KITA semua mempunyai sisi terang dan gelap di dalam diri kita.
Yang penting adalah pilihan kita dalam bertindak.
Inilah yang menentukan siapa diri kita sebenarnya.
*J.K. Rowling*
#
⭕Mutiara Iman
*SEMAKIN GIAT MELAKUKANNYA*
26 Januari 2016
_".. dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat"_
(Ibr 10:25)
Lectio
Ibr 10:19-25; Mzm 24:1-2,3-4ab,5-6; Mrk 4:21-25
Seminggu setelah dirinya dan Aldo dibaptis, berkatalah Herman :
"Do, Jumat pertama nanti kita misa bareng ya, sekalian ikut Adorasi Sakramen Maha Kudus."
Tetapi Aldo berkata :
"Wah sorry Man, saya sudah ada janji main Golf seharian dilanjutkan dengan makan malam."
Herman menjawab :
"Lalu perubahan hidup apa yang kita lakukan setelah dibaptis Do?"
Aldo pun terdiam beberapa lama dan kemudian berkata :
"Baiklah Man, akan kubatalkan golfnya. Biar saya meeting saja langsung setelah misa. Ya saya harus mengatur lagi hidup ini supaya semakin dekat dengan jalan Tuhan selalu dan setia."
Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasehati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang semakin dekat.
Semakin hari Tuhan semakin mendekat, maka sudah selayaknya kita hidup dekat dengan-Nya.
Oratio
Yesus Engkaulah andalanku. Amin
Missio
_Marilah kita hidup dalam jalan Tuhan._
*Have a Blessed Thursday.*
#
"Jadilah terang bagi orang disekitarmu"
Kamis 26 Januari "17. Pw.St.Timotius dan titus. Injil Markus 4:21, menulis.
Yesus berkata:"Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan dibawa gantang atau dibawa tempat tidur, melainkan supaya ditaruh diatas kaki dian."
Kerap dikatakan, orang-orang bijak dapat melihat segala sesuatu dengan terang kendati dalam situasi yang gelap dan pelik. Bukankah pengalaman sehari-hari sering membuktikan hal itu? Ketika orang kalut dan panik atas masalah yang dihadapinya, ketika ia tidak melihat lagi jalan keluar, orang bijak dapat menuntunnya menemukan solusi yang tidak disangka-sangka. Orang bijak ini menjadi terang bagi orang yang sedang dilanda kegelapan hati.
Sebenarnya Tuhan telah memberikan terang itu kepada kita semua. Namun, kita kerap tidak menggunakan anugerah itu dengan semestinya. Ibarat menaruh pelita dibawa gantang. Tuhan berharap agar kita menggunakan anugerah dengan sebaik-baiknya. Bila itu terjadi maka terang kita dapat makin bersinar dan membantu orang-orang di sekitar kita.
Tuhan, jadikanlah aku terang bagi orang-orang disekitarku. Amin.
Met Hari Kamis.
Bacaan:Ibr 10:19-25. Mzm 24:1-6. Markus 4:21-25.
#
SabdaNya Kamis 26 - 01 - 17
Ibr 10 : 19-25 Mark 4: 21-25
Shalom,
Didalam kehidupan, tidak sering Allah bekerja menolong kita melalui mujizat2 yg spektakuler.Allah biasanya bekerja 'secara tersembunyi' sehingga setelah beberapa waktu kita baru sadar bahwa dibalik peristiwa yg kita alami, ternyata Allah telah bekerja dg sempurna.
Allah ingin kita membagikan pengalaman bagaimana kita ditolong oleh Nya kepada banyak orang, supaya mereka dapat memahami bagaimana kasih dan kuasa Allah bekerja secara tersembunyi tetapi begitu dahsyat dan tepat didalam diri setiap kita, sehingga iman kepercayaan kita semua dapat semakin bertumbuh. Melalui kesaksian2 seperti ini kita telah berfungsi seperti pelita yg menerangi suatu ruangan.Tanpa ada cahaya, lukisan sebagus apapun yg ada didinding ruangan tidak akan dapat terlihat.Demikian juga dg segala kedahsyatan pertolongan Allah, perlu diperlihatkan/ disampaikan supaya keindahannya juga dapat dinikmati semua orang.
