Wednesday, April 8, 2026

2604081. Mereka mengenali Yesus pada waktu Yesus memecah-mecahkan roti.

Kalender Liturgi 08 Apr 2026
Rabu Oktaf Paskah

Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Kis 3:1-10
Mazmur Tanggapan: Mzm 105:1-2.3-4.6-7.8-9
Bait Pengantar Injil: Mzm 118:24
Bacaan Injil: Luk 24:13-35




*Melihat itu memandang sesuatu.
Memahami atau menyadari sesuatu.
Memiliki mata belum tentu tahu.
Bila hati pikiran ragu.


*Bagaikan mata tertutup salju 
Semua nampak putih disitu. 
Tindakan membuka tabir itu.
Mata Hati Pikiran menyatu.
 


*Salah satu kisah Injil yang terkenal adalah perjalanan ke Emaus (Emaus Journey, kelompok favorit saat ini di KAJ). Injil Suci Lukas mengisahkan dua orang murid Yesus pergi (berjalan kaki) ke Emaus 7 mil dari Yerusalem) sambil bercakap-cakap dan bertukar pikiran. Alkisah datanglah Yesus mendekati mereka (ada sesuatu yang menghalangi mata sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia), lalu mereka berjalan bersama-sama dan bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang terjadi dengan Yesus.

Kata Kleopas, "Yesus orang Nazaret adalah seorang nabi,
yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan
di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami.
Tetapi imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin kami
telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati
dan mereka telah menyalibkan-Nya.
Padahal kami mengharapkan, Dialah yang membebaskan bangsa Israel.
Telah lewat tiga hari kematian-Nya itu, beberapa perempuan yang 
pergi ke kubur di pagi-pagi buta,
telah mengejutkan kami, karena mereka tidak menemukan mayat-Nya lalu memberitakan malaikat-malaikat yang dilihat mereka mengatakan bahwa 
Yesus hidup.
Lalu beberapa teman kami telah pergi ke kubur itu dan mendapati kebenaran perkatakan perempuan-perempuan itu,
tetapi 
Yesus sendiri tidak mereka lihat."

Lalu Yesus berkata kepada mereka,
"Hai kamu orang bodoh,
betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya
akan segala sesuatu yang telah dikatakan para nabi!
Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu
untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?"

Lalu Ia menjelaskan apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa (Taurat) dan segala kitab nabi-nabi.

Saat mereka mendekati kampung Emaus, Yesus berbuat seolah-olah hendak meneruskan perjalanan-Nya, tetapi kedua murid mendesak-Nya agar tinggal bersama sebab hari telah menjelang malam
dan matahari hampir terbenam.

Lalu masuklah Yesus untuk tinggal bersama-sama dengan mereka.
Waktu duduk makan dengan mereka,
Yesus mengambil roti, mengucap berkat,
lalu memecah-mecahkannya dan
memberikannya kepada mereka.
Ketika itu terbukalah mata mereka dan mereka pun mengenal Dia,
tetapi Yesus lenyap dari tengah-tengah mereka.
Kata mereka seorang kepada yang lain,
"Bukankah hati kita berkobar-kobar,
ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan
dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?"


Lalu bangunlah mereka dan terus kembali ke Yerusalem, mendapati kesebelas murid yang sedang berkumpul bersama.
Kata mereka kepada kedua murid itu,
"Sungguh, Tuhan telah bangkit,
dan telah menampakkan diri kepada Simon."

Lalu kedua orang itu pun menceriterakan
apa yang terjadi di tengah jalan,
dan bagaimana mereka mengenal Yesus
pada waktu Ia memecah-mecahkan roti.



*Perbuatan rutin menjadi pekerjaan.
Pekerjaan rutin menjadi kebiasaan.
Kebiasaan rutin menjadi monoton.
Apalagi tidak punya pilihan.


*Alkisah pada waktu sembahyang, pukul tiga petang, Petrus dan Yohanes sampai di Gerbang Indah Bait Allah.
Seorang laki-laki yang lumpuh sejak lahirnya berada disitu untuk meminta sedekah kepada orang yang masuk ke dalam Bait Allah, lalu meminta sedekah kepada Petrus dan Yohanes yang hendak masuk ke Bait Allah.

Petrus dan Yohanes menatap dia lalu Petrus berkata,
"Lihatlah kepada kami.
Emas dan perak tidak ada padaku!
Tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu:
Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!"

Lalu Petrus memegang tangan kanan orang itu
dan membantu dia berdiri.
Seketika itu juga kuatlah kaki orang itu, lalu berjalan kian ke mari mengikuti Petrus dan Yohanes ke dalam Bait Allah sambil melompat-lompat serta memuji Allah.
Ketika seluruh rakyat melihat dia berjalan sambil memuji Allah, mereka mengenal dia sebagai orang yang biasanya duduk meminta sedekah di Gerbang Indah Bait Allah.
Mereka takjub dan tercengang
tentang apa yang telah terjadi padanya.



*Ya Tuhan dan Allahku...
Kubersyukur kepada-Mu dan kuserukan nama-Mu. 
Kubernyanyi dan bermazmurlah bagi-Mu.
Kupercakapkan segala keajaiban perbuatan-Mu.

*Kumegahkan kekudusan nama-Mu selalu.
Kubersukahati saat orang mencari-Mu.

Kucari Engkau dan kekuatan-Mu.

Kucari selalu wajah-Mu.

*Selamanya Engkau ingat perjanjian-Mu
Akan firman yang diperintahkan-Mu.
Akan perjanjian yang diikat-Mu.
Akan sumpah-Mu kepada orang pilihan-Mu.

*Ya Tuhan dan Allahku...
Kubersyukur kepada-Mu dan kuserukan nama-Mu. 
Amin.

#

Uploaded Image

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.