Wednesday, January 13, 2010

Jan.13: PRAY AND MISSION



No one like you! You are special ! Together We're One!


Wednesday, January 13, 2010


PRAY AND MISSION


Early in the morning, while it was still dark, He (Jesus) got up and went out, He (Jesus) went into a solitary place and prayed there.


Jesus needed prayer to His Father in Heaven. He needs to build good communication in good time, a quiet place and enjoy the beautiful atmosphere of the Lake of Galilee town of Capernaum in the morning. Jesus who could heal diseases and cast out demons, take time to be alone. Jesus knew that many people who need him to be healed, but Jesus has a great mission, which is the good news. Jesus had to give testimony in the Galilee to take the Jews 'return' to the path of Allah.

God called Samuel the evening of the day in the temple where the ark of God was there. Because Samuel was young, Samuel thought he was summoned by Eli, the priest, so he should be called three times by God. This young Samuel had a personal relationship with God, where God was pleased deliver His Word through him. Samuel had been given her mother, Hannah, in God, because Hannah felt to has her son because the grace of God. Hana fulfill her promise to hand over Samuel in the power of God. So Samuel was living in a 'temple'. Because the call of God to Samuel, all the people in Israel knew that God has chosen Samuel to become a priest, replacing the priest Eli.

Eli is a good priest. Through the priest Eli, the blessing and power of God makes Hannah, the mother of Samuel, was pregnant and could have a son. Eli knew that Samuel was called Allah, after Samuel came to him twice. Then Eli taught Samuel to speak and answer the call of God, "Speak Lord, for thy servant hearing." Eli told Samuel to give way to communicate with God. Eli knew that the mission of God to the people of Israel, will be forwarded through Samuel. Eli was not angry to God or Samuel because God does not call his son to become a priest, to replace him.

Paul is a religious teacher and lecturer. Through Paul, many people know and understand the Bible correctly, because Paul loved and continue to search for the meaning of each word in the Bible. All participants acknowledged the discussion of chapters in the Bible was very interesting that a couple of hours to learn quickly passed. Paul is only giving direction from which this verse comes from, and the situation and the basic teachings of these verses. Paul believed that it was not him who can teach the that participants, but the inclusion of God and the Holy Spirit who helps the participants to understand and want to explore the Word of God. Paul always felt grateful and accept every time there is an invitation to speak or teach. Although for that sometimes, he had to go home the middle of the night back to his house (and family) in the suburbs with (sometimes) taking public transportation.




Ref.:
1.Sam.3:1-10,19-20
Mzm.40:2,5,7-9,10
Mrk.1:29-39


Rabu, 13 Januari 2010


DOA DAN MISI


Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia (Yesus) bangun dan pergi ke luar, Ia (Yesus) pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.


Yesus memerlukan doa dengan Bapa-Nya di Surga. Ia perlu membangun komunikasi yang baik dalam waktu yang baik, tempat yang tenang dan menikmati keindahan suasana Danau Galilea kota Kapernaum di pagi hari yang menyenangkan. Yesus yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit dan mengusir setan-setan, memerlukan waktu untuk menyendiri. Yesus tahu bahwa banyak orang yang membutuhkan Dia untuk di sembuhkan, namun Yesus mempunyai misi yang besar, yaitu memberitakan kabar baik. Yesus harus memberi kesaksian di seluruh Galilea untuk mengajak orang Yahudi 'kembali' ke jalan Allah.

Samuel dipanggil Allah waktu hari menjelang malam di Bait Allah dimana Tabut Allah berada disana. Karena Samuel masih muda, Samuel mengira dirinya dipanggil oleh Eli, sang imam, sehingga dia perlu dipanggil tiga kali oleh Allah. Samuel yang muda ini mengalami hubungan pribadi dengan Allah, dimana Allah berkenan menyampaikan Sabda-Nya melalui dirinya. Samuel memang hidup dalam suasana 'Bait Allah'. Samuel memang telah diserahkan ibunya, Hana, kepada Allah, karena Hana merasa anaknya 'di dapat' karena karunia Allah. Hana memenuhi janjinya untuk menyerahkan Samuel dalam kuasa Allah. Karena panggilan Allah kepada Samuel, semua umat di Israel, bahwa Allah telah memilih Samuel untuk menjadi imam, mengganti imam Eli.

Eli adalah imam yang baik. Melalui imam Eli, berkat dan kuasa Allah menjadikan Hana, ibu dari Samuel, hamil dan dapat memiliki seorang putra. Eli tahu bahwa Samuel di panggil Allah setelah Samuel datang dua kali kepadanya. Kemudian Eli mengajarkan Samuel untuk berbicara dan menjawab panggilan Allah, "Berbicaralah Tuhan, sebab hamba-Mu ini mendengar." Eli memberikan jalan kepada Samuel untuk berkomunikasi dengan Allah. Eli tahu bahwa misi Allah kepada bangsa Israel, akan di teruskan melalui Samuel. Eli tidak marah kepada Allah ataupun Samuel karena Allah tidak memanggil putranya untuk menjadi imam, menggantikan dirinya.

Paulus adalah guru agama dan pengajar. Melalui Paulus, banyak orang mengerti dan memahami isi Alkitab dengan benar, karena Paulus mencintai dan terus mencari arti dari setiap Firman dalam Alkitab. Semua peserta mengakui pembahasan bab dalam Alkitab terasa sangat menarik sehingga waktu dua jam untuk belajar cepat sekali berlalu. Paulus hanya memberi pengarahan dari mana ayat ini berasal, dan situasi serta dasar ajaran dari ayat-ayat itu. Paulus percaya bahwa bukan dirinya yang mampu mengajar para peserta itu, tapi penyertaan Tuhan dan Roh Kudus yang membantu para peserta mampu memahami dan mau mendalami Firman Tuhan. Paulus selalu merasa bersyukur dan menerima setiap kali ada undangan untuk berbicara atau mengajar. Walaupun untuk hal itu kadang kala, dia harus pulang tengah malam kembali ke rumahnya (dan keluarganya) di pinggiran kota dengan (kadang kala) naik kendaraan umum.

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.