Rm.Antara
RenHar
Yuk
Bahasa Kasih
______________
Renungan Harian
Rm.Antara. KAJ
Kamis Paskah 2
Tgl 11 April'13
http://goo.gl/myd2k
______________
RenHar
Kamis, 11/4
Kis 5:27-33
Yoh 3:31-36
Dari dulu sampai sekarang perselisihan benar-salah
selalu terjadi.
Karena naluri manusia itu egois, maka pemilik kekuasaan & kekuatanlah yg selalu "benar" menurut versinya.
Bacaan hari ini mengingatkan, apakah kita juga menjadi pemilik kebenaran hanya karena kuat dan berkuasa? Sehingga tidak mampu menggunakan hati sejati yg datang dari Tuhan Sang pemilik kebenaran sejati?
(taatlah kepada Tuhan) ..
Selamat pagi ..
Berkah Dalem...<3
⌣Jʧܧ♪ΒŁÊ§§♪Ů⌣☺
_____________
"JADILAH SAKSI IMAN YG HIDUP"
Yoh 3:31-36.
PW ST. STANISLAUS,USKUP & MARTIR.
Yohanes Pembaptis memberi kesaksian tentang Yesus yg berasal dari Allah.
Ia menegaskan,"Barangsiapa percaya kpd Anak,ia beroleh hidup yg kekal..."
Yohanes memberi kesaksian dan pengajaran kpd org banyak utk memilih yg benar, yg terbaik dan menyelamatkan.
Yohanes mengenal dan percaya kpd Yesus bahkan ia telah mengalami pengalaman iman bersama Yesus saat peristiwa pembaptisan di sungai Yordan.
Menjadi saksi Kristus dapat diwujudkan dlm pembaharuan hidup kita,yaitu dgn cara menghadirkan Yesus di tengah sesama.
Sebab segala sesuatu yg kita lakukan dgn ketulusan, sepenuh hati dan kesungguhan hati akan membuahkan kebaikan dan membuat orang disekitar kita turut merasakannya.
St. Stanislaus adalah contoh orang beriman yg berbahagia krn berani mengimani Yesus Kristus secara total hingga kematiannya.
Ia lah martir sejati yg bersedia menumpahkan darah utk membela nama Yesus. Ia tdk gentar terhadap ancaman di pengadilan.
Kerajaan Surga kini menjadi miliknya.
YUK
KITA MENJADI SAKSI IMAN YG HIDUP DGN MEMBANGUN SIKAP HIDUP YG BAIK YG MEMANCARKAN KEHADIRAN YESUS BAGI SESAMA, AGAR SEMAKIN BANYAK JIWA DISELAMATKAN,
Gbu.
______________
Renungan Katolik
"Bahasa Kasih"
Kamis, 11 April 2013
Kis 5:27-33
Mzm 34:2,9,17-20
Yoh 3:31-36
HIDUP TAAT
Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup,
murka Allah tetap ada di atasnya.
- Yoh 3:36
Pagi itu saya menerima telepon dari seorang teman yang sudah beberapa tahun tidak berjumpa dan kebetulan dia sedang berada di Indonesia, dia pun mengajak saya untuk bertemu.
Satu hal yang menarik perhatian saya dalam pembicaraan via telepon itu adalah adanya kalimat perpisahan yang ia ucapkan "Tuhan Yesus memberkati".
Kami pun bertemu pada hari yang telah disepakati. Di tengah pembicaraan, saya pun tak tahan untuk menanyakan perihal perubahan seratus delapan puluh derajat yang saya rasakan dalam cara bicaranya dibanding bertahun-tahun lalu saya bertemu dengannya.
Sekarang terkesan lebih rohani.
Teman ini pun menceritakan pengalamannya sekitar lima tahun lalu ketika ia mengalami tekanan hidup dan pemerasan dari berbagai pihak.
Di saat yang sama, ia mengikuti suatu retret.
Sepulang dari retret, ia mencoba untuk hidup dengan taat. Memang semua tidak terjadi secara instan, tapi melalui proses waktu, hingga akhirnya ia dapat menyelesaikan semua permasalah-annya dan memutuskan untuk hidup lebih fokus pada pelayanan bagi masyarakat yang sangat kekurangan, dengan tidak memandang ras, agama, dan suku.
Alasan utama dari perubahan hidup yang dialaminya adalah karena ia takut akan murka Allah.
Teman,
memang kita perlu selalu berusaha untuk hidup taat kepada Tuhan dalam perjalanan hidup kita.
Janganlah gentar bila tergelincir, sebab tangan Tuhan selalu siap menopang kita. (Au)
Apa yang membuat saya hidup taat kepada Tuhan?
______________
God Bless All of You.
