?
Sebab Ia laksana api tukang pemurni logam...
Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan perak;
dan Ia mentahirkan ...
menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak,
supaya mereka menjadi orang-orang
yang mempersembahkan korban yang benar kepada Tuhan... persembahan ... menyenangkan hati Tuhan...
Semoga hati & tubuh saya disucikan di tahun 2026 ini dengan mengikuti teladan Santo Fransiskus Asisi yang melepaskan diri dari kehendak bebas dan mengikuti rencana-Nya.
*Saya merasakan rasa syukur setelah membaca Surat (Paulus/ Barnabas/ Lukas/ Apolos?) kepada Orang Ibrani, bahwa Orang-orang (saya) yang dipercayakan Allah kepada Yesus
adalah anak-anak dari darah dan daging.
Maka Yesus menjadi sama dengan mereka (saya)
dan mendapat bagian dalam keadaan mereka,
supaya oleh kematian-Nya
Ia memusnahkan Iblis yang berkuasa atas maut;
dan supaya ...
Ia membebaskan mereka (saya) yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan
oleh karena takutnya kepada maut.
... dalam segala hal
Yesus harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya,
supaya Ia menjadi Imam Agung yang menaruh belas kasihan,
yang setia kepada Allah
untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.
Maka Yesus menjadi sama dengan mereka (saya)
dan mendapat bagian dalam keadaan mereka,
supaya oleh kematian-Nya
Ia memusnahkan Iblis yang berkuasa atas maut;
dan supaya ...
Ia membebaskan mereka (saya) yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan
oleh karena takutnya kepada maut.
... dalam segala hal
Yesus harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya,
supaya Ia menjadi Imam Agung yang menaruh belas kasihan,
yang setia kepada Allah
untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.
Karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan,
maka Ia dapat menolong mereka (saya) yang dicobai.
maka Ia dapat menolong mereka (saya) yang dicobai.
*Bagi saya, suatu hal yang menarik dari Injil Lukas hari ini, kisah saat Yesus dikuduskan bagi Allah adalah hadirnya dan ucapan dari dua (2) orang benar dan saleh hidupnya, yang hidupnya dibimbing oleh Roh Kudus sehingga bisa bertemu dengan bayi Yesus, Maria dan Yosef.
Simeon, seorang yang benar dan saleh hidupnya dan Roh Kudus ada di atasnya,
dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus,
bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias,
yaitu Dia yang diurapi Tuhan.
Atas dorongan Roh Kudus,
Simeon menyambut Anak itu
dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya,
"Sekarang Tuhan,
biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera,
sesuai dengan firman-Mu,
sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu,
yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa,
yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain
dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel."
Lalu Simeon memberkati Yusuf dan Maria,
dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu,
"Sesungguhnya Anak ini ditentukan
untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel
dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan
- dan suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri -,
supaya menjadi nyata pikiran hati banyak orang."
Hana, seorang nabi perempuan juga disitu,
bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias,
yaitu Dia yang diurapi Tuhan.
Atas dorongan Roh Kudus,
Simeon menyambut Anak itu
dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya,
"Sekarang Tuhan,
biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera,
sesuai dengan firman-Mu,
sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu,
yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa,
yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain
dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel."
Lalu Simeon memberkati Yusuf dan Maria,
dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu,
"Sesungguhnya Anak ini ditentukan
untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel
dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan
- dan suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri -,
supaya menjadi nyata pikiran hati banyak orang."
Hana, seorang nabi perempuan juga disitu,
anak Fanuel dari suku Asyer, seorang janda berumur delapan puluh empat tahun yang tidak pernah meninggalkan Bait Allah, siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa.
Pada saat Anak Yesus dipersembahkan di Bait Allah
Hana pun datang ke Bait Allah dan bersyukur kepada Allah
serta berbicara tentang Anak Yesus kepada semua orang
yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem.
Bagi saya, kisah ini adalah salah satu bukti iman bahwa bagi orang beriman, tidak ada yang kebetulan, semuanya ada dalam rencana-Nya yang sangat baik dan tepat waktu.
Pada saat Anak Yesus dipersembahkan di Bait Allah
Hana pun datang ke Bait Allah dan bersyukur kepada Allah
serta berbicara tentang Anak Yesus kepada semua orang
yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem.
Bagi saya, kisah ini adalah salah satu bukti iman bahwa bagi orang beriman, tidak ada yang kebetulan, semuanya ada dalam rencana-Nya yang sangat baik dan tepat waktu.
*Kuangkatlah kepalaku melihat Raja.
Raja Kemuliaan yang jaya.
Tuhan Yesus yang perkasa.
Namun berkenan menjadi manusia.
Raja Kemuliaan yang jaya.
Tuhan Yesus yang perkasa.
Namun berkenan menjadi manusia.
Tuhan Yesus Engkaulah andalanku.
Kepada-Mu aku percayakan hidupku.
Hidupku bukan lagi kehendakku.
Karena Tuhan Yesus di dalamku.
Amin.
#
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.