Tuesday, March 29, 2011

MENGAMPUNI = MENGUNTUNGKAN DIRI SENDIRI

Seorang ibu sembuh dari Kanker Tulangnya saat mengikuti acara Adorasi dan Penyembuhan, di Hotel Mulia, Jakarta, pada tanggal 28 Maret 2011. Sang Ibu menderita kanker tulang, karena dia sangat marah kepada suaminya dan dia telah memendam amarahnya selama bertahun-tahun. Sang Ibu sembuh karena dia mengampuni penyelewengan dan kesalahan suaminya.

Dalam kisah perumpamaan dalam Injil Matius, sang hamba yang berhutang 10.000 talenta ( + 3 bilyun rupiah ) tidak mau mengampuni/ membebaskan/ memberikan waktu kepada temannya yang berhutang 100 dinar ( + 5 juta rupiah ).  Keserakahan dan tidak mau berbagi dari sang hamba, membuat dirinya masuk ke dalam penjara juga, sesuai dengan perbuatannya memenjarakan temannya.
 (Seandainya sang hamba mau berbagi, dia masih beruntung banyak sekali, hutangnya kepada raja 600.000 kali lebih banyak dari temannya berhutang padanya)
[ Perhitungan nilai berdasarkan kamus Alkitab & estimasi pribadi : 1 talenta = 6000 dinar;  1 dinar = Upah pekerja satu hari ( kira-kira di Indonesia, Rp.50.000,-) ]


Refleksi Injil: Perumpamaan tentang pengampunan
  1. Mengapa Yesus memakai perumpamaan Kerajaan Sorga seperti kerajaan di bumi ? Mengapa Yesus berkata mengampuni seseorang harus banyak sekali, 70 x 7 kali ?
  2. Mengapa Petrus bertanya soal mengampuni saudaranya ? Apakah Petrus puas dengan jawaban Yesus?
  3. Seandainya Petrus, seorang matematikawan, yang mendengar jawaban Yesus dan menghitung bahwa 70 x 7 kali = 490 kali, Apakah itu berarti setelah 16 bulan, seseorang dapat tidak lagi mengampuni saudaranya yang berbuat dosa setiap hari kepadanya ?
  4. Mengapa sang hamba sampai tidak mampu membayar hutangnya kepada raja? Mengapa sang hamba tidak mau membebaskan hutang temannya?
  5. Mengapa teman-temannya sang hamba melaporkan perbuatan sang hamba kepada raja ?
  6. Apa alasan sang raja sehingga dia menghukum sang hamba yang telah dibebaskan hutangnya itu ?

Selasa, 29 Maret 2011 : MENGAMPUNI = MENGUNTUNGKAN DIRI SENDIRI


Dan.3:25,34-43   +   Mzm.25:4-9   +   Mat.18:21-35
Mat.18:21-35 = Perumpamaan tentang pengampunan

(21) Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus:
. "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku
.. jika ia berbuat dosa terhadap aku?
... Sampai tujuh kali?"
(22) Yesus berkata kepadanya: "Bukan!
.  Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.
(23) Sebab hal Kerajaan Sorga
. seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya.
(24) Setelah ia mulai mengadakan perhitungan itu,
. dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang sepuluh ribu talenta.
(25) Tetapi karena orang itu tidak mampu melunaskan hutangnya,
.  raja itu memerintahkan supaya ia dijual
.. beserta anak isterinya dan segala miliknya untuk pembayar hutangnya.
(26) Maka sujudlah hamba itu menyembah dia,
.  katanya: Sabarlah dahulu, segala hutangku akan kulunaskan.
(27) Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu,
. sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya.
(28) Tetapi ketika hamba itu keluar,
. ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang seratus dinar kepadanya.
.. Ia menangkap dan mencekik kawannya itu,
... katanya: Bayar hutangmu!
(29) Maka sujudlah kawannya itu dan memohon kepadanya:
. Sabarlah dahulu, hutangku itu akan kulunaskan.
(30) Tetapi ia menolak dan menyerahkan kawannya itu ke dalam penjara sampai dilunaskannya hutangnya.
(31) Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih
. lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka.
(32) Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya:
. Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan
.. karena engkau memohonkannya kepadaku.
(33) Bukankah engkaupun harus mengasihani kawanmu
. seperti aku telah mengasihani engkau?
(34) Maka marahlah tuannya itu dan menyerahkannya kepada algojo-algojo,
. sampai ia melunaskan seluruh hutangnya.
(35) Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu,
.  apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu."

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.