Ketika Lawing berjalan-jalan di kota, tiba-tiba ia berhenti dan bertanya kepada orang kota yang menemaninya, "Apakah bapak mendengar apa yang saya dengar?"
Orang kota itu terheran-heran lalu menjawab, "Tentu saja aku mendengar deru mobil dan sepeda motor, bunyi klakson dan musik dari pengeras suara. Tetapi Pak Adat dengar apa rupanya?"
Jawab Lawing, "Bunyi tiling (=jangkrik)."
Kata orang kota, "Kiranya Pak Adat keliru. Masa ada tiling di tengah kota. Dan seandainya ada, bagaimana mungkin bapak mendengarnya dalam suasana bising ini?"
Orang kota itu terheran-heran lalu menjawab, "Tentu saja aku mendengar deru mobil dan sepeda motor, bunyi klakson dan musik dari pengeras suara. Tetapi Pak Adat dengar apa rupanya?"
Jawab Lawing, "Bunyi tiling (=jangkrik)."
Kata orang kota, "Kiranya Pak Adat keliru. Masa ada tiling di tengah kota. Dan seandainya ada, bagaimana mungkin bapak mendengarnya dalam suasana bising ini?"