RENUNGAN PAGI
Rabu, 23 November 2011
Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat
2 Korintus 12;10
Aneh, mana ada orang yang senang dan rela di dalam kelemahan, siksaan, kesukaran, penderitaan, kesesakan
Dan Paulus termasuk orang yang aneh
Tetapi kalau kita simak di dalam alkitab, banyak tokoh-tokoh iman yang mengalami penderitaan, kesesakan, kesukaran dan mereka berhasil melampaui semua itu
Sebabnya adalah ketergantungan kepada Tuhan, kerendahan hati, ketidak tergantungan kepada kemuliaan dunia, yang semuanya itu adalah hal-hal yang penting dalam spiritualitas
Paulus bangga dengan "kelemahannya", menjadikan salib sebagai pusat pemberitaannya, padahal salib dianggap sebagai kebodohan dan kelemahan
Hidup Paulus menunjukkan kepada kita bahwa kesakitan, penderitaan, kesukaran adalah wahana yang efektif bagi anugerah Allah
Semakin kita menyadari kelemahan kita, semakin kita mencari dan bergantung pada Allah dan semakin kita bergantung kepada-Nya, semakin kuat Ia akan mendekap kita dalam anugerahnya
Jika kita mengalami kesakitan, penderitaan, kesukaran, tidak berarti kita tidak rohani, demikian juga apabila hidup kita nyaman, sehat, sukses, makmur, bukan berarti kita sangat rohani
Paulus pernah mengatakan, setiap orang yang mau hidup beribadah dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya
Jadi ingatlah bahwa "justru dalam kelemahanlah kuasa Tuhan menjadi sempurna"
Tuhan Yesus memberkati
______________
(Bro.Hendrato / CFC.Jkt)
(Khunaidi Husin)
Rabu, 23 November 2011
Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat
2 Korintus 12;10
Aneh, mana ada orang yang senang dan rela di dalam kelemahan, siksaan, kesukaran, penderitaan, kesesakan
Dan Paulus termasuk orang yang aneh
Tetapi kalau kita simak di dalam alkitab, banyak tokoh-tokoh iman yang mengalami penderitaan, kesesakan, kesukaran dan mereka berhasil melampaui semua itu
Sebabnya adalah ketergantungan kepada Tuhan, kerendahan hati, ketidak tergantungan kepada kemuliaan dunia, yang semuanya itu adalah hal-hal yang penting dalam spiritualitas
Paulus bangga dengan "kelemahannya", menjadikan salib sebagai pusat pemberitaannya, padahal salib dianggap sebagai kebodohan dan kelemahan
Hidup Paulus menunjukkan kepada kita bahwa kesakitan, penderitaan, kesukaran adalah wahana yang efektif bagi anugerah Allah
Semakin kita menyadari kelemahan kita, semakin kita mencari dan bergantung pada Allah dan semakin kita bergantung kepada-Nya, semakin kuat Ia akan mendekap kita dalam anugerahnya
Jika kita mengalami kesakitan, penderitaan, kesukaran, tidak berarti kita tidak rohani, demikian juga apabila hidup kita nyaman, sehat, sukses, makmur, bukan berarti kita sangat rohani
Paulus pernah mengatakan, setiap orang yang mau hidup beribadah dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya
Jadi ingatlah bahwa "justru dalam kelemahanlah kuasa Tuhan menjadi sempurna"
Tuhan Yesus memberkati
______________
(Bro.Hendrato / CFC.Jkt)
(Khunaidi Husin)
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.