RenHar
Yuk
Bahasa Kasih
______________
Renungan Harian
Rm.Antara. KAJ
Kamis Paskah 2
Tgl 11 April'13
http://goo.gl/myd2k
______________
RenHar
Kamis, 11/4
Kis 5:27-33
Yoh 3:31-36
Dari dulu sampai sekarang perselisihan benar-salah
selalu terjadi.
Karena naluri manusia itu egois, maka pemilik kekuasaan & kekuatanlah yg selalu "benar" menurut versinya.
Bacaan hari ini mengingatkan, apakah kita juga menjadi pemilik kebenaran hanya karena kuat dan berkuasa? Sehingga tidak mampu menggunakan hati sejati yg datang dari Tuhan Sang pemilik kebenaran sejati?
(taatlah kepada Tuhan) ..
Selamat pagi ..
Berkah Dalem...<3
⌣Jʧܧ♪ΒŁÊ§§♪Ů⌣☺
_____________
"JADILAH SAKSI IMAN YG HIDUP"
Yoh 3:31-36.
PW ST. STANISLAUS,USKUP & MARTIR.
Yohanes Pembaptis memberi kesaksian tentang Yesus yg berasal dari Allah.
Ia menegaskan,"Barangsiapa percaya kpd Anak,ia beroleh hidup yg kekal..."
Yohanes memberi kesaksian dan pengajaran kpd org banyak utk memilih yg benar, yg terbaik dan menyelamatkan.
Yohanes mengenal dan percaya kpd Yesus bahkan ia telah mengalami pengalaman iman bersama Yesus saat peristiwa pembaptisan di sungai Yordan.
Menjadi saksi Kristus dapat diwujudkan dlm pembaharuan hidup kita,yaitu dgn cara menghadirkan Yesus di tengah sesama.
Sebab segala sesuatu yg kita lakukan dgn ketulusan, sepenuh hati dan kesungguhan hati akan membuahkan kebaikan dan membuat orang disekitar kita turut merasakannya.
St. Stanislaus adalah contoh orang beriman yg berbahagia krn berani mengimani Yesus Kristus secara total hingga kematiannya.
Ia lah martir sejati yg bersedia menumpahkan darah utk membela nama Yesus. Ia tdk gentar terhadap ancaman di pengadilan.
Kerajaan Surga kini menjadi miliknya.
YUK
KITA MENJADI SAKSI IMAN YG HIDUP DGN MEMBANGUN SIKAP HIDUP YG BAIK YG MEMANCARKAN KEHADIRAN YESUS BAGI SESAMA, AGAR SEMAKIN BANYAK JIWA DISELAMATKAN,
Gbu.
______________
Renungan Katolik
"Bahasa Kasih"
Kamis, 11 April 2013
Kis 5:27-33
Mzm 34:2,9,17-20
Yoh 3:31-36
HIDUP TAAT
Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup,
murka Allah tetap ada di atasnya.
- Yoh 3:36
Pagi itu saya menerima telepon dari seorang teman yang sudah beberapa tahun tidak berjumpa dan kebetulan dia sedang berada di Indonesia, dia pun mengajak saya untuk bertemu.
Satu hal yang menarik perhatian saya dalam pembicaraan via telepon itu adalah adanya kalimat perpisahan yang ia ucapkan "Tuhan Yesus memberkati".
Kami pun bertemu pada hari yang telah disepakati. Di tengah pembicaraan, saya pun tak tahan untuk menanyakan perihal perubahan seratus delapan puluh derajat yang saya rasakan dalam cara bicaranya dibanding bertahun-tahun lalu saya bertemu dengannya.
Sekarang terkesan lebih rohani.
Teman ini pun menceritakan pengalamannya sekitar lima tahun lalu ketika ia mengalami tekanan hidup dan pemerasan dari berbagai pihak.
Di saat yang sama, ia mengikuti suatu retret.
Sepulang dari retret, ia mencoba untuk hidup dengan taat. Memang semua tidak terjadi secara instan, tapi melalui proses waktu, hingga akhirnya ia dapat menyelesaikan semua permasalah-annya dan memutuskan untuk hidup lebih fokus pada pelayanan bagi masyarakat yang sangat kekurangan, dengan tidak memandang ras, agama, dan suku.
Alasan utama dari perubahan hidup yang dialaminya adalah karena ia takut akan murka Allah.
Teman,
memang kita perlu selalu berusaha untuk hidup taat kepada Tuhan dalam perjalanan hidup kita.
Janganlah gentar bila tergelincir, sebab tangan Tuhan selalu siap menopang kita. (Au)
Apa yang membuat saya hidup taat kepada Tuhan?
______________
God Bless All of You.
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.