Saat Perang Dunia 2, seorang marinir AS terpisah dr kesatuan dan sendirian di hutan belantara. Kemudian, dia melihat sebuah goa dan bersembunyi di dalam, dengan harapan tdk akan ditemukan oleh musuhnya. Dan sementara dia berdoa memohon pertolongan Tuhan, seekor laba2 jatuh dan mulai menenun jala di mulut goa.
Walau ketakutan, tetapi dalam hati marinir ini tertawa, yang dia butuhkan adalah dinding batu utk menyembunyikannya bukan seekor laba2.. Dan sementara laba2 ini membuat jala yg berlapis2, terdengar tentara musuh yang mulai mendekat ke arahnya dan sedang memeriksa di setiap goa.
Saat tentara tiba di depan goanya, mereka memperhatikan jala tersebut, dan berkata "kita tidak perlu memeriksa disini, tdk mungkin ada yg dapat masuk tanpa merusak jaring laba2 ini" Tuhan dengan cara uniknya telah menyelamatkan marinir ini. Awalnya marinir ini tertawa melihat laba2 ini, ttp skrng dia sadar, bagi Tuhan sebuah jaring laba2 bahkan lebih kuat drpd dinding batu.
Demikian juga hidup kita di tanganNya, seringkali kita tidak sadar, bahwa justru pertolongan Tuhan hadir dalam wujud yang tidak dapat kita duga..
Kita hanya perlu percaya dan tetap beriman teguh padaNya... "
Dia bekerja dengan cara yang ajaib & tak terduga.
Perfect timing ..
=======================================
Kamis, 11 Agustus 2011
Hari Biasa Pekan XIX
Pw.S.Klara, Perawan
Yos.3:7-10a + Mzm.114:1-6 + Mat.18:21-19:1
--------------------------------------------------------------
Song : http://www.youtube.com/watch?v=n-O-51zr8bM&feature=related
http://www.youtube.com/watch?v=nTJixDK0GS0
18:21-35 = Perumpamaan tentang pengampunan
(Luk 15:3-7)
(21) Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus:
"Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku
jika ia berbuat dosa terhadap aku?
Sampai tujuh kali?"
(22) Yesus berkata kepadanya:
"Bukan!
Aku berkata kepadamu:
Bukan sampai tujuh kali,
melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.
(23) Sebab hal Kerajaan Sorga seumpama
seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya.
(24) Setelah ia mulai mengadakan perhitungan itu,
dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang sepuluh ribu talenta.
(25) Tetapi karena orang itu tidak mampu melunaskan hutangnya,
raja itu memerintahkan supaya ia dijual
beserta anak isterinya
dan segala miliknya untuk pembayar hutangnya.
(26) Maka sujudlah hamba itu menyembah dia, katanya:
Sabarlah dahulu,
segala hutangku akan kulunaskan.
(27) Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu,
sehingga ia membebaskannya
dan menghapuskan hutangnya.
(28) Tetapi ketika hamba itu keluar,
ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang seratus dinar kepadanya.
Ia menangkap dan mencekik kawannya itu,
katanya:
Bayar hutangmu!
(29) Maka sujudlah kawannya itu dan memohon kepadanya:
Sabarlah dahulu,
hutangku itu akan kulunaskan.
(30) Tetapi ia menolak
dan menyerahkan kawannya itu ke dalam penjara
sampai dilunaskannya hutangnya.
(31) Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih
lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka.
(32) Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya:
Hai hamba yang jahat,
seluruh hutangmu telah kuhapuskan
karena engkau memohonkannya kepadaku.
(33) Bukankah engkaupun harus mengasihani kawanmu
seperti aku telah mengasihani engkau?
(34) Maka marahlah tuannya itu
dan menyerahkannya kepada algojo-algojo,
sampai ia melunaskan seluruh hutangnya.
(35) Maka Bapa-Ku yang di sorga
akan berbuat demikian juga terhadap kamu,
apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu
dengan segenap hatimu."