Semakin kita mau bersaksi, iman kepercayaan kitapun akan semakin tumbuh.Sebaliknya, kalau kita tdk mau bersaksi, baik dg perkataan maupun dg perbuatan yg meneladani apa yg telah diperbuat Allah untuk kita, iman kitapun akan semakin tenggelam, sehingga mungkin suatu saat kita sendiri meragukan apakah ini memang karya Tuhan.
Inilah arti dari kata2 Kristus: 'ukuran yg kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu dan disamping itu akan ditambahkan lagi kepadamu.Krn siapa yg mempunyai kepadanya akan diberi, tetapi siapa yg tidak mempunyai, apapun juga yg ada padanya akan diambil dari padanya'.
Karena Allah bekerja secara tersembunyi, apalagi seringkali rencanaNya yg sempurna tidak sesuai dg harapan kita, kadang iman dan pengharapan kita menjadi goyah. Karena itu Paulus menasehati kita : ' hendaklah kita berpegang teguh pada pengharapan kita tanpa kebimbangan, sebab Dia yg memberi janji sungguh setia'. (Ibr 10 : 12).
Janji Kristus kepada kita, Dia akan memberi saat kita meminta, akan membukakan pintu saat kita mengetuk, karena didalam kasih, Dia tidak akan memberi kita ular saat kita meminta ikan (Mat 7:7,10).
Karena didalam pergumulan hidup, iman kita kadang goyah, Paulus juga menasehati agar kita senantiasa bersekutu dengan sahabat2 Kristus lainnya sehingga kita dapat saling meneguhkan dan dapat saling menerangi (Ibr 10: 25).
Dalam pericope ini Kristus tidak berbicara tentang perbuatan dosa yg sering kita coba sembunyikan, tetapi berbicara tentang kasih dan kuasa Allah yg menolong dan menyelamatkan kita meskipun dg cara yg tersembunyi.Dia tidak ingin memanjakan kita dg 'mengobral' mujizat2 yg spektakuler tetapi Dia senantiasa lebih ingin kita bekerja sama dgNya untuk mewujudkan segala yg baik menurut rencanaNya.
Kita seharusnya sangat bersyukur atas semua kebaikanNya itu dan marilah kita ber sama2 dalam kesatuan iman, mau bersaksi atas segala kebaikan Tuhan yg pernah kita alami dengan menjadi pelaku2 Firman yg taat dan tangguh.
Gbu all n hv a blessed Thursday.
#
Thursday, 26th JANUARY
St Timothy and St Titus
Luke 10:1-9
After this the Lord appointed seventy others, and sent them on ahead of him, two by two, into every town and place where he himself was about to come. And he said to them, "The harvest is plentiful, but the labourers are few; pray therefore the Lord of the harvest to send out labourers into his harvest. Go your way; behold, I send you out as lambs in the midst of wolves. Carry no purse, no bag, no sandals; and salute no one on the road".
After the feast of St Paul yesterday, we celebrate the feast today of two of his very close disciples and collaborators. Timothy accompanied Saint Paul on many of his missionary journeys as a son with a father (Phil 2:22). Saint Paul had great affection for him. During Paul's final trip through Asia Minor he put Timothy in charge of the Church in Ephesus while he gave Titus responsibility for the Church in Crete. Probably St Paul felt encouraged by the faith of his disciples as much as his disciples felt drawn by his love for God. Saints never appear isolated. Holiness is contagious. It spreads like an infectious disease. Throughout history we find saints associated with other saints. St Ignatius and St Francis Xavier, St Teresa and St John of the Cross, St Francis and St Clare, St Cyril and St Methodius, St Cosmas and St Damian, St. Basil and St. Gregory. A very lovely group of saints are St Leander, St Fulgentius, St Isidore and St Florentina. Do you know what they had in common? Their father and mother!
We are a team. When you strive for holiness you help all those around you. And when you see their struggle you feel strengthened in yours. Like in a football match, you play better when your mates play their best. St Josemaria, whose faith made possible great things during his life, said of Bl. Alvaro (who was at his side for more than 40 years): "Next to this man it's impossible not to have faith."
Someone asked a holy priest what they could do to bring more souls to God. The priest answered: "You get closer to Him. They won't be able to resist following you then." Mary, Queen of all Saints, keep it fixed in my heart that the best I can do for my family and friends is this: *'be holy!'* "Many great things depend on whether you and I live our lives as God wants." (St Josemaria)
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.