RENUNGAN PAGI
Sabtu, 19 November 2011
Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia
Matius 19:6
Perkawinan adalah upacara pengikatan janji nikah yang dilaksanakan oleh dua orang berlainan jenis dengan maksud meresmikan ikatan suami isteri secara hukum agama dan hukum negara
Sebuah perkawinan kristiani, bukanlah sekedar perkawinan dua anak Tuhan, melainkan sebuah pernikahan yang dilandasi oleh prinsip-prinsip Kristiani
Dengan kata lain perkawinan kristiani adalah perkawinan antara seorang laki-laki (suami) dengan seorang wanita (isteri), yang untuk seumur hidup mereka, saling mengikatkan diri dalam ikatan kasih setia
Asas monogami, asas kesetiaan dan asas tak terpisahkan, seumur hidup
Perlu diingat bahwa ketiga asas tersebut merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan
Jangan sampai ada anak Tuhan yang salah mengartikan asas asas tersebut, sebagai contoh: kalau ada anak Tuhan yang mengatakan saya penganut asas monogami, tetapi kerjanya kawin cerai
Walaupun dia tidak memiliki dua isteri dalam waktu yang bersamaan, tetapi ia sudah melanggar asas kesetiaan, tidak terceraikan dan seumur hidup
Tuhan membenci perceraian, Tuhan membenci orang yang berkhianat
Perkawinan itu diciptakan dan dikehendaki Allah, sejak awalnya sudah ada dalam rancangan penciptaan Allah
Tuhan berkata: "Tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja, Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia"
Sepadan artinya: cocok, setara, bisa menyesuaikan diri
Sebuah perkawinan, kudus adanya, dimateraikan bukan lagi dua melainkan menjadi satu, langsung oleh Tuhan
Tuhan yang menjadi saksi, maka dengan demikian perkawinan adalah sebuah perjanjian Ilahi
Oleh karena itu hendaklah kita semua penuh hormat terhadap perkawinan
Tuhan Yesus memberkati
Sabtu, 19 November 2011
Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia
Matius 19:6
Perkawinan adalah upacara pengikatan janji nikah yang dilaksanakan oleh dua orang berlainan jenis dengan maksud meresmikan ikatan suami isteri secara hukum agama dan hukum negara
Sebuah perkawinan kristiani, bukanlah sekedar perkawinan dua anak Tuhan, melainkan sebuah pernikahan yang dilandasi oleh prinsip-prinsip Kristiani
Dengan kata lain perkawinan kristiani adalah perkawinan antara seorang laki-laki (suami) dengan seorang wanita (isteri), yang untuk seumur hidup mereka, saling mengikatkan diri dalam ikatan kasih setia
Asas monogami, asas kesetiaan dan asas tak terpisahkan, seumur hidup
Perlu diingat bahwa ketiga asas tersebut merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan
Jangan sampai ada anak Tuhan yang salah mengartikan asas asas tersebut, sebagai contoh: kalau ada anak Tuhan yang mengatakan saya penganut asas monogami, tetapi kerjanya kawin cerai
Walaupun dia tidak memiliki dua isteri dalam waktu yang bersamaan, tetapi ia sudah melanggar asas kesetiaan, tidak terceraikan dan seumur hidup
Tuhan membenci perceraian, Tuhan membenci orang yang berkhianat
Perkawinan itu diciptakan dan dikehendaki Allah, sejak awalnya sudah ada dalam rancangan penciptaan Allah
Tuhan berkata: "Tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja, Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia"
Sepadan artinya: cocok, setara, bisa menyesuaikan diri
Sebuah perkawinan, kudus adanya, dimateraikan bukan lagi dua melainkan menjadi satu, langsung oleh Tuhan
Tuhan yang menjadi saksi, maka dengan demikian perkawinan adalah sebuah perjanjian Ilahi
Oleh karena itu hendaklah kita semua penuh hormat terhadap perkawinan
Tuhan Yesus memberkati
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.