Thursday, January 12, 2012

RENUNGAN PAGI. Kamis, 12 Januari 2012

Yesus menjawab mereka; "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang
Yohanes 6;26

Calvin pernah mengatakan bahwa, banyak orang mau menerima kabar sukacita mengenai Yesus, kalau saja bisa bebas dari kepahitan salib dan kalau hanya membawa kepada kesenangan daging


Bukankah sekarang ini banyak orang berdesakan karena mujizat, karena ada berkat jasmani yang disediakan, bukan karena haus akan kebenaran Firman Tuhan

Banyak juga yang terkagum-kagum akan hamba Tuhan yang hebat, mujizat yang terjadi, penampakan seperti Kristus, tetapi sayangnya tidak pernah memahami apa yang menjadi kehendak Allah yang sesungguhnya
Lalu ketika badai kehidupan menerpanya, mereka tak mampu bertahan

Yesus menegur orang-orang yang mencari-Nya dengan motivasi yang salah
Mencari Yesus karena ingin sakitnya disembuhkan, masalahnya diselesaikan, bebannya diangkat dan hidupnya diberkati

Dalam buku "Menjadi manusia sempurna" orang-orang yang seperti di atas disebut sebagai orang-orang yang berbakti demi roti

Berbakti demi roti banyak penggemarnya, bahkan rela mengantri, ibadah sekarang ini diukur dari kuantitas, perasaan puas, kualitas diabaikan, pengujian tak dipedulikan, bahkan semakin hari ajaran Kristus dimanipulasi dengan angka-angka kuantitas, emosi umat menjadi sasaran empuk

Tragis, namun dalam kenyataannnya banyak yang tidak pernah belajar, semua terjebak dalam berbakti demi roti, tidak mau menggali kebenaran secara utuh

Alkitab berkata; "Sebab kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh kudus"

Dan manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah
Oleh karena itu carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu

Tuhan Yesus memberkati

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.