Wednesday, November 8, 2017

Bacaan Liturgi 08 November 2017 Rabu Pekan Biasa XXXI. Pengikut Kristus Yang Sejati. Dokter Prodiakon.

KOMITMEN mengubah sebuah janji menjadi kenyataan.

*Abraham Lincoln*


#


*Pengikut Kristus Yang Sejati*

DALAM firmanNya pada hari ini, Yesus memberi nasihat; hendaknya kita mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh saat memutuskan untuk menjadi pengikutNya; bukan hanya sekedar ikut-ikutan saja atau menuruti lonjakan emosi sesaat.

Sadari bahwa menjadi pengikutNya sangatlah tidak mudah. Kita diminta untuk melaksanakan seluruh sabdaNya secara total, siap menerima segala resikonya dan setia melangkahkan kaki di jalanNya, meski medan yang dilalui sangat sulit dan melelahkan.

Banyaknya kendala, hambatan, penderitaan dan godaan yang datang silih berganti menghadang derap langkah kita, kerap menyurutkan semangat kita.

Tanpa adanya niat dan usaha yang sungguh-sungguh, banyak orang yang pada akhirnya berhenti di tengah jalan dan meninggalkan Dia.

Selain hal tersebut di atas, kita juga diminta untuk menjadikan Yesus sebagai yang terutama di dalam hidup kita.

Dengan demikian kita harus bersedia melepaskan diri dari segala keterikatan kita kepada ambisi pribadi, kenyamanan, harta, kekuasaan, yang menjadi penghalang bagi kita untuk mengasihi Dia dengan seluruh tenaga, akal budi dan segenap hati kita.

Tuntutan untuk menjadi pengikut Kristus yang sejati sangatlah berat; oleh sebab itu mari mendekatkan diri kepadaNya.

Mohon kekuatan daripadaNya agar kita dimampukan untuk mempersembahkan seluruh hidup kita kepadaNya, tabah dalam memikul salib kehidupan dan setia mengabdi kepadaNya sampai akhir.


#

Bacaan Liturgi 08 November 2017

Rabu Pekan Biasa XXXI

Bacaan Pertama
Rom 13:8-10
Kasih itu kegenapan hukum.


Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma:

Saudara-saudara,
Janganlah berhutang sesuatu kepada siapa pun,
tetapi hendaklah kamu saling mengasihi.
Sebab barangsiapa mengasihi sesamanya manusia,
ia sudah memenuhi hukum Taurat.
Karena firman berikut ini:
Jangan berzinah, jangan membunuh,
jangan mencuri, jangan mengingini,
serta segala firman lain mana pun juga
sudah tersimpul dalam firman ini:
'Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.'

Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia.
Karena itu kasih itu kegenapan hukum Taurat.

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur
Mzm 112:1-2.4-5.9
R:5a
Orang baik menaruh belaskasihan dan memberi pinjaman.


*Berbahagialah orang yang takwa pada Tuhan,
yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.
Anak cucunya akan perkasa di bumi;
keturunan orang benar akan diberkati.

*Bagi orang benar ia bercahaya laksana lampu di dalam gelap,
ia pengasih dan penyayang serta berlaku adil.
Orang baik menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman,
ia melakukan segala urusan dengan semestinya.

*Ia murah hati, orang miskin diberinya derma;
kebajikannya tetap untuk selama-lamanya,
tanduknya meninggi dalam kemuliaan.

Bait Pengantar Injil
1Ptr 4:14
Berbahagialah kalian, jika dinista karena nama Kristus,
sebab Roh Allah ada padamu.

Bacaan Injil
Luk 14:25-33
Yang tidak melepaskan diri dari segala miliknya
tidak dapat menjadi murid-Ku.


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:

Pada suatu ketika
orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.
Sambil berpaling Yesus berkata kepada mereka,
"Jika seorang datang kepada-Ku
dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya,
saudara-saudarinya, bahkan nyawanya sendiri,
ia tidak dapat menjadi murid-Ku.
Barangsiapa tidak memanggul salibnya dan mengikuti Aku,
ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Sebab siapakah di antaramu, yang mau membangun sebuah menara,
tidak duduk membuat anggaran belanja dahulu,
apakah uangnya cukup untuk menyelesaikan pekerjaan itu?
Jangan-jangan sesudah meletakkan dasar
ia tidak dapat menyelesaikannya.
Lalu semua orang yang melihat itu akan mengejek dengan berkata,
'Orang itu mulai membangun, tetapi tidak dapat menyelesaikannya.'

Atau raja manakah yang hendak berperang melawan raja lain,
tidak duduk mempertimbangkan dulu
apakah dengan sepuluh ribu orang ia dapat melawan musuh
yang datang menyerang dengan dua puluh ribu orang?
Jika tidak dapat, ia akan mengirim utusan selama musuh masih jauh
untuk menanyakan syarat-syarat perdamaian.

Demikianlah setiap orang di antaramu
yang tidak melepaskan diri dari segala miliknya,
tidak dapat menjadi murid-Ku."

Demikianlah Injil Tuhan.

#


Mutiara Iman

*KASIHILAH SESAMAMU*

8 Nopember 2017

_"Kasihilah sesamamu manusia.."_
(Rm 13:9)


Lectio
Rm 13:8-10; Mzm 112:1-2,4-5,9; Luk 14:25-33

Lukito adalah seorang perokok berat. Setiap isteri dan anak-anaknya menegornya dia selalu berkata :
"Ini badan papa sendiri, terserah papa dong. Lagian ini TEMANku yang paling setia."
Namun suatu saat, Sandi, anaknya batuk-batuk dan harus dibawa ke dokter. Setelah diperiksa dengan seksama, dokter Surjanto bertanya kepada Lukito dan isterinya :
"Apakah anak ini merokok?"
Dengan wajah memerah Lukito menjawab :
"Tidak dok, tetapi saya yang Perokok."
Dokter berkata lagi :
"Kalau Bapak suka merokok di rumah, maka anak Bapak dan semua anggota keluarga akan terkena juga." 


Mendengar itu Lukito tak kuasa meneteskan air matanya. Lalu isterinya berkata :
"Kalau dikasih tahu, suami saya sering bilang ini BADAN saya dok."
Lalu kata Surjanto lagi :
"Memang sangat TEPAT apa yang Yesus katakan bahwa kita harus MENGASIHI sesama seperti kita MENGASIHI diri sendiri. Kalau kita hidup SEHAT saja, kita sudah MENGASIHI diri kita dan sesama. Dan sebaliknya."
Lalu Lukito bertanya :
"Dokter seorang PENDETA?" Jawab Surjanto :
"Bukan Pak. Saya seorang PRODIAKON."

Petrus berkata dalam suratnya : "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."

Dengan MENGASIHI DIRI, kita MENGASIHI sesama.

Oratio
Ya Tuhan, terima kasih atas KASIH-MU. Amin

Missio
_Marilah kita mengasihi sesama dengan mengasihi diri kita._

*Have a Blessed Wednesday.*


Mutiara-Iman.org

#


No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.