Sunday, October 4, 2009

Oct.08: Authority


We're Special! Together We're One!

AUTHORITY

"So if you are evil, know how to give good gifts to your children, let alone your Father in heaven. He will give the Holy Spirit to those who ask Him. "

Once,
A child said in a low voice to his father that he was hungry. It was just the two of them had lost their property and loss of the mother. They've walked a day, without eating, because his father was looking for his brother in the city are visited.

Hearing his voice, the ayahpun immediately stopped, sent his son there, and And he went to a supermarket which happened to be in front of their eyes.

Not long later, his father ran out of the supermarket, the chased by the manager and security officer, who told his father to stop. The father was not stopped, instead he ran faster. By necessity, the security officers opened fire towards the father. Security officer intended to shoot his father's feet, but the father slipped and the bullet Itupun on his chest.

The ayahpun fall and from within his body fell a few pieces of bread. Shortly before he died, his father had yelled for her son ran away. His son ran, not away but toward the father who had died.




Kamis, 8 Oktober 2009

KUASA

“Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapa-mu yang di surga. Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”

Alkisah,
Seorang anak berkata dengan suara perlahan kepada ayahnya bahwa dia lapar. Memang mereka berdua baru saja mengalami kehilangan harta benda dan kehilangan sang ibu. Mereka sudah berjalan satu hari, tanpa makan, karena sang ayah sedang mencari saudaranya di kota yang sedang dikunjunginya.

Mendengar suara anaknya, sang ayahpun segera berhenti, menyuruh anaknya diam, dan diapun pergi ke sebuah swalayan yang kebetulan berada di depan mata mereka.

Tidak lama kemudian, sang ayah berlari keluar dari swalayan, dengan dikejar sang manager dan petugas keamanan, yang menyuruh sang ayah supaya berhenti. Sang Ayah bukannya berhenti, malah dia berlari makin cepat. Dengan terpaksa, petugas keamanan melepaskan tembakan kearah sang ayah. Petugas keamanan bermaksud menembak kaki sang ayah, namun sang ayah terpeleset dan peluru itupun mengenai dadanya.

Sang ayahpun jatuh dan dari dalam tubuhnya terjatuh beberapa potong roti. Sesaat sebelum dia meninggal, sang ayah sempat berteriak agar anaknya lari. Anaknya berlari, bukan menjauh tapi mendekati sang ayah yang telah tewas.


Ref.:
Mal.3:13-20
Mzm.1:1-4,6
Luk.11:5-13

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.