(1) Setelah Yesus selesai dengan pengajaran-Nya itu,
berangkatlah Ia dari Galilea
dan tiba di daerah Yudea yang di seberang sungai Yordan.
================================
Walau ketakutan, tetapi dalam hati marinir ini tertawa, yang dia butuhkan adalah dinding batu utk menyembunyikannya bukan seekor laba2.. Dan sementara laba2 ini membuat jala yg berlapis2, terdengar tentara musuh yang mulai mendekat ke arahnya dan sedang memeriksa di setiap goa.
Saat tentara tiba di depan goanya, mereka memperhatikan jala tersebut, dan berkata "kita tidak perlu memeriksa disini, tdk mungkin ada yg dapat masuk tanpa merusak jaring laba2 ini" Tuhan dengan cara uniknya telah menyelamatkan marinir ini. Awalnya marinir ini tertawa melihat laba2 ini, ttp skrng dia sadar, bagi Tuhan sebuah jaring laba2 bahkan lebih kuat drpd dinding batu.
Demikian juga hidup kita di tanganNya, seringkali kita tidak sadar, bahwa justru pertolongan Tuhan hadir dalam wujud yang tidak dapat kita duga..
Kita hanya perlu percaya dan tetap beriman teguh padaNya... "
Dia bekerja dengan cara yang ajaib & tak terduga.
Perfect timing ..
=======================================
Kamis, 11 Agustus 2011
Hari Biasa Pekan XIX
Pw.S.Klara, Perawan
Yos.3:7-10a + Mzm.114:1-6 + Mat.18:21-19:1
--------------------------------------------------------------
Song : http://www.youtube.com/watch?v=n-O-51zr8bM&feature=related
http://www.youtube.com/watch?v=nTJixDK0GS0
18:21-35 = Perumpamaan tentang pengampunan
(Luk 15:3-7)
(21) Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus:
"Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku
jika ia berbuat dosa terhadap aku?
Sampai tujuh kali?"
(22) Yesus berkata kepadanya:
"Bukan!
Aku berkata kepadamu:
Bukan sampai tujuh kali,
melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.
(23) Sebab hal Kerajaan Sorga seumpama
seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya.
(24) Setelah ia mulai mengadakan perhitungan itu,
dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang sepuluh ribu talenta.
(25) Tetapi karena orang itu tidak mampu melunaskan hutangnya,
raja itu memerintahkan supaya ia dijual
beserta anak isterinya
dan segala miliknya untuk pembayar hutangnya.
(26) Maka sujudlah hamba itu menyembah dia, katanya:
Sabarlah dahulu,
segala hutangku akan kulunaskan.
(27) Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu,
sehingga ia membebaskannya
dan menghapuskan hutangnya.
(28) Tetapi ketika hamba itu keluar,
ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang seratus dinar kepadanya.
Ia menangkap dan mencekik kawannya itu,
katanya:
Bayar hutangmu!
(29) Maka sujudlah kawannya itu dan memohon kepadanya:
Sabarlah dahulu,
hutangku itu akan kulunaskan.
(30) Tetapi ia menolak
dan menyerahkan kawannya itu ke dalam penjara
sampai dilunaskannya hutangnya.
(31) Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih
lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka.
(32) Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya:
Hai hamba yang jahat,
seluruh hutangmu telah kuhapuskan
karena engkau memohonkannya kepadaku.
(33) Bukankah engkaupun harus mengasihani kawanmu
seperti aku telah mengasihani engkau?
(34) Maka marahlah tuannya itu
dan menyerahkannya kepada algojo-algojo,
sampai ia melunaskan seluruh hutangnya.
(35) Maka Bapa-Ku yang di sorga
akan berbuat demikian juga terhadap kamu,
apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu
dengan segenap hatimu."
(1) Setelah Yesus selesai dengan pengajaran-Nya itu,
berangkatlah Ia dari Galilea
dan tiba di daerah Yudea yang di seberang sungai Yordan.
================================

No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.