Tuesday, January 31, 2012

RENUNGAN PAGI. Senin, 30 Januari 2012. Demo UMR.

Sesungguhnya telah terdengar teriakan besar, karena upah yang kamu tahan dari buruh yang telah menuai hasil ladangmu dan telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam keluhan mereka yang menyabit panenmu
Yakobus 5:4

Demo buruh beberapa hari lalu membuat kemacetan yang hebat dijalur mereka berdemo, bahkan mereka memblokir jalan tol yang membuat masyarakat peengguna jalan tol menjadi kesal
Para buruh menuntut kenaikan upah minimum, yang akhirnya disetujui oleh pemerintah daerah setempat


Memang ada kepentingan yang sangat berbeda antara pekerja dan pemberi kerja, antara buruh dengan pengusaha, disamping adanya saling ketergantungan antara mereka

Yang satu ingin mendapat upah setinggi-tingginya, sementara yang satu lagi ingin memberi upah yang serendah-rendahnya

Tetapi yang tidak disadari adalah, bahwa menuntut upah setinggi-tingginya melebihi proporsi adalah tindakan "bunuh diri", sebab secara tidak langsung dan dalam jangka panjang mematikan sumber nafkahnya sendiri karena perusahaan tempatnya bekerja tidak dapat "survive"

Sementara itu membayar upah yang lebih rendah dari tingkat kewajaran, walaupun yang bersangkutan tidak menolak karena tidak ada pilihan, adalah sama juga membunuh hak orang untuk hidup layak

Alkitab juga mengatakan: "janganlah engkau memeras sesamamu manusia dan janganlah engkau merampas; janganlah kau tahan upah seorang pekerja harian sampai besok harinya"

Tuhan menghendaki agar kita menghormati hak-hak orang lain dan jangan merugikan orang lain.

Penuhilah apa yang menjadi kewajiban kita dan berikanlah apa yang menjadi hak sesama kita, jangan mengambil hak orang lain, baik itu uang atau kehidupan atau harga diri atau rasa aman mereka.

Hubungan yang ideal antar manusia, kata Paulus, adalah "saling mengasihi",
bukan
"saling merugikan" atau "saling membunuh"

Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.