Tuesday, June 22, 2010

23.Jun.2010: Apakah kita menghasilkan buah yang baik?


"Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik."


Seorang ibu muda pernah sangat kecewa kepada Tuhan. Dalam kesaksiannya, dia berkata,"Tanpa rahmat-Nya, saya tidak mampu kembali kepada-Nya. Saya merasa untuk apa hidup? Mengapa Tuhan memberikan kehidupan kepada saya? Saya telah berulang kali melakukan bunuh diri, tapi selalu tidak berhasil. Saya mengalami putus asa. Saya merasa sendiri dan kesepian. Sampai Tuhan menggerakkan saya untuk ikut retret, dan disana saya sadar betapa Tuhan sangat mencintai saya. Dia tidak menghukum saya. Belas Kasih Kerahiman-Nya memperbaharui hidup saya. Jalan Tuhan adalah kebenaran dan hidup. Saya menyesali tindakan saya yang keliru, yang menolak Tuhan pada masa lalu dalam waktu yang lama. Cintailah Tuhan dan ikutilah perintah-perintah-Nya. Tetaplah menjadi dahan/ ranting pada pohon yang baik (Tuhan) sehingga mampu berbuah yang baik."

Pada tanggal 7 Desember 1998 di bagian utara Armenia, terjadi gempa berkuatan 6,9 skala richter yang menghancurkan banyak bangunan, salah satunya adalah bangunan sekolah. Seorang bapak berlari mendekati runtuhan gedung sekolah tersebut, dan mencari posisi dimana kelas anak lelakinya. Kemudian dia mulai menggali dengan tangannya, mengangkat batu-batu dan terus memanggil-manggil nama anaknya. Beberapa orang sempat menegor sang bapak, namun kekukuhan dan semangat sang bapak yang yakin bahwa anaknya masih hidup, membuat sang bapak dibantu oleh yang lainnya.

Penggalian itu terus berlanjut sampai delapan belas jam, sampai suatu saat terdengar suatu suara dari bawah papan yang rubuh. Sang bapak berteriak,"Armando!" dan sayup-sayup terdengar suatu suara balasan,"papa." Semangat para penggali meningkat kembali dan dengan segera terdengar banyak suara anak-anak yang berteriak. Empat belas anak selamat karena kepercayaan sang bapak bahwa anaknya masih hidup.

Sementara sang anak (Armando) berkata kepada teman-temannya,"Lihat, aku sudah bilang bahwa papaku pasti akan datang untuk menyelamatkan kita." Seorang anak yang sangat percaya bahwa bapaknya akan selalu bersamanya dalam kejadian apapun.

Berapa besar kepercayaan kita kepada-Nya?
Apakah kita mempunyai hubungan yang akrab dengan-Nya?
Apakah kita adalah cabang/ carang/ ranting dari pohon yang baik?
Apakah kita sudah menghasilkan buah yang baik?



Ref.:
2.Raj.22:8-13,23:1-3 + Mzm.119:33-37,40 + Mat.7:15-20

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.